tips journaling

Inilah! Tips Memulai Journaling yang Tidak Diketahui Banyak Orang


Pernahkah kamu mendengar istilah journaling? Kalau kamu pernah menulis di dalam buku diary, inilah yang dimaksud dengan journaling. Menulis di jurnal ternyata bagus untuk kesehatan mental loh. Nah, berikut ini tips menjadi journaling bagi pemula dari MinCheck yang bisa kamu coba.

Pengertian Journaling

Pengertian journaling adalah kegiatan menulis di buku jurnal yang berisi tumpahan perasaan serta apa yang ada di pikiran seseorang secara rutin. Journaling menjadi media bagi seseorang untuk berdialog dengan dirinya sendiri.

Selain itu, dengan journaling kamu bisa mengekspresikan dirimu dengan bebas lewat kata tanpa harus memikirkan pendapat serta penghakiman dari orang lain. Kebiasan menulis jurnal ini disinyalir mampu menjaga kesehatan mental bahkan semakin baik dari sebelumnya.

Tips Memulai Journaling Bagi Pemula

Inilah sederet tips memulai journaling bagi pemula
Inilah sederet tips memulai journaling bagi pemula (Foto via Freepik)

Tidak semua orang pandai merangkai kata untuk mengungkapkan perasaannya sekalipun di dalam jurnal pribadi masing-masing. Oleh sebab itu dibutuhkan cara yang mudah dilakukan sekalipun bagi pemula. Berikut ini tips memulai journaling bagi pemula yang bisa kamu coba.

1. Memilih Media yang Disukai

Hal pertama yang kamu lakukan adalah dengan menentukan media journaling yang ke depannya akan dipakai. Apakah memakai jurnal dalam bentuk buku, aplikasi jurnal di handphone ataupun menggunakan laptop?

Berbeda dengan dulu dimana kita hanya bisa menulis di buku, sekarang pemilihan alat journaling sudah bervariasi. Kamu bisa menyesuaikan dengan alat yang kamu sukai. Selain itu kamu juga bisa membuat journaling aesthetic agar buku jurnal terlihat lebih manis dan nyaman untuk ditulis.

Baca juga: Journal Aesthetic: Cara Membuat dan Manfaatnya

2. Pemilihan Topik

Menulis di jurnal pribadi memang sejatinya suka-suka tanpa ada rule dan tidak ada batasan. Kamu hanya perlu mengungkapkan apa isi hatimu. Hanya saja saat memulai kebiasaan journaling kamu perlu menentukan topik agar tidak bingung kedepannya.

Pasalnya journaling nantinya akan menjadi bagian dari aktivitas harian. Nah dengan menentukan topik, kamu dengan sendirinya akan bisa menemukan hal apa yang menjadi prioritasmu dan ini bisa membantumu dalam mengetahui apa yang esensial bagi hidupmu.

Kamu bisa mulai membuat list topik yang nantinya mau dibahas misalnya dari kegiatan harian, kemudian kalimat syukur dan apa yang kamu rasakan saat ini. Mulailah dengan topik yang mudah dan membuatmu nyaman.

3. Atur Jadwal

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, menulis jurnal hakikatnya adalah untuk merawat kesehatan mental, maka dari itu kamu perlu menyiapkan waktu khusus untuk journaling.

Kegiatan menulis ini harus kamu masukan ke dalam daily activity milikmu. Kamu juga bisa membuat alarm sebagai pengingat agar kamu tidak lupa. Pilihan waktu disesuaikan dengan kenyamanan masing-masing pribadi yang tidak bisa disamakan satu dengan yang lain.

Ada yang merasa nyaman menulis di pagi hari saat suasana masih segar atau ada juga yang menulis di malam hari menjelang tidur. Kapanpun itu yang terpenting adalah journaling harus dijadikan sebagai rutinitas yang menyenangkan.

4. Tulis dengan Gayamu

Saat ditawarkan untuk memulai journaling yang terbayang mungkin adalah menulis kalimat-kalimat panjang yang puitis. Hal ini yang membuat seseorang menjadi malas untuk menulis. Padahal tidak demikian loh.

Mulailah dengan menulis menggunakan gaya bahasamu sendiri. Journaling adalah kegiatan berbicara dengan dirimu sendiri layaknya kamu berbicara dengan sahabat baikmu.

Seiring waktu berjalan, kamu akan bisa menemukan gaya tulisan yang sesuai dengan dirimu dan membuatmu nyaman. Kamu akan dengan sendirinya ketagihan untuk menulis di buku jurnal milikmu.

5. Tulislah Hal yang Kamu Rasakan

Cara memulai journaling selanjutnya adalah menuliskan apa yang kamu rasakan tanpa memilih perasaan apa yang ingin kamu tulis. Bila memang saat ini kamu sedang sedih, ungkapkan saja lewat tulisan. Tak semuanya yang ditulis harus hal yang menyenangkan saja.

Dengan membuat jurnal kamu akan memiliki jeda untuk berhenti sejenak, merasakan serta memahami hal yang telah terjadi. Terapi journaling adalah kegiatan menulis yang bisa mengurangi perasaan stress yang lama kelamaan akan membuat kamu merasa lega.

6. Jadikan Kegiatan Menyenangkan

Alangkah baik melakukan journaling setiap hari, akan tetapi jangan dijadikan sebagai beban. Apabila memang ada saat kamu tidak ingin menulis maka jangan dipaksakan. Hal ini malah hanya membuatmu kedepannya menjadi malas menjadikan menulis jurnal sebagai kebiasaan.

Oleh sebab itu perlu bagi kamu untuk memulai kebiasaan journaling ini sebagai kegiatan menyenangkan di awal. Sehingga kamu tidak akan merasa ini sebagai kegiatan yang membosankan dan merepotkan.

7. Rapikan dan Baca Kembali

Setelah selesai menulis jurnal, ada baiknya kamu merapikan kembali tulisanmu. Kamu bisa menambah catatan apabila ada hal yang belum dituliskan atau menulis sebuah quote tambahan untuk penyemangat.

Selain itu kamu perlu membaca ulang entry jurnal milikmu untuk menambah pemahaman atas dirimu sendiri. Kamu bisa mengetahui pola pikir serta emosi yang sedang kamu rasakan saat ini. Hal ini bisa memberimu ide bahkan solusi untuk menyelesaikan masalahmu.

8. Simpan untuk Dirimu Sendiri

Jadikanlah journaling sebagai konsumsi dirimu sendiri tak perlu kamu bagikan untuk orang lain. Apabila isi jurnalmu memang lebih privasi dan berisi ungkapan emosionalmu yang dalam. Hal ini dapat memberi rasa aman dan nyaman sehingga tidak membatasi dirimu dalam menulis.

Beda halnya bila jurnalmu adalah topik pengalaman yang bisa kamu share untuk membantu orang lain. Misalnya pengalaman pertama melamar pekerjaan atau hal lainnya, ini bisa kamu bagikan ke orang lain misalnya di dalam blogmu sebagai media journaling online.

9. Jadikan Rutinitas Baik

Langkah yang terakhir adalah menjadikan kebiasaan ini sebagai bagian dari rutinitas baik yang tidak ditinggalkan.

Kamu bisa melakukan journaling dengan cara menyenangkan seperti sambil mendengarkan alunan musik ditemani dengan secangkir teh hangat. Nah dengan begini kamu akan bisa membuat ini sebagai aktivitas healing harianmu sehingga akan selalu ada dalam jadwal keseharianmu.

Cara Cepat Jadi Journaling Bantu Kamu Bersyukur

Setelah menyimak beberapa tips journaling bagi pemula, berikut ini cara cepat jadi journaling bantu kamu bersyukur yang bisa kamu jadikan pedoman untuk segera memulai kebiasaan journaling.

  1. Kamu bisa mulai dengan jurnal syukur.
  2. Buatlah template yang bisa kamu ikuti setiap hari. Untuk jurnal syukur atau gratitude journal, kamu bisa mulai dengan template 3 hal yang disyukuri setiap harinya. 
  3. Gunakan journaling app di smartphone atau laptop milikmu. Saat ini sudah banyak tersedia template yang bisa kamu gunakan sebagai referensi.
  4. Apabila kamu tipe yang menyukai kreatifitas, kamu bisa membuat sendiri journaling kit di buku jurnal dengan bantuan pensil warna, cat air dan spidol. Ini bisa menambah semangatmu menulis.
  5. Sangat disarankan untuk memulai journaling dengan menulis manual di journaling book atau buku jurnal. Hal ini dikarenakan menulis dengan tangan akan memberikan efek berbeda dibanding menggunakan handphone.
  6. Jangan hanya direncanakan tapi lakukanlah. Kamu bisa memasukan kegiatan ini langsung di to do list harianmu agar tidak terlupa.

Baca juga: Journaling Itu Bermanfaat, Ini Publik Figur yang Melakukannya

Manfaat Journaling

Ada banyak manfaat journaling yang bisa kamu rasakan apabila kamu menjadikannya sebagai rutinitas harian. Memang tidak semua pribadi akan memiliki dampak yang sama, tetapi hampir tidak mungkin untuk tidak mendapatkan hal positif dari journaling. Berikut penjelasannya.

1. Sarana Pengelolaan Stress

Stress dalam kehidupan memanglah hal yang biasa. Setiap orang pasti pernah merasakan stress dan hal ini tidak bisa dihilangkan. Hanya saja kamu bisa mengelola nya agar stress tidak berdampak buruk bagi kehidupan.

Dengan rutin menulis di buku jurnal terbukti memberikan dampak baik dalam membantu mengidentifikasi serta menerima emosi yang sedang terjadi, mengetahui sumber stress sehingga dapat diatasi dengan lebih baik.

2. Mengurangi Kecemasan Umum

Manfaat journaling salah satunya dapat mengurangi kecemasan
Manfaat journaling salah satunya dapat mengurangi kecemasan (Foto via Freepik)

Saat kamu mulai journaling, kamu akan menciptakan dialog positif terhadap diri sendiri. Kamu akan mampu menuliskan pikiran-pikiran negatif yang ada di kepalamu yang bisa jadi bagian dari kecemasanmu saat ini.

Saat itu pula kamu dengan sendirinya mampu mengelola rasa cemas yang ada dalam dirimu karena telah menemukan akar kecemasan itu sendiri.

3. Membantu Proses Pemulihan Akibat Trauma

Pernah mengalami hal tidak mengenakan di masa lalu bisa menciptakan trauma pada diri seseorang. Luka batin ini bisa dipulihkan dengan menulis di buku jurnal.

Kamu akan bisa melihat sisi baik dalam hidup serta hikmah dari setiap kejadian. Hal ini membuatmu bisa merelakan dan menerima masa lalu dengan hati lapang. Dengan begitu gejala traumatis ini bisa perlahan pulih.

4. Meningkatkan Perasaan Syukur

Tidak bisa dipungkiri dengan menulis suasana hati seseorang bisa membaik. Saat itu kamu juga akan terbiasa menuliskan hal-hal baik yang menjadi bagian dari ungkapan syukur.

Dengan pengungkapan rasa syukur secara langsung lewat tulisan bisa meningkatkan perasaan syukur itu sendiri. Hal ini membuat kamu akan lebih bahagia, terbuka dan peka terhadap hal-hal yang patut untuk disyukuri.

5. Bagian dari Introspeksi Diri

Secara tidak langsung saat memulai journaling, kamu akan terbuka akan kekurangan dan kelebihan yang dimiliki. Kamu kerap kali akan menulis sesuatu yang kamu suka, yang tidak kamu suka, bagaimana perasaanmu dan apa yang kamu inginkan.

Ini bisa menjadi tolak ukur bagi kamu untuk menilai diri atau introspeksi diri sehingga bisa membawa kemajuan bagi kehidupanmu.

6. Meningkatkan Skill Komunikasi

Menulis bisa mengarahkan seseorang akan pola pikir serta pandangan yang jelas. Ini bisa menjadi jalan meningkatkan kemampuan berkomunikasi yang baik.

Saat kamu sudah terbiasa mengungkapkan sudut pandangmu dalam tulisan, tidak heran kamu pun mampu menyampaikannya kembali ke orang lain. Semakin kamu paham dengan dirimu sendiri, semakin kamu bisa membuat orang lain paham dengan dirimu.

Baca juga: Cara Sederhana Meningkatkan Skill Komunikasi

7. Jalan Menemukan Solusi

Biasanya saat kamu menulis di buku jurnal berawal dari masalah atau kejadian yang sedang kamu hadapi. Saat menulis kamu akan memberi ruang untuk fokus pada dirimu sendiri dan masalah yang sedang terjadi.

Bukan tidak mungkin kamu akan bisa menemukan solusi akan masalahmu dengan cara yang lebih efektif dikarenakan kamu telah menuliskan secara detail apa sebenarnya yang sedang dihadapi. Journaling memberimu waktu untuk berpikir dan mendalami hal apa yang sebaiknya kamu lakukan.

Penutup

Nah itulah tadi tips journaling bagi pemula yang telah MinCheck jelaskan dengan lengkap beserta manfaat yang bisa kamu dapatkan bila melakukannya. Tidak sulit bukan? Yang kamu butuhkan hanyalah niat serta komitmen yang kuat untuk segera memulainya.

Supaya kamu bisa meluangkan waktu untuk journaling, kamu dapat menggunakan aplikasi DoCheck loh. Kamu bisa memasukan jadwal journaling di dalam to do list mu dan juga menyalakan timer agar kamu selalu diingatkan untuk melakukan journaling bila terlupa.

Yuk segera download aplikasi DoCheck di Play Store dan App Store sekarang agar kamu bisa memulai journaling hari ini.


Terbaru

Kategori

Scroll to Top