lingkungan kerja produktif

Lingkungan Kerja Produktif untuk Hidup yang Lebih Baik


Lingkungan pekerjaan berdampak cukup besar pada kehidupan sehingga penting sekali untuk memiliki lingkungan kerja yang produktif. Apakah kamu pernah mendengar tentang lingkungan kerja yang toxic? Lingkungan seperti itu tidak baik untuk dipertahankan, bisa disebut red flag! Ketika tidak ada hal positif, tidak ada tujuan yang jelas, dan tidak mendapatkan kenyamanan dalam bekerja, tentu hal tersebut dapat berpengaruh terhadap hal lainnya.

Kali ini, yang akan dibahas adalah lingkungan yang berbeda dari lingkungan kerja yang toxic, anti red flag club, yaitu lingkungan kerja yang produktif. Sebelum ke pembahasan mengenai cara membentuk lingkungan tersebut, alangkah lebih baiknya kalau kamu mengetahui dulu definisi dan urgensinya.

Apa yang Dimaksud Lingkungan Kerja yang Produktif?

Dilansir dari blog lembaga survei 6Q, lingkungan kerja didefinisikan sebagai hal-hal yang berhubungan dengan aktivitas yang dilakukan oleh karyawan di kantor, bisa berupa lingkungan kerja fisik atau non-fisik. Lingkungan fisik adalah benda-benda yang ada di sekitar dan dapat memengaruhi pegawai secara langsung atau tidak langsung. Contohnya, tempat kerja, kursi, meja, sirkulasi udara, pencahayaan, dan lainnya. Keterkaitannya dengan kegiatan yang dilakukan pegawai membuat lingkungan fisik ini berdampak pada emosi dan semangat pegawai.

Sedangkan, lingkungan non-fisik adalah suatu keadaan dalam kantor yang memiliki kaitan dengan hubungan antar pegawai. Contoh dari lingkungan non-fisik yaitu, kultur perusahaan dan kondisi lingkungan kerja. Seperti halnya lingkungan fisik yang berdampak pada pegawai, lingkungan non-fisik juga begitu. Misalnya, ketika perusahaanmu memiliki kultur yang baik, kamu sebagai pegawai juga akan mengikuti apa yang terjadi di sekitarmu.

Lalu, apa itu produktif? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, produktif artinya mampu menghasilkan atau memberi manfaat dan keuntungan. Jadi, kalau digabungkan, lingkungan kerja yang produktif adalah hal yang berada di sekitar aktivitas pegawai yang bersifat mampu menghasilkan atau memberi manfaat dan keuntungan. Definisi lain dari LinkedIn blog, lingkungan kerja yang produktif adalah sarana dan prasarana yang dibutuhkan supaya pegawai menjadi termotivasi untuk meningkatkan produktivitas dalam pekerjaannya.

Mengapa Penting?

Seberapa penting memiliki lingkungan kerja yang produktif? Berdasarkan Harvard Business Review, dicantumkan bahwa tingkat stres di tempat kerja berdampak pada ekonomi negara dan juga masalah kesehatan yang dimiliki oleh pegawai. Masalah kesehatan yang diderita tidak main-main, dari sindrom metabolik atau kumpulan gejala penyakit (seperti darah tinggi, kelebihan kolesterol, gula darah tinggi, dan lainnya) hingga penyakit kardiovaskular atau gangguan jantung dan pembuluh darah.

Serem, kan? Nah, tingkat stres di tempat kerja tersebut memiliki kaitan dengan lingkungan kerja yang ditempati. Pentingnya memiliki lingkungan kerja yang produktif dan memiliki energi positif di dalamnya adalah terhindar dari bahaya-bahaya tersebut.

Dengan terciptanya lingkungan kerja yang membuat nyaman pegawai, maka akan tercipta kesenangan dan hubungan antar pegawai pun baik. Dampak baiknya adalah produktivitas pegawai dan kinerja perusahaan akan meningkat. Selain itu, hal tersebut dapat berpengaruh terhadap kesejahteraan pegawai juga. Jika dirangkum, pentingnya memiliki lingkungan kerja yang produktif:

1. Dapat membuat suasana nyaman untuk bekerja
2. Hubungan antar pegawai menjadi baik
3. Terhindar dari stres yang menjadi akar dari masalah kesehatan
4. Berdampak pada tingkat ekonomi, baik perusahaan ataupun negara

Keempat hal-hal di atas dapat membantu kamu memiliki kualitas hidup yang lebih baik, lho.

4 Cara Membentuk Lingkungan Kerja yang Produktif

Kamu sudah mengetahui nih seberapa pentingnya memiliki lingkungan kerja yang produktif. Bagaimana ya caranya untuk membentuk lingkungan seperti itu? Dilansir dari beberapa sumber, ada 4 cara yang dapat dilakukan:

Bentuk Suasana Produktif

Tempat yang memiliki suasana yang baik akan berdampak pada orang yang menghuni tempat tersebut. Hal itu juga berlaku untuk lingkungan kerja. Ketika sudah dibuat suasana yang produktif, maka pegawai di perusahaan tersebut pun akan mengikuti. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membuat suasana menjadi produktif adalah:

– Gunakan alat dan cara yang baik untuk menyelesaikan pekerjaan
– Tentukan tujuan dan pantau progres
– Tekankan kolaborasi antar pegawai
– Agar tidak bosan, sesekali ganti rutinitas yang biasa dilakukan

Jalin Komunikasi yang Baik

Komunikasi adalah kunci dalam hubungan jenis apa pun, termasuk pekerjaan. Ketika komunikasi berjalan dengan lancar, hambatan dalam mengerjakan sesuatu bisa dikurangi. Efektivitas dalam bekerjasama pun dapat meningkat.

Dalam lingkungan pekerjaan, komunikasi berguna ketika menyampaikan keluh kesah, hambatan, ataupun masalah. Komunikasi yang terjalin dengan baik akan membuat masalah yang ada terselesaikan dengan baik juga. Dampak baiknya adalah peningkatan produktivitas dapat tercapai karena tidak ada miskomunikasi ketika melakukan pekerjaan.

Work-life Balance

Kamu mungkin pernah menemukan kasus overworked atau bekerja berlebihan dan tidak adanya keseimbangan antara kerjaan dan kehidupan pribadi. Hal tersebut harus dihindari untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif. Betul, bahwa pegawai perlu bekerja secara maksimal agar perusahaan mencapai target dan pegawai pun merasakan benefits-nya.

Namun, jangan dilupakan bahwa kamu sebagai pegawai pun memiliki kehidupan pribadi yang perlu diurus. Ketika hilang keseimbangannya, kinerja pegawai pun akan terganggu, dan hal tersebut dapat berdampak pada perusahaan. Maka dari itu, kerja produktif itu harus, tetapi jangan bekerja berlebihan melampaui batasmu.

Berikan Apresiasi dan Kritik yang Membangun

Tidak mungkin pekerjaan akan selalu mulus tanpa ada kesalahan. Penting bagi sesama untuk memberikan kritik yang sekiranya membangun, agar orang yang melakukan kesalahan pun dapat belajar dan lebih semangat memperbaiki pekerjaannya. Kritik yang membangun itu mengubah sesuatu tanpa harus melemahkan atau membuat orang yang dikritik menjadi down. Selain itu, berilah apresiasi ketika pekerjaan dinilai bagus, jangan sungkan untuk memuji seseorang karena sebuah apresiasi itu berharga bagi yang mendengarnya.

Semoga setelah kamu membaca artikel ini, kamu dapat lebih aware ya terhadap lingkungan kerjamu demi kehidupan yang lebih baik. Jika belum tercipta lingkungan yang produktif, cobalah buat atau sampaikan aspirasi kepada orang yang dapat membantu. Untuk kamu dan tim merencanakan produktivitas, DoCheck dapat membantumu! Ada fitur membuat plan bersama group, segera install melalui Google Play Store atau App Store.


Scroll to Top