Cara belajar anti-mainstream ala Ananza Prili

Cara Belajar Anti-Mainstream Ala Ananza Prili


Di sekolah pasti kamu dihadapkan oleh banyak materi yang harus dipelajari. Mulai dari mata pelajaran wajib seperti Bahasa Indonesia hingga ekstrakulikuler. Dengan banyaknya hal yang masuk ke otakmu, kamu pasti merasa sangat terbebani dan jenuh bukan? MinCheck kasih tahu nih solusi dari masalah ini adalah mencoba cara belajar anti-mainstream. Apa itu? Jadi, metode ini dapat meningkatkan proses belajarmu menjadi lebih efisien dan efektif. Kamu bisa tinggalkan cara lama seperti SKS (Sistem Kebut Semalam) atau sekadar baca buku sepintas. Karena hasil yang akan kamu dapat tidak akan sempurna.

Salah satu orang yang memperkenalkan cara belajar anti-mainstream ini adalah Ananza Prili. Ia adalah seorang influencer Indonesia yang fokus membahas tentang pengembangan diri dan pendidikan. Berdasarkan pengalamannya terdahulu, ia merekomendasikan teknik ini karena Ananza merasa untuk mencapai hasil belajar yang maksimal, seorang pelajar harus dapat menemukan strategi yang tepat. Oleh karena itu, ia menyusun to-do list bagaimana cara belajar yang efektif dan efisien agar hasil memuaskan. Penasaran tentang sosok Ananza Prili dan cara belajarnya? Yuk, simak pembahasannya di bawah ini!

Ananza Prili, Influencer Indonesia yang Patut Jadi Panutan

Influencer Indonesia tentang cara belajar anti-mainstream
Ananza Prili, influencer Indonesia panutan generasi muda (Ananza/ Twitter)

Jika kamu sering main Instagram atau TikTok dan mengikuti tema tentang pengembangan diri, kamu pasti gak akan asing dengan influencer muda satu ini yaitu Ananza Prili. Ia sering sekali membagikan konten-konten bermanfaat seperti self-development, beauty, dan lifestyle di akun media sosialnya (@ananzaprili). Kok bisa sih ngebahas topik tersebut? Karena Ananza ini adalah lulusan dari Universitas Indonesia dengan jurusan Psikologi. Hebatnya lagi ia menyelesaikan studi S1 tersebut hanya dalam waktu 3,5 tahun loh!

Kesuksesannya dalam pendidikan tidak datang dengan mudah. Wanita yang akrab disapa Nanza ini pun pernah mengalami cara belajar yang salah seperti begadang dan membaca buku tanpa dipahami. Menurut alodokter, efek begadang pada otakmu adalah kamu menjadi sering lupa dan terjadi penurunan fungsi otak. Wah, ternyata bahaya juga ya efek begadang itu. Oleh karena itu, ia akhirnya merumuskan tahapan-tahapan belajar anti-mainstream yang bagus untuk kamu coba. Yuk, perhatikan langkahnya berikut ini!

Baca juga: Teknik Feynman: Metode Belajar dengan Mengajar

Cara Belajar Anti-Mainstream

Ada 5 to-do list yang harus kamu lakukan untuk bisa belajar anti-mainstream ala Ananza Prili. Kamu bisa mencobanya perlahan-lahan, kok. Jadi, gak harus langsung bisa semuanya. Penasaran? Nih, MinCheck kasih penjelasannya satu-satu ya!

1. Perbaiki Strategi Mengingat Pelajaranmu

Mindmap, strategi mengingat untuk kamu yang ingin belajar anti-mainstream
Mindmap, strategi mengingat untuk kamu yang ingin belajar anti-mainstream (Foto oleh Pixabay/ Pexels)

Selama kamu belajar, bagaimana cara kamu menghafal? Kalau kamu merasa kesulitan untuk mengingat pelajaran, itu berarti kamu harus perbaiki strateginya. Bagaimana caranya? Berikut ini adalah langkah-langkahnya.

  • Rehearsal: Mengulang-ngulang kalimat yang ingin kamu hafal.
  • Kaitkan materi dengan kejadian yang familiar atau unik.
  • Mencatat dengan kalimat sendiri.
  • Hindari gangguan dari luar: media sosial dan menonton TV atau online streaming.
  • Menggunakan mindmap.
  • Beri kata kunci khusus ketika menghafal.

Selain itu, dilansir dari Gramedia manfaat yang akan kamu rasakan dengan menggunakan strategi mindmaping adalah tingkat ketelitianmu dalam menyusun informasi akan meningkat, pemahamanmu tentang materi yang dipelajari menjadi lebih baik, menghemat waktu belajar, dan tentunya kreativitas serta produktivitasmu pun bertambah. Wah, mantap banget ya manfaatnya!

2. Pilih Waktu Belajar yang Tepat

Tentukan waktu belajar yang tepat untukmu
Tentukan waktu belajar yang tepat untukmu (Foto oleh Monstera/ Pexels)

Setiap orang memiliki waktu belajar yang berbeda-beda. Ada yang merasa lebih mudah belajar saat pagi, siang, atau sore hari. Namun, ternyata pada jam-jam tertentu otak manusia memang tidak cocok untuk belajar loh! Dikutip dari akupintar, rekomendasi waktu yang baik untuk belajar adalah seperti di bawah ini.

  • Pagi: jam 6 pagi hingga jam 9.
  • Siang: pukul 9 hingga 2.
  • Sore: jam 3 hingga 6 petang.

Kemudian, saat malam hari istirahatlah dengan cukup. Jangan melakukan aktivitas apapun saat waktunya istirahat. Jadi, otakmu bisa mencerna apa yang sudah dipelajari kemarin dan kamu pun akan merasa segar.

3. Atur Jadwal Belajarmu

Kunci belajar anti-mainstream adalah mampu mengatur jadwal belajar
Kunci belajar anti-mainstream adalah mampu mengatur jadwal belajar (Foto oleh Julia M Cameron/ Pexels)

Apakah kamu merasa konsentrasimu mudah naik dan turun? Jika iya, maka kamu harus mencoba untuk mengatur jadwal belajarmu. Contohnya Ananza Prili menyarankan untuk belajar selama 45 menit, lalu istirahat 15 menit. Namun, kamu tidak harus sama persis seperti ini. Kamu bisa menggunakan cara lain seperti teknik Pomodoro. Menurut Ruang Guru, teknik Pomodoro adalah cara untuk mengatur jadwal belajarmu agar tetap fokus. Caranya hampir sama dengan Ananza Prili, hanya saja batasan waktunya lebih singkat yaitu 25 menit untuk belajar dan 5 menit istirahat.

Kemudian, pembagian waktu ini terdiri dari empat babak. Pada tiga babak pertama, kamu harus fokus belajar selama 25 menit dan boleh beristirahat selama 5 menit saja. Setelah itu, pada bagian keempat kamu wajib menyelesaikan pelajaranmu dalam waktu 25 menit. Namun, saat waktu isitrahat tiba kamu bisa mengambil waktu 30 menit. Nah, untuk mendapat hasil yang maksimal, kamu harus disiplin dalam menerapkan pembatasan waktu ini ya!

Baca juga: Pomodoro: Mengapa Efektif dan Bagaimana Melakukannya

4. Self-Regulation Untuk Mengontrol Belajar

Jangan lupa lakukan self-regulation!
Jangan lupa lakukan self-regulation! (Foto oleh Karolina Grabowska/ Pexels)

Dikutip dari Skata, self-regulation adalah kemampuan seseorang untuk melakukan kontrol terhadap dirinya. Dalam hal belajar, kamu juga harus mengontrolnya agar terarah. Caranya adalah dengan membuat rencana, monitoring, dan evaluasi. Tiga komponen ini menurut Ananza dapat membantu mengatur proses belajarmu. Bagaimana caranya?

Jadi, ketika kamu membuat rencana belajar, kamu harus menentukan strategi dan durasi belajar yang akan kamu lakukan. Kemudian, lakukan monitoring dari perkembangan belajarmu. Kamu bisa tulis apa saja yang telah berhasil kamu capai dan belum tercapai pada hari itu. Terakhir, setelah melakukan monitoring kamu bisa mengevaluasi diri dari hasil belajarmu tersebut. Jika terjadi penurunan, maka kamu harus segera mengganti strategi belajarmu.

5. Persiapan Belajar Anti-Mainstream

Persiapkan dirimu untuk belajar anti-mainstream
Persiapkan dirimu untuk belajar anti-mainstream (Foto oleh RF Studio/ Pexels)

Segala sesuatu harus dipersiapkan dengan matang, sehingga hasil yang kamu inginkan bisa tercapai. Untuk persiapan belajar anti-mainstream sendiri, kamu harus menyiapkan faktor dalam dan luar. Contoh bagian dalam tersebut yaitu niat, energi, kesadaran, dan kemauan. Sedangkan, bagian luarnya adalah bahan dan jadwal belajar.

Dilansir dari Studi Ilmu, cara untuk meningkatkan niat dan energi untuk belajar adalah dengan bergabung ke kelompok belajar. Kamu bisa lebih termotivasi untuk terus menggali ilmu karena ada dorongan dari teman-teman. Selain itu, perihal bahan belajar kamu bisa mencari sumber latihan tambahan dari internet atau aplikasi khusus untuk pelajar. Jadi, wawasanmu pun bertambah.

Demikian lima cara belajar anti-mainstream ala Ananza Prili. Tips ini patut kamu coba agar hasil belajarmu kian meningkat. Kamu juga bisa ajak teman-teman untuk menerapkan langkah ini bersama. Jadi, kamu bisa memiliki lingkungan yang mendukung untuk belajar menjadi lebih baik.

Apabila kamu ingin membagikan to-do list dari Ananza Prili ini, kamu bisa mendapatkannya di aplikasi DoCheck! Di sini kamu tidak hanya mengetahui cara belajar anti-mainstream, tapi kamu akan mendapat tips-tips lain seputar pendidikan, produktivitas, dan pengembangan diri para influencer lainnya. Keren banget, ‘kan? Yuk, download sekarang aplikasi DoCheck GRATIS di App Store dan Play Store!


Scroll to Top