Women has anxiety disorders

Anxiety Disorders: Kenali Macam dan Gejalanya


Anxiety Disorders – Kamu pasti pernah dong berada pada situasi yang mengancam atau menakutkan? Misalnya, kamu jalan kaki sendirian melewati jalan yang sepi pada malam hari. Biasanya, saat berada pada situasi semacam itu, kita akan mengalami kecemasan atau anxiety.

Merujuk pada Encyclopedia of Psychology, kecemasan atau anxiety dapat diartikan sebagai sebuah emosi yang ditandai dengan perasaan tegang, khawatir, yang diikuti aktivitas fisik seperti peningkatan tekanan darah. Kamu pernah merasa tegang saat akan presentasi di depan kelas atau menghadapi ujian akhir semester? Nah, itu merupakan contoh dari kecemasan yang biasa kita rasakan.

Kecemasan adalah reaksi normal jika kita sedang menghadapi situasi yang menyebabkan stres. Reaksi tersebut membantu kita untuk mengatasinya. Namun, hal tersebut bisa beda cerita loh bagi penderita anxiety disorders atau gangguan kecemasan.

Menurut National Institute of Mental Health, rasa cemas yang dialami penderita anxiety disorders tidak bersifat sementara. Maksudnya, ketika hal-hal yang menimbulkan kecemasan sudah tidak ada, rasa cemas yang dialaminya tidak ikut menghilang. Bahkan, bisa lebih parah seiring waktu, loh!

Baca Juga: Exam Anxiety Menghantuimu? Ketahui 5 Cara Mengatasinya!

Orang-orang yang menderita anxiety disorders mungkin akan menghindari situasi atau tempat tertentu karena khawatir. Mereka juga dapat memiliki gejala fisik seperti berkeringat, gemetar, pusing, atau bahkan meningkatnya detak jantung. Jika gejala-gejala tersebut sudah menganggu aktivitas sehari-hari, sudah dapat dipastikan bahwa itu bukan kecemasan yang normal, melainkan gangguan kecemasan.

Macam-macam Anxiety Disorders

Sekarang, kamu sudah tahu kan apa bedanya anxiety dan anxiety disorders? Nah, ternyata, anxiety disorders itu banyak macamnya, loh? Lalu apa saja sih macamnya? Yuk, kita bahas!

Generalized Anxiety Disorder

Semua orang pasti pernah mengalami kecemasan. Kamu mungkin khawatir dengan masalah kehidupan, keuangan, pekerjaan, dan lainnya. Namun, bagi penderita generalized anxiety disorders (GAD), mereka akan sangat khawatir dan tegang mengenai banyak hal. Bahkan ketika hanya ada sedikit atau tidak ada sama sekali alasan untuk mengkhawatirkannya.

Selain perasaan khawatir dan ketegangan, American Psychiatric Association menyebutkan beberapa gejala fisik yang umum dialami penderita GAD. Hal tersebut meliputi gelisah, mudah lelah, sulit berkonsentrasi, ketegangan otot, dan munculnya masalah tidur. Gejala ini sampai bisa ditahap mengganggu aktivitas sehari-hari, loh!

Penderita GAD sangat sering mencemaskan hal-hal yang bersifat keseharian. Dari mulai masalah pekerjaan hingga yang sepele seperti pekerjaan rumah. Jadi, kalau kamu punya gejala seperti ini, kamu harus hati-hati, ya!

Panic Disorder

Merasa panik saat mendengar sesuatu yang mengejutkan adalah hal yang normal. Misal, pada saat kamu mendengar kabar duka atau kematian kerabat terdekat. Tapi, bagi penderita panic disorder, ketakutan dapat muncul kapanpun dan di manapun, loh!

Berdasarkan data dari National Comorbidity Survey Replication, 2,7% orang dewasa di Amerika Serikat pernah mengalami panic disorder dalam setahun ke belakang. Di Amerika Serikat, panic disorder dua kali lebih umum dijumpai pada wanita.

U.S Department of Health and Human Services menjelaskan, penderita panic disorder akan mengalami serangan panik secara tiba-tiba padahal tidak ada bahaya di sekitarnya. Serangan ini biasanya datang dengan cepat dan mencapai puncaknya dalam beberapa menit. Disebabkan oleh sebuah pemicu, seperti objek atau situasi yang ditakuti.

Adanya pemicu yang dapat mengakibatkan serangan panik, membuat penderitanya khawatir mengenai kapan serangan selanjutnya akan terjadi. Biasanya, mereka akan mengatasi hal ini dengan menghindari tempat, situasi, atau perilaku yang dapat mengakibatkan serangan tersebut. Menurut National Institute of Mental Health, hal ini akan memperparah kondisi penderita karena akan memunculkan phobia.

Phobia

Kamu punya teman yang takut sama kucing? Atau, takut sama anjing? Sebelum kamu menyebutnya sebagai sebuah phobia, kamu perlu tahu dulu nih, apa sih sebenarnya phobia itu?

Phobia adalah ketakutan berlebih terhadap sebuah objek atau situasi tertentu. Sangat realistis dan normal jika kita memiliki ketakutan terhadap sesuatu. Namun, bagi penderita phobia, ketakutan yang dirasakan dianggap tidak wajar karena melebihi bahaya yang dapat ditimbulkan dari sebuah objek atau situasi tersebut.

Merasa sangat khawatir dan takut saat menghadapi sebuah objek atau situasi adalah salah satu ciri utama dari phobia. Oleh karena itu, orang yang memiliki phobia akan aktif menghindari objek atau situasi yang ditakuti.

Itulah beberapa macam anxiety disorders yang umum dijumpai. Walaupun banyak macamnya, ternyata, ada satu gejala yang menjadi ciri khas, yaitu merasakan kecemasan berlebih. Membedakan anxiety dengan anxiety disorders dapat dilihat dari kecemasan yang muncul. Kecemasan yang disebabkan anxiety disorders akan berlangsung lama walaupun sumber kecemasannya sudah tidak ada.

Bagaimana? Sekarang kamu sudah lebih tahu kan tentang anxiety disorders? Walaupun sudah tahu, jangan sampai kamu menyimpulkan sendiri menderita anxiety disorders, ya! Jika kamu merasakan beberapa gejala yang sudah disebutkan di atas, baiknya kamu datang ke psikolog.

Kamu sekarang lagi merasa cemas karena besok ada wawancara kerja? Atau, karena besok mau presentasi tugas dari dosen? Coba bikin to-do-list pakai aplikasi DoCheck, apa saja yang harus disiapkan agar wawancara atau presentasimu lancar. Dengan begitu, kecemasanmu bisa berkurang, deh. Tunggu apalagi? Segera download aplikasi DoCheck di Google Play Store! Gratis!

Jika kamu ingin tahu lebih jauh mengenai anxiety disorders, kamu bisa gabung live discussion bareng Vanessa Adistiafany, Psikolog Klinis Dewasa Ruang Berproses. Live discussion akan diadakan di Instagram DoCheck pada Kamis, 16 November 2021 Pukul 19.15 WIB. Selain itu, kita juga bakal membahas tentang overthinking, loh! Jadi, pantengin terus Instagram DoCheck, ya!


Scroll to Top