5 Keunggulan Membuat To-do List, Bentuk Nyata Hargai Waktu

5 Keunggulan Membuat To-do List, Bentuk Nyata Hargai Waktu


To-do List – Kita sepakat bahwa semua manusia memiliki jatah waktu yang sama, yaitu 24 jam. Kenyataan bahwa orang lain mampu menggunakan waktunya dengan lebih baik tak jarang membuat kita ngiri sendiri. Sama-sama punya 24 jam loh, kok bisa sih perkembangannya dari hari ke hari sebesar itu? Rasanya kegiatan dia juga banyak, tapi kenapa masih sempat main atau bersenang-senang? Yup! Pada akhirnya, kita membandingkan diri dengan orang lain.

Jika pemikiran seperti itu masih mengganggumu, sebaiknya cek lagi apakah ada sesuatu yang kamu lewatkan saat mengelola hidup? Mungkin salah satunya dalam mengatur waktu. Sekarang, apa yang biasa kamu lakukan untuk mengatur waktu dan memastikan semua kegiatan berjalan sesuai rencana?

Pertama, pastinya kamu harus tahu persis dong apa yang akan dikerjakan. Entah itu jika pekerjaanmu menumpuk atau ternyata kamu tidak memiliki kegiatan sama sekali. Untuk memulai sesuatu, kita harus menentukan terlebih dahulu akan melakukan kegiatan apa. Jika tidak, kita hanya akan berakhir membuang-buang waktu atau tidak melakukan kegiatannya dengan maksimal.

Nah, hubungannya dengan to-do list apa? Istilah to-do list tentunya sudah familiar. Sebelum melakukan serangkaian kegiatan, biasanya orang akan membuat daftar pekerjaannya terlebih dahulu. Simpelnya, daftar pekerjaan ini akan memudahkan kita untuk melakukan satu kegiatan ke kegiatan lain. Namun, lebih dari itu, to-do list juga punya kekuatan lain loh yang impact-nya tidak main-main untuk hidup kita. Nih, simak saja kekuatan to-do list biar kamu semakin mantap menyusun kegiatan harianmu.

Baca Juga: Pentingnya To-Do-List Untuk Manajemen Waktu

Photo by Meruyert Gonullu from Pexels

Super Menghemat Waktu

Menyisihkan waktu untuk membuat to-do list tidak akan membuat waktumu terbuang. Ini sama saja dengan menginvestasikan waktu agar kegiatan berikutnya bisa berjalan lebih efisien. Dengan membuat daftar pekerjaan di awal, kamu tidak perlu lagi menghabiskan beberapa menit itu (atau bahkan jam) untuk berpikir akan mengerjakan apa lagi ya setelah ini? Adanya to-do list juga akan membuat agenda terpampang nyata sehingga kamu bisa lebih mengontrol pembagian waktu untuk mengerjakan satu dan lain hal.

Baca Juga: To-do List: Membuat Daftar Kegiatan untuk Manajemen Waktu

Berdampak Positif untuk Pikiran

Menuliskan pekerjaan dengan rinci bisa membantu mengurangi beban yang menumpuk di kepala. Ini karena kita mem-breakdown pekerjaan yang kompleks sehingga terlihat sederhana. Dengan ini juga kamu menjadi tahu pekerjaan mana yang merupakan prioritas. Bayangkan jika kamu memiliki tugas yang banyak, seperti tidak ada habisnya. Rasanya kacau! Padahal, kamu sudah berhasil mengerjakan hal lain sebelumnya.

Kemudian akan berbeda apabila pekerjaanmu dimasukan ke dalam to-do list. Perasaan lega dari keberhasilan mengerjakan satu per satu tugas akan membuatmu lebih nyaman. Selain itu, motivasi bisa meningkat karena kamu menjadi lebih percaya diri mampu menyelesaikan tugas yang lain.

Baca Juga: Teori Pickle Jar: Manajemen Waktu dengan Stoples Acar

Lapak Brainstorming Ide-ide Besar

brainstorming
unsplash/@minglabs

Beberapa gagasan bukannya tidak mungkin dilakukan. Kita kadang lupa bahwa untuk mewujudkan ide-ide besar, hal yang pertama harus kita lakukan adalah memulai. To-do list bukan hanya berbicara tentang rencana kita esok atau lusa. Kamu bisa membuatnya sebagai sebuah wadah untuk merealisasikan visi dan misi hidupmu. Tipsnya, tuliskan langkah-langkah untuk mewujudkan goals serealistis mungkin. Kamu juga perlu menggunakan tujuan jangka pendek agar terlihat perkembangannya. Bagaimana? Layak dicoba, bukan?

Alat Ukur Perkembangan Diri

Siapa yang masih suka membandingkan diri dengan orang lain? Bagus kalau itu membuatmu lebih termotivasi. Namun, kalau jadinya malah iri dan down sendiri, bagaimana? Padahal, cara terbaik untuk berkembang adalah dengan membandingkan diri kita sendiri dari waktu ke waktu.

Jika hari ini kamu sudah mampu melakukan dan mencapai sesuatu, coba cek lagi jenis pekerjaan dan tujuan apa yang kamu targetkan sebelumnya? Adakah perubahannya? to-do list bisa jadi sebuah tracker untuk hidup kamu loh. Hal ini bisa kamu rasakan setelah rutin menuliskan setiap tujuan yang ingin dicapai. Alat ukur yang dirasakan dengan nyata ini akan membantumu lebih termotivasi untuk terus mengembangkan diri.

Baca Juga: Manajemen Waktu agar Tetap Produktif Ala Farhan Jijima

Merapikan Pola Hidup

Bangun pagi, berolahraga, sarapan, dan lain-lain hingga waktunya tidur bisa dituliskan dalam daftar kegiatan. Kita mungkin lebih mengenal ini dengan sebutan jadwal harian. Jika rencana untuk membangun pola hidup yang lebih baik sejalan dengan motivasinya yang besar, maka sebuah to-do list bisa menjadi media yang tepat untuk digunakan. Kebiasaan baru tidak mudah dilakukan. Untuk itu, kita perlu sebuah alat sebagai pengingat sekaligus rekam jejak keberhasilan dan perkembanganmu sendiri.

Demikian sejumlah manfaat dari kebiasaan membuat to-do list. Bagi kamu yang ingin produktif, menuliskan to-do list dan menyusun prioritas adalah hal mendasar. Selebihnya, kamu bisa merasakan sendiri manfaatnya yang lain apabila sudah terbiasa membuat to-do list.

Selain dengan menguraikan daftar pekerjaan, kamu juga bisa mengikuti komunitas yang mampu menunjang produktivitas, seperti DoCheck. Melalui DoCheck, kamu bisa mendapatkan info dan tips menarik lainnya untuk membantumu mengembangkan diri. DoCheck juga punya jurus jitu menyusun to-do list loh! Mau tau? Selengkapnya hanya di  Soft Launching DoCheck yang bisa kamu hadiri di bit.ly/DoCheck-ForABetterTomorrow.

Baca Juga: Metode ABC: Cara Mengelola Waktu dengan 3 Tingkat Prioritas


Scroll to Top