Yuk, jadi introvert produktif seperti Adrian Chandra!

Kamu Introvert? Yuk, Jadi Produktif ala Adrian Chandra!


Apakah kamu tipe orang yang suka mengumpulkan energi dengan cara menyediri? Kalau iya, berarti kamu kemungkinan tergolong orang introvert. Menurut hellosehat, mereka yang termasuk dalam kelompok ini sering kali merasa energinya cepat terkuras saat menghabiskan waktu dengan banyak orang, lebih suka menghabiskan waktu sendiri, memiliki jumlah teman yang sedikit tapi berkualitas, dan cara belajarnya adalah dengan observasi. Namun, terkadang orang-orang berpikir bahwa orang introvert tidak bisa produktif karena suka menghabiskan waktu sendiri. Bener gak sih itu?

Nah, ternyata pernyataan tersebut salah besar! Karena seorang introvert juga mampu menjadi produktif dengan caranya sendiri. Contohnya adalah Adrian Chandra, seorang introvert yang sukses menjadi kreator konten Instagram @introvertgaul dan memiliki pengikut sebanyak lebih dari 200 ribu orang loh! Keren banget, bukan? Jika kamu penasaran dengan Adrian Chandra dan ingin mendapat tips agar menjadi intorvert produktif darinya, yuk simak pembahasannya berikut ini!

Adrian Chandra: Sang Ahli Introvert Produktif

Adrian Chandra dalam acara “Be A POP Star Webinar”

Adrian Chandra adalah seorang content creator @introvertgaul yang sering membahas tentang topik interpersonal seperti introvert hingga public speaking. Jika kamu perhatikan akun Instagram-nya, konten yang disajikan sangatlah bermanfaat dan topiknya pun menarik untuk dibaca. Oleh karena itu, tidak heran ia juga terkenal sebagai seorang copywriter yang pandai membuat konten yang menarik perhatian audiens. Wah, keren banget ya! Selain membuat karya di media sosial, Adrian juga telah menerbitkan beberapa e-book dengan judul “Introvert juga Gaul”, “Gimana Cara Percaya Diri”, dan “Interpersonal Skill for Introvert“.

Pada tanggal 31 Maret 2022 DoCheck melalui acara “Be A POP Star Webinar” mendapat kesempatan istimewa untuk mengetahui tips cara menjadi introvert produktif langsung dari Adrian. Selama webinar tersebut, ia membahas tentang mitos orang introvert yang beredar di masyarakat dan cara menjadi produktif dengan benar. Mengapa informasi tersebut sangat penting untuk kamu ketahui? Agar kamu bisa mengerti dirimu sendiri dan bisa meningkatkan potensi diri. Penasaran seperti apa mitos dan tipsnya? Yuk, baca selengkapnya di bawah ini!

Baca juga: Tips Membuat Konten “Emosional” ala Levina Purnamadewi

Mitos Tentang Orang Introvert

Introvert tidak sama dengan no life, ya!
Introvert tidak sama dengan no life, ya! (Foto oleh Alex Green / Pexels)

Menurut Adrian, masyarakat pada umumnya sering kali tidak bisa membedakan antara si penyendiri dengan orang yang tidak punya motivasi hidup atau no life dan people pleaser. Memangnya jawaban yang tepat itu seperti apa? Jadi, seorang introvert adalah orang yang merasa lelah ketika berada di keramaian terlalu lama dan cara ia mengisi kembali energi adalah dengan menyendiri. Hal ini tidak sama dengan orang no life. Mereka justru tidak melakukan kontak sosial sama sekali dan tidak memikirkan masa depan.

Kemudian, perbedaan antara seorang introvert dengan people pleaser adalah orang introvert tahu kapan harus menolong orang dan tidak akan merasa menyesal jika menolak permintaan orang lain. Sebaliknya, people pleaser merupakan orang yang tidak bisa berkata “tidak” dan cenderung mendahulukan kebahagiaan orang lain daripada diri sendiri. Jadi, sudah terlihat jelas ya bahwa introvert itu tidak sama dengan orang yang tidak punya motivasi hidup dan people pleaser.

Tips Menjadi Introvert Produktif ala Adrian Chandra

Kamu tentu ingin mengembangkan potensi diri secara maksimal, bukan? Salah satu cara yang tepat untuk mewujudkannya adalah dengan membuat perencanaan aktivitas sehari-hari yang matang dan tepat. Jadi, kamu tidak akan terjebak dengan toxic productivity. Apa maksudnya? Toxic productivity terjadi apabila kamu merasa wajib untuk selalu beraktivitas tanpa henti. Kebiasaan ini sangat tidak baik untukmu. Oleh sebab itu, yuk ketahui bersama bagaimana sih cara yang tepat untuk orang introvert menjadi produktif!

1. Yuk, Atur Daftar Prioritasmu!

Urutkan daftar kegiatanmu dari urgent ke not important!
Urutkan daftar kegiatanmu dari urgent ke not important! (Foto oleh Andrea Piacquadio / Pexels)

Hal pertama sebelum membuat to-do list adalah kamu harus mempunyai skala prioritas yang jelas. Menurut Adrian, ada 4 kelompok prioritas yang harus kamu pikirkan. Berikut ini adalah kelompoknya.

  • Urgent: Aktivitas yang memiliki tenggat waktu, sebaiknya kamu masukkan ke dalam kelompok “urgent.”
  • Not urgent: Kegiatan yang tidak terbatas oleh waktu, bisa kamu kategorikan sebagai “not urgent”.
  • Important: Apabila tugas tersebut memiliki konsekuensi jika kamu tidak kerjakan, maka masukkanlah ke dalam grup “important”.
  • Not important: Jika aktivitas tersebut tidak memberikan dampak pada dirimu, kamu boleh kategorikan sebagai “not important”.

2. Cobalah Gunakan Eisenhower Matrix

Eisenhower matrix alat bantu si introvert produktif
Eisenhower Matrix, kerangka pembantu menysun aktivitasmu!

Eisenhower matrix adalah sebuah kerangka kerja di mana kamu bisa memetakan aktivitas sehari-hari berdasarkan skala prioritas yang sudah kamu buat sebelumnya. Seperti yang kamu lihat pada gambar, dalam matrix tersebut ada 4 kuadran yaitu, urgent, not urgent, important, dan not important. Cara membaca kerangka tersebut adalah dari atas lalu ke kiri. Misalnya, urgent – important dan not urgent – important. Kemudian, bagaimana cara menggunakannya? Ayo, perhatikan contohnya di bawah ini!

  • Urgent – Important: Aktivitas dalam kelompok ini adalah kegiatan yang memiliki konsekuensi jika tidak dikerjakan dalam waktu tertentu dan harus kamu lakukan sekarang. Contohnya adalah tugas kuliah atau kerja.
  • Not urgent – Important: Berbeda dengan sebelumnya, kelompok ini berisi kegiatan yang tidak ada batas waktu, tapi penting untuk dikerjakan. Contohnya adalah olahraga. Jadi, kamu bisa menjadwalkan terlebih dahulu aktivitas ini agar tidak terlewat.
  • Urgent – Not important: Apabila tiba-tiba ada suatu hal terjadi dan kamu bisa memberikan pekerjaan itu pada orang lain, maka aktivitas tersebut termasuk dalam kategori ini. Misalnya adalah teman yang membutuhkan pertolongan karena ban bocor. Hal tersebut penting, tapi kamu bisa berikan itu pada orang lain.
  • Not urgent – Not important: Kegiatan dalam grup ini adalah seperti menonton film, jalan-jalan, dan mengobrol bersama teman. Hal ini bisa kamu letakkan di akhir kegiatan hari-harimu.

3. Ayo, Buat To-do List!

To=do list introvert produktif ala Adrian Chandra di DoCheck
To-do list introvert produktif ala Adrian Chandra di DoCheck

Kamu sudah mengatur skala prioritas dan memetakannya dengan Eisenhower Matrix. Sekarang kamu bisa mulai membuat to-do list kegiatanmu sehari-hari. Namun, ada beberapa saran dari Adrian agar rencanamu berjalan lancar. Mari, intip sarannya berikut ini!

  • Seleksi kerjaanmu dengan baik menggunakan Eisenhower Matrix.
  • Buatlah to-do list mingguan dan prioritaskan kuadran 1 / urgent – important.
  • Untuk kelompok 2 / not urgent – important, kamu bisa menjadwalkannya agar tidak terlupa.
  • Berikan tugas kategori 3 / urgent – not important pada orang lain. Namun, jika kamu memiliki waktu sisa, kamu bisa mengerjakannya sendiri.
  • Jangan lupa untuk batasi to-do list harianmu sebanyak 3 aktivitas saja.
  • Ketika semua pekerjaan pada kelompok 1,2, dan 3 telah selesai. Kamu boleh melakukan kegiatan kelompok 4 / not urgent – not important.

Itu dia tips introvert produktif dari Adrian Chandra. Jika kamu ingin mendapat catatan list ini, kamu bisa dapatkan di aplikasi DoCheck. Kamu tinggal download aplikasinya di Play Store dan App Store GRATIS! Yuk, tunjukkan kalau si penyendiri bisa juga produktif!


Latest

Category

Scroll to Top