self-healing

Rekomendasi Film Pendek Self-Healing, Penuh Nilai Moral


Apa sih yang terlintas di pikiran kamu saat dengar kata self-healing? Self-healing berarti metode penyembuhan luka dan masih berhubungan dengan kesehatan mental seseorang, sehingga sering dikaitkan satu sama lain. Dikutip dari jurnal kependudukan Indonesia, dampak psikologis selama pandemi Covid-19 diantaranya gangguan stres pascatrauma (post-traumatic stress disorder), kebingungan, kegelisahan, frustrasi, ketakutan akan infeksi, insomnia dan merasa tidak berdaya.

Gejala kecemasan atau anxiety disorder, dapat terjadi pada siapa saja dan bersifat terus menerus hingga rasa khawatir yang berlebihan. Polling yang dilakukan KFF Health menyebutkan, orang dewasa yang mengalami gangguan kecemasan akan mengalami masalah pada kesehatan. Misalnya, susah tidur (36%), susah makan (32%), peningkatan konsumsi alkohol (12%), dan kondisi yang memburuk (12%). Hal ini disebabkan karena kecemasan dan stres akibat kehilangan pekerjaan di era pandemi Covid-19.

Penyebab dari kecemasan bukan hanya dari pandemi Covid-19, tapi banyak faktor lainnya, misalnya saat kamu gagal melakukan sesuatu, kecewa pada masa lalu, lelah dengan kegiatan sehari-hari, hingga bullying yang bisa buat kamu sulit berinteraksi dengan orang lain. Jika gejala kecemasan terus berkepanjangan, akan berakibat depresi. Beberapa cara efektif untuk penanganan depresi ringan hingga sedang, yaitu lakukan terapi bicara, dan terapi perilaku kognitif atau psikoterapi. Namun, terapi ini juga butuh bantuan dari psikolog.

Baca Juga: Film Baru yang Paling Ditunggu Tahun 2022

Ada cara mudah untuk mengatasi kecemasan ringan, yaitu dengan self-healing. Kegiatan ini bisa kamu isi dengan me time, yaitu mengisi waktu untuk hal-hal yang kamu suka untuk mengembalikan mood positif. Menonton film menjadi cara me time terbaik, karena kamu bisa mengambil nilai moral dan ikut merasakan hal yang sama dengan tokoh. Berikut ini ada beberapa rekomendasi film pendek tentang self-healing, yang bisa kamu tonton dan penuh dengan nilai moral:

The Little Prince(ss)

Photo by Hotstar.com

Film ini bercerita tentang anak laki-laki berumur 7 tahun (Gabriel Wang), yang menyukai balet dan warna pink. Gabriel bertemu dengan teman barunya, Rob yang menyukai basket dan bertolak belakang dengan Gabriel. Pertemanan mereka dimulai karena kebaikan hati Gabriel yang menolong Rob saat cedera. Namun, pertemanan mereka sedikit renggang karena ayah Rob menganggap Gabriel tidak seperti anak laki-laki pada umumnya dan meminta ayah Gabriel untuk menyadari hal itu. Ayah Gabriel menjelaskan, kalau anaknya memang seperti itu dan perbedaan bisa dilakukan siapapun dan bukan jadi penghalang.

The Little Prince(ss) mengajarkan bahwa perbedaan berarti istimewa dan setiap orang pasti berbeda dengan caranya sendiri. Kita tidak perlu takut hidup dengan perbedaan, karena hal itu akan membuat lebih banyak keragaman. Lakukan kegiatan atau aktivitas yang kamu sukai, selama itu tidak merugikan orang di sekitar, karena melakukan kegiatan favorit bisa jadi salah satu cara self-healing untuk kamu.

Baca Juga: Scriptwriter Film Terbaik Versi DoCheck, Karyanya Berkualitas!

Dinner Is Served

Photo By Hotstar.com

Melawan stereotip masyarakat suatu daerah memang sulit, hal ini yang menjadi tema pada film dinner is served. Film ini menceritakan perjuangan Xiaoyu sebagai siswa sekolah hotel di luar negeri, yang bercita-cita menjadi kepala pelayan hotel. Posisi yang diinginkan Xiaoyu dianggap bergengsi dan sulit didapat, terlebih bagi siswa internasional. Meskipun Xiaoyu diejek oleh temannya karena dianggap tidak mampu untuk dapat posisi bergengsi itu, namun karena tekad kuat dan dukungan dari kepala sekolahnya, membuat Xiaoyu optimis bisa lulus ujian sebagai kepala pelayan hotel.

Tapi diakhir ujiannya, Xiaoyu dikecewakan oleh kepala sekolahnya, karena jika Xiaoyu menjadi kepala pelayan, itu akan membawa keuntungan bagi sekolah. Setelah mengetahui alasan lain dari kepala sekolah, Xiaoyu memutuskan tidak melanjutkan ujian sebagai kepala pelayan, dan kembali jadi dirinya sendiri.

Rasa kecewa sering kita alami, apalagi jika percaya dengan orang terdekat. Tapi dengan self-healing, kita bisa mencoba melupakan rasa kecewa itu dan bersikap lebih ikhlas dengan hidup yang ada.

Growing Fangs

Photo By Hotstar.com

Growing Fangs bercerita tentang kecemasan seorang anak perempuan (Val) yang merasa berbeda dan takut berkata jujur pada temannya, dengan alasan takut dijauhi. Val adalah manusia setengah vampir yang berteman dengan manusia bernama Jimmy. Val mendapat tekanan dari orang tuanya bahwa harus pindah ke sekolah khusus vampir dan membuat Val sedih karena harus berpisah dengan Jimmy. Di sekolah barunya, Val merasa tidak nyaman dan tidak percaya diri dengan lingkungan maupun teman-temannya. Pada akhirnya Val harus jujur pada Jimmy tentang identitasnya sebagai manusia setengah vampir. Agar sama-sama tau dan tidak ada rahasia diantara keduanya.

Baca Juga: Belajar Mengenai Self-esteem dari Spider-Man

Berkata jujur harus dimulai dari diri sendiri, karena ini jadi salah satu self-healing, yang bisa buat kamu percaya diri dan menerima apa adanya. Sikap ini akan membuang pikiran negatif dan menumbuhkan perilaku positif dalam hidup.

Two Seconds

Film pendek berdurasi 13 menit 53 detik ini mengangkat isu cyberbullying, yang saat ini ramai dibicarakan. Perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat, membuat seseorang bisa dengan mudah berbagi kegiatan dan situasi terkini di media sosial. Hal ini dialami tokoh Dinda yang mengalami cyberbullying di Instagram. Dinda sering dapat komentar pujian dari pengikut media sosialnya, karena profesinya sebagai model. Tapi saat ada komentar jahat tentang bentuk tubuhnya yang dianggap tidak ideal, Dinda merasa sedih dan cemas berkepanjangan, hingga berpikir untuk mengakhiri hidupnya.

Melalui film ini, pesan moral yang disampaikan adalah jika dua detik waktu yang kita punya digunakan untuk berkomentar jahat pada seseorang, dampaknya akan terus ada sampai kapanpun. Lakukanlah self-healing dengan berbicara positif tentang apa yang jadi kelebihan dan kekurangan diri sendiri dan buang jauh sifat mengkritik negatif orang lain. Jika butuh bantuan orang lain untuk bercerita, maka ceritakanlah dengan orang terdekat atau yang bisa menolong kamu dan jangan hanya memendamnya sendiri.

Nah, itulah beberapa rekomendasi film pendek tentang self-healing yang bisa kamu tonton dan penuh dengan pesan moral. Kalau kamu ingin tau lebih banyak tentang kesehatan mental, yuk ikut webinar dari DoCheck dan satu persen. Webinar ini akan berlangsung pada Kamis, 23 Desember 2021 jam 19.00-20.30 WIB, dengan mengangkat tema “Self-reflection : A Way To Thank Yourself”. Kamu bisa daftar GRATIS, disini https://bit.ly/BeAPOPStarSatuPersen.

Tunggu apa lagi, yuk daftar sekarang!


Latest

Category

Scroll to Top