Belum Punya Pengalaman Kerja? Tips Membuat CV untuk Fresh Graduate!

Belum Punya Pengalaman Kerja? Tips Membuat CV untuk Fresh Graduate!


Fresh graduate atau lulusan baru identik dengan sosok yang bersemangat dalam mencari pekerjaan dan haus pengalaman. Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka bersiap memulai hidup baru dengan mendapatkan pekerjaan. Menjadi mandiri, mendapatkan penghasilan, terjun ke lingkungan baru adalah beberapa dari faktor antusiasme para fresh graduate. 

Meski demikian, mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah. Di tengah persaingan ini, lulusan baru dituntut untuk mampu menunjukan eksistensinya sebaik mungkin. Hal ini bisa diperlihatkan melalui rekam jejak digital, portofolio, CV, maupun instrumen lainnya. 

Masalahnya, tidak semua orang mempunyai rekam jejak digital yang cemerlang, portofolio yang menakjubkan, atau pengalaman yang cukup untuk dimasukan ke dalam CV. Jika demikian, apakah pupus sudah harapan mendapat pekerjaan setelah lulus? Wah, rasanya tidak adil ya. Apalagi jika kamu merasa memiliki keterampilan yang cukup dan berharap mendapatkan pekerjaan yang kamu tuju. Maka dari itu, yuk simak apa saja yang perlu seorang fresh graduate perhatikan dalam membuat CV.

Bagian yang Harus Dicantumkan dalam CV

  • Profil; Bagian ini memuat nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, dan kontak yang bisa dihubungi. Selain identitas, kamu juga bisa membuat profil yang berisi keterangan tentangmu secara ringkas. Tunjukan bahwa kamu memiliki passion yang kuat dan gigih untuk meraih tujuan. Cantumkan juga informasi dan prestasi yang relevan dengan posisi yang kamu inginkan.
  • Pendidikan; Isi bagian pendidikan terakhirmu secara lengkap. Misalnya dengan mencantumkan program studi, fakultas, dan universitasnya. Jangan lupa sertakan IPK juga ya. Pendidikan non-formal seperti pelatihan atau kursus yang relevan juga bisa membantu menaikkan kualitasmu loh.
  • Pengalaman; Pada poin ini, kamu bisa isi dengan pengalaman organisasi, magang, kepanitiaan, komunitas, dan kegiatan volunteer. Sertakan juga keterangan berupa pencapaian yang kamu raih selama menjalankan tanggung jawab tersebut. Terus, kalau tidak ada pengalaman? Tentu tidak usah khawatir. Kita bahas di akhir ya!
  • Prestasi dan Skill; Memiliki prestasi tentu adalah sebuah kelebihan. Namun, baik itu prestasi maupun kemampuan, sebaiknya hanya cantumkan saja yang relevan. Contohnya, kamu mungkin jago renang dan berprestasi disana, tapi itu tidak perlu dimasukan ke dalam CV untuk posisi menjadi chef. Penting juga untuk menuliskan skill secara konkret. Biasanya berupa skill teknis, seperti content writing, pemrograman, dan bahasa.

CV Lengkap sama Dengan Lebih Baik?

Berikutnya, hal yang tidak perlu dicantumkan di CV. Apakah kamu pernah melihat atau melakukan sendiri CV yang isinya sangat lengkap? Maksud hati ingin membuat CV terlihat penuh dan profesional, nyatanya malah menjadi boomerang. Hati-hati karena hal ini menjadi salah satu yang keblunderan yang sering dilakukan oleh fresh graduate. 

Hal pertama yang harus kamu ketahui adalah CV yang panjang dan halamannya banyak lebih sering tidak dibaca oleh recruiter. Maka, sebelum memenuhi CV milikmu dengan pengalaman dan prestasi yang pernah kamu capai, sebaiknya saring dahulu dan hanya masukan yang relevan. Alasannya adalah agar CV menjadi lebih padat dan tepat sasaran.

Perhatikan Desain CV

Dilansir dari artikel Glints, menurut Irene Anastasia, bahwa tidak semua perusahaan menganggap CV kreatif sebagai sebuah kelebihan. Beberapa perusahaan menganggap bahwa CV standar yang desainnya sederhana lebih menarik. Ada juga yang tidak mementingkan desain sama sekali dan hanya melihat informasi dari pelamar. 

Dalam hal ini, desain CV bersifat sangat subjektif. Untuk mengatasi permasalahan itu, kamu perlu banyak riset tentang perusahaan yang kamu tuju. Perhatikan juga posisimu disana. Apakah jika CV milikmu berdesain menarik akan menunjang posisimu? Misalnya jika kamu melamar posisi designer, CV kreatif bisa jadi sebuah nilai tambah di mata perekrut.

Fresh Graduate Tanpa Pengalaman Kerja

Belum Punya Pengalaman Kerja? Tips Membuat CV untuk Fresh Graduate!
Photo by cottonbro from Pexels

Nah, dilemanya disini. Mau melamar, tapi syaratnya harus punya pengalaman. Di sisi lain, kita juga bingung mau isi CV dengan apa karena “perasaan” tidak punya pengalaman kerja. Padahal, jika disimak ulang, kamu bisa saja loh punya pengalaman yang bisa dimasukan. Selain itu, ada cara lain juga yang bisa dilakukan untuk mengganti kekosongan itu.

Cara yang pertama adalah dengan menuliskan kegiatanmu selama di kampus. Kamu mungkin pernah terlibat dalam sebuah kegiatan atau proyek dan berperan besar atas keberhasilan kegiatan itu. Kamu juga bisa mengurutkan kembali kegiatan apa yang pernah kamu ikuti dari pertama kali masuk kampus. Misalnya mengikuti klub atau komunitas kampus.

Kedua, jika ternyata tidak ada pengalaman yang menunjang, kamu bisa membuat sendiri pengalamannya. Wah, menarik ya. Perlu kamu catat ini adalah membuat pengalaman, bukan “membuat-buat” pengalaman. Caranya adalah menciptakan portofolio.

Jika kamu sudah menyadari tujuanmu, mulai saja dengan menghasilkan karya yang bisa mendukung dan membuktikan kemampuanmu. Sebagai contoh, kamu menuliskan videografi sebagai kemampuan atau minat kamu. Maka, segera buat video yang nantinya bisa kamu gunakan sebagai portofolionya.


Sekarang, apakah kamu sudah cukup percaya diri untuk membuat CV dan melamar pekerjaan? Tenang ya, semua masalah pasti ada solusinya, termasuk permasalahanmu, para fresh graduate. Selama kamu tetap berusaha dan pantang menyerah, kabar baik akan senantiasa menghampirimu.

Selain tips membuat CV, kamu juga bisa menyimak informasi lainnya yang akan membantumu mempersiapkan karir sebaik mungkin. Komunitas DoCheck adalah wadah yang tepat untuk menemanimu berkembang. Unduh juga aplikasi DoCheck melalui Google Playstore dan simplify your life with DoCheck!


Scroll to Top