7+ Tips Membuat Resolusi Tahun Baru Anti Gagal dan Contohnya


Gak terasa tahun 2022 sudah hampir berakhir dan akan segera digantikan dengan tahun 2023. Apakah resolusi 2022 kamu sudah tercapai? Kalau belum, semoga lekas tercapai di sisa waktu tahun ini, ya! Namun, berhubung tahun baru sudah akan datang, kamu perlu mempersiapkan resolusi tahun baru lagi, nih. Biar resolusi tahun baru kamu bisa tercapai dan gak terbengkalai seperti tahun-tahun sebelumnya, yuk langsung ikutik tips membuat resolusi tahun baru dari MinCheck berikut ini!

Akan tetapi, sebelum masuk ke intinya, kamu perlu tahu dulu soal apa itu resolusi tahun baru. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), resolusi merupakan tuntutan atau janji tentang suatu hal, biasanya, tujuan dari resolusi adalah untuk memperbaiki hal tersebut. Jadi, resolusi tahun baru dapat diartikan sebagai sebuah tuntutan atau janji untuk memperbaiki kekurangan dalam diri di tahun yang akan datang.

Nah, sekarang yang jadi pertanyaan adalah bagaimana tips membuat resolusi tahun baru? Lalu, seperti apa contoh resolusi tahun baru yang baik? Yuk, simak artikel ini sampai habis!

Tips Membuat Resolusi Tahun Baru

Sebuah resolusi tahun baru biasanya cuma jadi wacana dan tumpukan to-do list yang menggunung. Hal ini dikarenakan kamu tak jarang membuat resolusi yang terlalu muluk dan tidak realistis. Selain itu, kerap juga timbul rasa malas secara tiba-tiba karena terlena dengan tahun yang masih panjang. Eh, tiba-tiba sudah mau ganti tahun lagi aja.

Tentunya, kamu tidak mau resolusi tahun baru hanya menjadi wacana yang tak terealisasi, kan? Maka dari itu, kamu perlu memperbaiki cara kamu dalam menyusun rencana pencapaian di tahun baru. Nah, biar gak terjadi seperti itu, mari simak tips membuat resolusi tahun baru berikut!

1. Mulai dari Hal Kecil

Resolusi tak melulu soal memperbaiki kesalahan yang begitu kompleks, mendapatkan sesuatu ataupun belajar hal baru. Kamu juga perlu ingat bahwa hal besar dimulai dengan sesuatu yang lebih kecil. Seperti halnya jika kamu ingin mulai meniti karier sebagai seorang penulis, maka kamu perlu belajar cara menulis yang baik serta mempraktikkannya sesering mungkin agar punya portofolio yang mencukupi terlebih dahulu.

Baca juga: 3 Manfaat Menulis dan Tips Menjadi Penulis

Jadi, jangan tanamkan pada mindset kamu untuk segera mendapat pekerjaan sebagai seorang penulis, tetapi coba untuk belajar dan berlatih sesering mungkin agar bisa menjadi seorang penulis yang baik. Setelah kamu bisa konsisten dan merasa punya ilmu serta pengalaman yang cukup, baru tingkatkan resolusi tersebut. Hal ini dikarenakan resolusi yang kamu buat tidak boleh terlalu muluk dan harus tetap realistis. Jika kamu terlalu bernafsu ingin ini itu, maka besar kemungkinan resolusimu hanya akan menjadi wacana belaka.

2. Membuat Resolusi Tahun Baru yang Realistis

Kamu harus realistis ketika membuat resolusi tahun baru.
Kamu harus realistis ketika membuat resolusi tahun baru. (Gambar Bruno van der Kraan via Unsplash)

Tips membuat resolusi tahun baru yang kedua adalah dengan tetap bersikap realistis. Kerap kali resolusi yang telah disusun tidak terealisasi karena terkesan “melompat” terlalu jauh dan tidak dilakukan langkah demi langkah. Maka dari itu, saat membuat resolusi tahun baru kamu juga perlu menentukan rentang waktunya agar lebih realistis. Kamu dapat membaginya menjadi resolusi jangka pendek dan panjang.

Misalnya, jika kamu ingin menerapkan gaya hidup sehat, maka tentukan rencana untuk mencapai resolusi tersebut dalam jangka pendek maupun panjang. Rasanya hampir tidak mungkin kamu bisa hidup sehat jika tidak membiasakan diri untuk melakukannya dalam jangka pendek terlebih dahulu. Maka dari itu, diperlukan rencana jangka pendek terlebih dahulu sebelum meraih target dalam jangka panjang. Contohnya dengan membiasakan diri untuk menerapkan gaya hidup sehat dengan disiplin selama satu bulan, dimulai dari pola makan dan olahraga ringan terlebih dahulu. Setelah itu, baru coba untuk tingkatkan targetnya.

Contoh lainnya, jika kamu ingin mendapat pekerjaan, perbanyak pengetahuan dan pengalaman untuk memperkaya CV kamu sebagai rencana jangka pendek. Hal ini penting untuk dilakukan, terutama buat kamu yang masih belum punya cukup pengalaman kerja. Sementara itu, mendapat pekerjaan adalah rencana jangka panjangnya.

Baca juga: Bidang Pekerjaan yang Banyak Dicari Tahun 2022

3. Spesifik

Sebuah rencana yang disusun harus jelas dan tegas. Kamu perlu menentukan sendiri apa hal yang ingin capai dengan resolusi tahun baru secara lebih spesifik. Tujuannya adalah supaya kamu tetap konsisten untuk meraihnya. Apabila target tersebut tidak ditentukan, maka besar kemungkinan kamu bakal kehilangan motivasi nantinya. Misalnya, jika kamu ingin menurunkan berat badan, maka target tersebut harus jelas ingin turun sampai berapa kilogram. Jika tidak ditentukan, maka turun setengah kilogram saja sudah termasuk turun, bukan? Maka dari itu, sebuah resolusi harus dipatok dengan target yang spesifik agar lebih jelas nantinya.

Contoh lainnya, jika kamu ingin belajar pengetahuan baru untuk meningkatkan karier, maka tentukan juga kemampuan apa saja yang akan dipelajari, sampai tahapan apa, dan berapa lama target yang kamu tetapkan untuk menguasainya.

4. Belajar dari Pengalaman Masa Lalu

Daripada resolusi tahun-tahun sebelumnya menganggur dan cuma jadi wacana, lebih baik kamu pakai kesempatan ini untuk kembali mencoba meraihnya. Hal ini dikarenakan kamu sudah lebih paham mengapa resolusi tersebut gagal tercapai dan seharusnya kamu bisa merancang strategi yang lebih tepat untuk merealisasikannya. Selain itu, dikarenakan kamu sudah paham penyebab kegagalannya, seharusnya kamu juga lebih waspada dalam menentukan resolusi baru di tahun ini.

Tips membuat resolusi tahun baru ini adalah dengan coba mengingat kembali pencapaian atau pengalaman apa saja yang sempat kamu rasakan di tahun sebelumnya. Barang kali, kamu ingin mengembangkan atau merasakan pengalaman itu sebagai rencana pencapaian di tahun baru nanti.

5. Jangan Terlalu Memaksa

Salah satu alasan mengapa rencana pencapaian di tahun baru tidak dapat tercapai adalah karena kamu memasang target yang tak realistis dan terlalu memaksa. Padahal, seperti yang MinCheck katakan di awal, ketika membuat resolusi tahun baru, kamu harus tetap realistis, spesifik, dan dimulai dari hal kecil terlebih dahulu. Bukannya tidak mungkin suatu target besar dapat tercapai di tahun baru, tetapi kamu perlu mempertimbangkan kondisi kamu juga. Kamu perlu melakukan self reflection terlebih dahulu sebelum membuat resolusi.

Hal ini dikarenakan resolusi tahun baru sering bikin kamu tertekan, apalagi jika itu menyangkut masalah kehidupan yang begitu kompleks, seperti kesehatan, karier, ataupun keuangan. Di lain sisi, sangat bisa dipahami bahwa kamu ingin menjadi pribadi yang lebih baik di tahun baru nanti, terutama buat kamu yang lagi struggle buat jadi lebih produktif. Namun, jangan sampai kamu terlalu bernafsu untuk melakukan ini itu di tahun baru, hingga tidak sadar bahwa kamu tengah mengalami toxic productivity. Sebab, hal ini nantinya justru bakal bikin kamu jadi makin stres hingga terserang overthinking dan anxiety.

Baca juga: Anxiety Disorders: Kenali Macam dan Gejalanya

6. Susun Prioritas

Tips membuat resolusi tahun baru selanjutnya adalah dengan menyusun prioritas yang tepat. Tadi MinCheck sempat menyinggung soal rentang waktu yang dibutuhkan untuk merealisasikan sebuah resolusi. Nah, urusan waktu tersebut sangat bermanfaat untuk mengetahui skala prioritas dari resolusi yang telah disusun. Dengan demikian, kamu bakal lebih paham mengenai mana saja skala yang perlu kamu penuhi terlebih dahulu.

Dilansir dari laman Glints, kamu dapat membagi skala prioritas tersebut dengan membuat daftar resolusi yang dibagi menjadi penting, tidak penting, mendesak, dan tidak mendesak. Setelah itu, buat daftar resolusi tahun baru dan coba tautkan dengan empat pembagian tersebut. Misalnya, sekiranya mana resolusi yang penting tapi tidak mendesak, mana yang tidak penting tapi mendesak, dan lain sebagainya.

7. Buat Daftar Resolusi Tahun Baru

Resolusi tahun baru kerap gagal karena kamu tak menyusunnya menjadi sebuah daftar. Maka dari itu, tips membuat resolusi tahun baru adalah dengan membuat to-do list. Hal ini ditujukan agar kamu tidak lupa dengan apa saja hal yang ingin dilakukan, serta menjaga motivasi agar bisa terus produktif. Selain itu, membuat daftar resolusi juga bakal memudahkan kamu dalam menentukan waktu dan prioritas juga, lho!

8. Jaga Motivasi

Motivasi harus terus dijaga saat kamu hendak menyusun rencana pencapaian di tahun baru.
Motivasi harus terus dijaga saat kamu hendak menyusun rencana pencapaian di tahun baru. (Gambar Kenny Eliason via Unsplash)

Salah satu kendala alamiah yang dialami manusia saat hendak menyusun rencana pencapaian di tahun baru adalah motivasi dan mood yang tak menentu. Ingin ini itu, tapi malas usahanya. Maka dari itu, tips membuat resolusi tahun baru selanjutnya adalah dengan memantapkan hati dengan fondasi tujuan yang kuat agar tidak goyah di tengah jalan nantinya. Saat motivasi hilang, coba untuk mengingat kembali mengapa kamu begitu menginginkan resolusi tersebut untuk tercapai di tahun ini.

Namun, sebenarnya tak ada yang salah juga apabila kamu sesekali beristirahat dan memilih untuk tidak peduli dengan apa yang menjadi goals atau tujuan kamu di tahun baru ini. Hal ini ditujukan agar kamu tidak makin terjebak dalam perasaan demotivasi karena nantinya bisa bikin kamu jadi burnout.

Baca juga: Simak Ciri-ciri Emotional Burnout dan Cara Mengatasinya

Contoh Resolusi Tahun Baru

Setelah tadi membahas tentang berbagai cara dalam membuat resolusi tahun baru, sekarang MinCheck akan membagikan sebuah contoh resolusi tahun baru biar kamu makin paham.

Contohnya, MinCheck ingin memperbaiki gaya hidup dan lulus tepat waktu tahun depan. Maka, langkah pertamanya adalah dengan buat daftar resolusi tahun baru. Kemudian, MinCheck harus memulai dari hal kecil dahulu agar lebih realistis, sembari menyusun skala prioritas dan rentang waktu yang dibutuhkan. Misalnya, MinCheck akan mulai memperbaiki gaya hidup dengan tidur cukup dan tepat waktu, rutin berolahraga setiap minggu, dan menjaga pola makan. Sementara itu, untuk resolusi lulus kuliah tahun depan, MinCheck harus memasang target untuk menyelesaikan tiap BAB skripsi dalam rentang waktu tertentu, sembari rutin berkonsultasi dengan dosen.

Nah, kira-kira begitulah contoh resolusi tahun baru sederhana dari MinCheck. Intinya, kamu bebas menyusun resolusi kamu sendiri asalkan tetap realistis dengan memperhitungkan waktu dan kemampuan diri sendiri. Selain itu, usahakan untuk mematok resolusi yang dapat kamu cicil progress-nya sedikit demi sedikit. Tak lupa juga untuk membuat daftar resolusi tahun baru agar tidak lupa. Biar lebih praktis, kamu bisa coba menuliskan resolusi kamu ke dalam sebuah to-do list. Maka dari itu, tips membuat resolusi tahun baru yang terakhir adalah membuat to-do list menggunakan aplikasi DoCheck.

To-do list app ini dapat membantu kamu untuk terus produktif dalam menggapai resolusi tahun baru kamu, lho! Ada fitur progress bar dan reminder yang bikin kamu gak bakal lupa dengan rencana pencapaian di tahun baru nanti. Punya rencana bareng teman? Tenang, karena kini aplikasi DoCheck sudah memungkinkan kamu untuk mengundang teman dan berinteraksi dengan mereka juga, lho!

Asyik banget, kan? Yuk, mulai buat daftar resolusi tahun baru kamu sekarang dengan mengunduh aplikasi DoCheck di Play Store dan App Store sekarang juga!


Latest

Category

Scroll to Top