junk journaling

Apa Itu Junk Journaling dan Cara Membuatnya


Tidak ada arti khusus mengenai apa itu junk journaling karena masih masuk ke dalam tipe journaling yang biasanya kita dengar.

Secara sederhana junk journaling adalah kumpulan sampah berupa kertas, baik itu kertas bekas tiket berkunjung ke museum, tiket konser yang kamu kumpulkan menjadi jurnal. Banyak alasan orang mengumpulkan kertas-kertas tersebut, salah satunya adalah untuk menyimpan kenangan.

Pastinya junk journaling dapat menjadi beragam tergantung pada tangan siapa yang membuatnya. Pada umumnya junk journaling terbuat dari campuran bahan yang ditemukan dan didaur ulang. Maka tak heran apabila namanya junk journal karena merupakan gabungan dari semua “sampah kehidupan”

Kegiatan ini sebenarnya dapat dijadikan upaya untuk meminimalisir sampah yang kamu buang, alih-alih untuk membuangnya kamu bisa membuat junk journaling dari kertas atau koran bekas.

Masih penasaran tentang junk journaling dan bagaimana cara membuatnya? Yuk Simak artikel ini!

5 Alasan Kenapa Kamu Harus Punya Junk Journaling

Karena junk journaling merupakan gabungan dari segala macam hal, tentu saja setiap orang memakai jurnal mereka secara berbeda dan menikmati proses unik mereka sendiri dalam membuatnya.

Jika kamu penasaran dengan beberapa ide tentang cara menggunakan junk journaling, berikut beberapa rekomendasi yang bisa kamu ambil :

1. Menjadi Jurnal Sehari-hari

Untuk membuat jurnal sehari-hari kamu tidak perlu bingung, lakukan saja sesukamu dan apa adanya. Misalnya kamu bisa menempelkan sticker dari barang belanjaan untuk junk jurnaling yang sedang kamu buat. Kamu juga bisa mengumpulkan sesuatu yang tidak terpakai sehari-hari.

Junk journal jenis ini adalah cara yang bagus untuk mengingat berbagai hal dari kehidupan. Kemudian ini juga menjadi cara untuk mendokumentasikan dan mengingat semua momen kecil yang membuat hidup menjadi besar.

Selain itu, jurnal ini juga dapat menjadi lembar memo harian bagi banyak orang, kamu juga bisa menyelipkan hal-hal seperti jurnal tertulis, catatan, atau daftar tugas.

2. Disiplin untuk Memilih Mana yang Harus Dibuang

Sampah rumah tangga yang berasal dari kertas banyak sekali, contohnya adalah kalender. Mungkin kamu pernah menemukan tumpukan kalender atau koran di rumah yang enggan dibuang dan diamkan begitu saja.

Cara untuk memanfaatkan koran dan kalendar bekas adalah dengan membuat junk journal. Apabila kamu adalah seseorang yang kreatif potongan juran dari sisaan kertas tersebut, bisa kamu tambahkan stiker agar lebih cantik dan enak dipandang.

3. Dapat Menjadi Buku Kenangan

Buku kenangan adalah buku yang menampilkan kehidupan dan kenangan seseorang. Ini adalah cara terbaik untuk memakai dan menampilkan kertas pribadi yang bersifat sementara. Kamu dapat menempelkan kartu ulang tahun, kartu hari jadi, potongan tiket dan yang lainnya untuk junk journaling.

Lembaran kertas yang kamu buang hari ini memang nampak tidak berarti. Tapi ketika kamu berhasil mengumpulkannya, suatu saat kertas-kertas tersebut akan menjadi memori berharga untuk diceritakan.

4. Bisa Dijadikan Hadiah untuk Orang Terdekat

Junk journal bisa menjadi hadiah yang sangat personal dan kreatif untuk diberikan kepada seseorang, terutama untuk momen-momen sentimental seperti liburan, wisuda, pernikahan.

Tapi pastikan orang tersebut adalah orang terdekat dan dapat kamu percaya ya.

5. Sebagai Buku Tema

Alasan lain kenapa kamu harus mempunyai junk journal adalah karena lembaran tersebut bisa dijadikan tema.

Misalnya kamu membuat junk journal dari koran yang khusus tentang makanan. Maka jurnal tersebut bisa kamu jadikan panduan untuk memasak.

Kmau juga bisa membuat jurnal yang memuat tentang info wisata, sewaktu-waktu kamu dapat membuka jurnal tersebut untu mencari tempat wisata.

Cara Membuat Junk Journal

Berikut akan dibahas langkah-langkah dasar yang perlu kamu lakukan untuk membuat junk journal :

1. Pilih Subjek/Tujuan

Kamu boleh saja tidak memiliki tujuan untuk apa jurnal tersebut. Namun, untuk memudahkan memulai proses pembuatan sebaiknya kamu membuat tujuan tersebut. Hal itu akan membuat kamu lebih fokus.

Contohnya jika kamu fokus memilih tema seperti “tanaman”, kamu dapat dengan mudah menggabungkan segala sesuatu yang berhubungan dengan bunga tanaman.

2. Pilih Metode Penjilidan Buku

Ada berbagai metode penjilidan buku yang bagus untuk membuat junk journaling. Salah satunya penjilidan buku yang dijahit. Dengan penjilidan yang dijahit, kamu akan menjahit kertas ke sampul jurnal.

3. Kumpulkan Persediaan, Alat & Bahan

Usahakan untuk tidak membeli kebutuhan untuk membuat junk journaling. Kamu bisa memperolehnya dari semua barang bekas atau sampah yang ada.

4. Mempersiapkan Jenis Buku

Hal ini bergantung pada teknik penjilidan yang kamu pilih. Bisa jadi jenisnya adalah kertas yang perlu menyiapkan sampul dan memotong kertas dasarnya agar lebih nyaman digunakan. Atau, apabila kamu menggunakan cincin pengikat, kamu harus membuat lubang pada kertas.

5. Isi Jurnal

Bagian ini pasti akan menyenangkan, disini kamu akan mulai mengisi halaman dengan berbagai macam benda yang sudah kamu kumpulkan.

Beberapa orang suka menjaga halaman mereka tetap teratur, sebagian juga lebih suka pada halaman yang tidak teratur. Semuanya bergantung pada pilihan kamu.

Kamu bisa berkreasi se-kreatif mungkin saat mengisi jurnal tersebut.

Penutup

Bagaimana sudah tertarik untuk memulai junk journal belum? Membuat junk journal bisa menjadi aktifitas yang menyenangkan untuk mengisi waktu luang kamu lho. Kabar baiknya memori-memori yang kamu kumpulkan di junk journal bisa dijadikan hadiah untuk orang kesayanganmu.

Kamu bisa membuat rutinitas menulis junk journaling ini di sela-sela kegiatan harianmu loh, dengan menulis to-do list di aplikasi DoCheck. Gratis download via appstore dan playstore. Selamat membuat junk journal docheckers!


Terbaru

Kategori

Scroll to Top