Bingung Ingin Menjadi Freelancer?

Ingin Menjadi Freelancer Tapi Bingung? Ikuti 7 Cara Ini!


Kalau kamu tertarik untuk kerja dengan bebas dan fleksibel kapan saja serta di mana saja, menjadi freelancer adalah pilihan untukmu. Lagi bingung ingin kerja apa, sedang jenuh dengan kerjaan yang sekarang, atau membutuhkan tambahan cuan? Freelance adalah jawaban untukmu. Kamu bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari bekerja sebagai freelancer. Freelancer tidak terbatas oleh usia dan kerjaan, kamu yang mahasiswa, ibu rumah tangga, pegawai kantoran, semua bisa coba nge-freelance.

Nah, pertanyaan lain muncul, bagaimana cara memulai menjadi freelancer? Artikel ini punya jawabannya lho. Sebelum itu, kamu perlu tahu dulu definisi dari freelancer.

Apa Itu Freelancer?

Freelancer atau pekerja lepas adalah individu yang mencari nafkah secara independen tidak terikat dengan perusahaan melainkan per tugas atau per kerjaan yang diberikan. Kalau kamu menjadi freelancer, kamu bisa bekerja dari mana saja dan kapan saja. Segalanya kamu mengatur sendiri meskipun perlu koordinasi juga dengan klien. Seorang freelancer, latar belakangnya berbeda-beda. Ada yang sambil kuliah, full menjadi freelance, atau menjadikan freelance sebagai sampingan alias masih ada full-time job.

Saat ini banyak sekali pekerjaan yang bisa diambil sebagai freelancer. Contohnya, dalam bidang kreatif ada copywriting, content writing, desain grafis, proofreading, penerjemahan, fotografi, dan lainnya. Ada juga di bidang IT seperti, web developer, android developer, dan sebagainya. Kamu bisa memilih pekerjaan tersebut sesuai keahlianmu dan minatmu. Untuk membuktikan keahlianmu, kamu perlu memiliki portfolio sebagai freelancer. Kamu bisa mencari kerjaan freelance di platform seperti Fiverr, UpWork, Sribu, dan Projects.co.id.

Langkah-Langkah Menjadi Freelancer Pemula

Langkah-langkah menjadi freelancer
Photo by Daniel Thomas on Unsplash

Menjadi freelancer memang bisa bebas dan fleksibel, tetapi bukan berarti tidak ada langkah-langkah yang perlu dicermati. Jika dilihat lagi, mencari proyek freelance juga tidak semudah mendapatkan tugas dari atasan di kantor. Semua serba kamu sendiri yang bergerak, dari mulai promosi diri sampai mencari proyeknya. Nah, sebagai pemula, kamu mungkin bingung apa saja yang perlu disiapkan. UpWork dan Indeed memberikan 7 langkah-langkah yang bisa kamu ikuti untuk menjadi freelancer:

Tentukan Bidang

Hal yang pertama banget kamu perlu lakukan adalah tentukan bidang yang ingin digeluti sebagai freelancer. Kamu bisa mengidentifikasi bidangmu berdasarkan skills yang dimiliki. Selain itu, lihat juga kebutuhan klien yang ada di platform portal pekerjaan untuk freelance. Enaknya menjadi freelancer adalah kamu bisa mengubah skills-mu menjadi jasa.

Temukan Target

Kalau sudah ada bidang yang ingin digeluti, kamu bisa mulai menentukan target atau klien apa Promosikan jasamu melalui portal lowongan pekerjaan, media sosial, antarteman, dan bentuk networking lainnya. Ketika baru memulai sebagai freelancer, tidak mudah menemukan dan ditemukan oleh klien, jadi wajar jika kamu yang aktif mencari target klien.

Tetapkan Harga

Bidang sudah, target pun sudah, saatnya menentukan harga dari jasa freelance-mu. Menetapkan harga dapat dilihat dari jasa serupa yang ditawarkan orang lain. Kamu bisa riset soal harga yang sedang ada di pasaran dan tentukan harga yang bisa kamu pakai. Selain itu, bisa juga dari aspek lain seperti pengalaman, jenis industri, durasi pengerjaan, dan kompleksitas pekerjaan.

Buat Portfolio

Bersamaan dengan persiapan bidang, target, dan harga, kamu juga perlu membuat portfolio sebagai bukti keahlianmu dan menunjukkan hasil pekerjaanmu sebelumnya. Jadi, nggak cuma ditulis kamu memiliki pengalaman A, B, C, dan D, tetapi ditunjukkan melalui hasil kerja di portfolio. Jangan lupa, kamu perlu minta izin juga untuk menjadikan hasil kerjamu untuk dicantumkan di portfolio. Untuk membuat portfolio dengan mudah, kamu bisa menggunakan situs berikut:

  1. Behance
  2. Journo Portfolio
  3. Dribbble
  4. Clippings.me
  5. Adobe Portfolio
  6. WordPress
  7. Wix
  8. Cargo

Cari Proyek atau Pekerjaan

Setelah semuanya siap, kamu bisa mulai mencari proyek atau pekerjaan yang diinginkan. Caranya bisa melalui portal lowongan pekerjaan untuk freelancer atau juga portal lowongan kerja yang memiliki lowongan untuk freelancer. Contoh portal khusus menjadi proyek freelance ada di Fiverr, UpWork, Sribu, Sribulancer, dan Projects.co.id. Sedangkan portal lowongan kerja bisa dicari seperti di LinkedIn, Glints, Jobstreet, Kalibrr, dan lainnya.

Memperluas Jaringan

Tidak berhenti di mencari proyek atau mendaftarkan diri di platform lowongan pekerjaan, kamu perlu memperluas jaringan. Nah, kamu bisa memulainya dengan berkomunikasi dengan orang-orang sekitar yang sekiranya membutuhkan jasamu atau minta tolong untuk dipromosikan. Selain itu, klienmu juga bisa menjadi wadah untuk memperluas jaringan. Jadi, usahakan jangan putus kontak dengan klienmu yang sebelumnya.

Tingkatkan Skills

Persaingan di zaman sekarang semakin ketat, jika tidak ada inisiatif untuk upgrade diri, akan sulit untuk bertahan. Penting sekali untuk meningkatkan, mengasah, dan menambah skills yang dimiliki. Kamu bisa ikut courses atau bootcamp untuk menambah skills. Dengan mengikutinya, itu akan menjadi investasi jangka panjang sebagai bukti kalau kamu memiliki ilmu yang mumpuni di bidang yang kamu tekuni.

Menjadi freelancer bisa menjadi pilihan untuk kamu yang ingin mencari cuan tambahan ataupun bekerja secara independen dan bebas. Semoga kamu nggak bingung lagi untuk memulai freelance dengan langkah-langkah di atas.

Butuh to-do list atau Goal untuk persiapan memulai freelance? Cek di aplikasi DoCheck ya karena kamu bisa copy template yang udah ada secara langsung! Jadi nggak perlu capek-capek buat lagi deh. Yuk, download aplikasinya di Google Play Store atau App Store, gratis!


Scroll to Top