Yuk, buat career plan asik dan mudah!

Cara Asik dan Praktis Buat Career Plan, Yuk Dicoba!


Pernahkah kamu bermain catur atau permainan strategi lainnya? Kalau belum, tidak masalah kok. Hanya saja melalui permainan ini kamu bisa mengetahui bahwa perencanaan sebelum melangkah itu sangat penting. Jika tidak ada strategi, kamu bisa kalah dalam permainan. Begitu juga dengan kehidupan nyata, kamu harus menyiapkan tujuan dan rencana yang jelas agar tidak salah melangkah. Salah satu contohnya adalah membuat career plan.

Meskipun kamu sekarang masih kuliah atau baru saja lulus, kamu harus mempunyai perencanaan karier yang tepat. Jadi, ketika waktunya tiba kamu sudah siap. Menurut Skillset, career plan adalah alat yang sangat bermanfaat untuk membantumu menentukan tujuan karier di masa depan dan mempersiapkanmu untuk menghadapi kondisi dunia kerja yang dinamis. Oleh karena itu, yuk ketahui bersama cara asik dan praktis membuat perencanaan karier di sini!

Tahapan Membuat Career Plan

Dilansir dari Glints, manfaat dari memiliki perencanaan karier adalah pertama membuatmu menjadi terarah ketika melamar pekerjaan. Karena kamu sudah mengetahui kelebihan dan profesi yang sesuai dengan bakatmu serta perusahaan yang kamu tuju. Kedua, jenjang karier jadi semakin jelas dengan bantuan timeline pada career plan. Ketiga adalah kamu sudah memiliki rencana cadangan jika suatu hal yang tidak diinginkan terjadi di tempat kerja. Sebab dunia kerja itu selalu berubah-ubah. Gimana? Banyak banget ya manfaatnya! Kalau kamu penasaran cara membuat strategi karier yang tepat, yuk perhatikan langkah-langkahnya di bawah ini!

1. Lakukan Evaluasi Diri

Lakukan evaluasi diri untuk membuat career plan yang tepat!
Lakukan evaluasi diri untuk membuat career plan yang tepat! (Foto oleh Andrea Piacquadio/ Pexels)

Sudahkah kamu mengenal dirimu dengan baik? Seperti mengetahui minat, bakat, tingkah laku, dan gaya berpikir. Jika kamu masih bingung dengan hal tersebut, yuk lakukan evaluasi diri! Menurut Top Karir, melakukan evaluasi diri dapat memicu untuk menggali lebih dalam tentang dirimu. Misalnya hal yang ingin kamu dapatkan ketika bekerja, kelebihan, dan kelemahanmu. Dengan begitu, kamu bisa memperkirakan profesi dan budaya kerja seperti apa yang cocok denganmu.

2. Tulislah Daftar Skill yang Kamu Miliki

Buatlah daftar skill-mu untuk memudahkan memilih karier
Buatlah daftar skill-mu untuk memudahkan memilih karier (Foto oleh Ivan Samkov/ Pexels)

Setelah berhasil memahami diri sendiri, buatlah daftar skill yang kamu kuasai. Menurut Reed, fungsi dari aktivitas ini adalah kamu dapat menilai apakah kemampuanmu saat ini cukup untuk pilihan karier yang kamu pilih? Jika kamu merasa masih kurang, kamu bisa mengambil pelatihan untuk menambah keterampilan. Sebaliknya, apabila kamu puas dengan skill yang kamu miliki dan sudah memenuhi kriteria dari profesi yang kamu minati, itu berarti jalan yang kamu pilih sudah benar.

3. Riset Profesi yang Relevan dengan Skill

Sebelum melamar, riset dulu pilihan profesi yang sesuai dengan bakat
Sebelum melamar, riset dulu pilihan profesi yang sesuai dengan bakat (Foto oleh Caio/ Pexels)

Langkah selanjutnya adalah melakukan eksplorasi profesi yang sesuai dengan kemampuanmu. Karena satu kemampuan bisa saja digunakan untuk berbagai posisi kerja. Dikutip dari Glints, jika skill yang kamu miliki adalah desain, maka pilihan karier yang bisa kamu coba yaitu desainer grafis dan ilustrator. Kemudian, untuk yang suka menulis kamu bisa melamar posisi sebagai copywriter atau content writer.

4. Buat Daftar Kegiatan yang Harus Dilakukan

Yuk, buat to-do list yang harus kamu lakukan untuk mewujudkan career plan!
Yuk, buat to-do list yang harus kamu lakukan untuk mewujudkan career plan! (Foto oleh Suzy Hazelwood/ Pexels)

Kamu sudah mengetahui profesi yang ingin kamu lamar dan kriteria untuk mendapat pekerjaan impianmu. Sekarang saatnya kamu membuat daftar kegiatan untuk mencapai tujuan tersebut. Karena sebuah mimpi tidak akan bisa terwujud tanpa melakukan aksi nyata. Indeed menyatakan bahwa kamu harus menyusun to-do list yang akan kamu kerjakan dengan spesifik dan ada tenggat waktunya. Jadi, kamu bisa mengukur perkembangan yang telah kamu capai dari hari ke hari.

Nah, cukup mudah bukan membuat career plan-nya? Jika kamu ingin tahu cara asik dan cepat menerapkan langkah-langkah di atas, sini MinCheck kasih tahu caranya di bawah ini!

Baca juga: Catat! 5 Cara Membuat CV Menarik Untuk Fresh Graduate

Guide Membuat To-do List di DoCheck!

Saat ini, melakukan sesuatu terasa sangat mudah dan cepat karena ada bantuan teknologi. Salah satu contohnya adalah ketika membuat career plan. Kamu tidak perlu membeli buku catatan untuk membuat daftar kegiatan yang akan kamu lakukan untuk mewujudkan career plan-mu. Karena sekarang sudah ada DoCheck yang siap membantumu menjalankan rencana karier impian. Penasaran bagaimana caranya? Yuk, simak langkah-langkahnya berikut ini!

1. Tentukan Goal Career Plan-mu

Klik lingkaran hitam untuk menambahkan goal
Klik lingkaran hitam untuk menambahkan goal
Tambahkan judul dan deskripsi goal-mu
Tambahkan judul dan deskripsi goal-mu!

Setelah kamu membuat akun di DoCheck, kamu bisa menambahkan to-do list dengan klik lingkaran hitam di bawah. Selanjutnya, kamu bisa menambahkan judul dan keterangan tentang daftar kegiatan yang akan kamu buat. Misalnya adalah kamu ingin menjadi web content writer, maka di bagian judul kamu bisa tulis “web content writer”, lalu pada kolom deskripsi tambahkan keterangan seperti “to-do list menjadi web content writer.” Selain itu, kamu juga bisa menambahkan teman atau keluargamu dalam to-do list di menu “Peserta Grup”.

2. Tulislah Aktivitas yang Ingin Kamu Lakukan

Tambahkan task untuk career plan
Tambahkan task untuk career plan-mu!
Contoh to-do list sebagai web content writer
Contoh to-do list sebagai web content writer

Setelah menuliskan judul dan deskripsi goal, kamu bisa tambahkan aktivitas yang akan kamu lakukan dengan cara klik “Tambahkan Task” di bawah. Kemudian, pada kolom yang diberikan kamu bisa tulis apa saja yang ingin kamu lakukan. Contohnya “belajar tentang SEO”, kamu bisa tambahkan tenggat waktu, pengingat, dan link rekomendasi bacaan pada task-mu. Jadi, kamu tidak perlu repot mencari-cari lagi di Google. Praktis banget ‘kan?

3. “Pin” Goal Agar Tidak Terlupa!

Career plan sudah selesai. Jangan lupa untuk di-pin!
Career plan sudah selesai. Jangan lupa untuk di-pin!

Akhirnya, career plan sudah selesai! Jika kamu sudah menyelesaikan salah satu dari task yang ada, kamu bisa klik kotak task tersebut untuk menandainya. Selain itu, kamu juga bisa pin goal-mu agar tidak terlupa. Caranya adalah dengan klik titik tiga di bagian atas sebelah kanan.

Demikian cara membuat career plan yang asik dan praktis dengan DoCheck. Gampang banget, bukan? Jadi, sekarang tidak ada alasan lagi untuk menunda membuat perencanaan karier. Yuk, download aplikasinya di Play Store dan App Store!


Scroll to Top