Keuntungan menjadi freelancer

5 Keuntungan Menjadi Freelancer, Mau coba?


Cari kerja sekarang memang tidak mudah. Untuk satu profesi saja, kamu harus bersaing dengan banyak orang. Lantas, bagaimana caranya supaya bisa berpenghasilan? Kamu bisa mencoba menjadi freelancer atau pekerja lepas. Menurut Ruang Freelance, pekerja lepas adalah seseorang yang bekerja pada perusahaan tanpa perjanjian jangka panjang atau ikatan kerja yang ketat. Terlebih lagi, pekerjaan ini bisa menjadi awal yang baik untukmu yang baru lulus kuliah. Wah, menarik banget ya! Selain dua hal ini, masih ada keuntungan lainnya jika kamu mencoba menjadi freelancer. Ingin tahu seperti apa? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Waktu Kerja Fleksibel Menjadi Keuntungan Freelancer

Sebagai freelancer, kamu bisa bekerja kapan pun dan di mana pun
Sebagai freelancer, kamu bisa bekerja kapan pun dan di mana pun (Foto oleh Fauxels/ Pexels)

Pada umumnya, orang-orang yang bekerja di kantor mulai beraktivitas dari jam 9 pagi hingga 5 sore. Namun, jam kerja tersebut tidak berlaku untuk pekerja lepas. Dilansir dari Top Karir, keuntungan terbesar freelancer adalah dapat menentukan jam kerjanya sendiri. Jadi, tidak kaku seperti pekerja lainnya. Meskipun demikian, kamu harus bisa mengontrol diri dan memiliki komitmen tinggi untuk menyelesaikan tugas.

Pekerjaan Tidak Monoton

Kerja menjadi freelancer bisa mengambil tugas yang berbeda-beda
Kerja menjadi freelancer bisa mengambil tugas yang berbeda-beda (Foto oleh Cottonbro/ Pexels)

Keuntungan lainnya menjadi freelancer adalah kamu bisa menentukan proyek yang ingin kamu lakukan. Dengan kata lain, tugas yang kamu kerjakan tidak monoton itu-itu saja. Dikutip dari Skill Academy, jika kamu rajin mengambil pekerjaan yang berbeda-beda, skill yang kamu miliki bisa terasah dengan matang. Jadi, kamu akan siap untuk menghadapi dunia kerja di luar freelance.

Bebas Menentukan Bayaran

Keuntungan menjadi freelancer adalah bebas menentukan bayaran
Keuntungan menjadi freelancer adalah bebas menentukan bayaran (Foto oleh Cottonbro/ Pexels)

Menurut Chron, salah satu penyebab ketidakpuasan seorang karyawan adalah gaji yang diterima tidak sesuai dengan beban kerjanya. Namun, kamu tidak perlu khawatir. Karena sebagai freelancer, kamu bisa menentukan bayaran untuk setiap proyek yang kamu terima. Jadi, kamu bisa memperhitungkan antara pengeluaran, beban kerja, dan tenaga yang kamu keluarkan untuk menyelesaikan tugas dengan hasil maksimal.

Memperkaya Portofolio, Keuntungan Terbesar Freelancer!

Portofolio seorang freelancer lebih beragam daripada pekerja lainnya
Portofolio seorang freelancer lebih beragam daripada pekerja lainnya (Foto oleh Canva Studio/ Pexels)

Keuntungan freelancer yang tidak dimiliki oleh pegawai tetap adalah kamu dapat memperkaya portofolio. Kok bisa? Karena berdasarkan Ruang Freelance, seorang pekerja lepas bisa mengambil beberapa pekerjaan dari berbagai perusahaan. Oleh karena itu, portofoliomu akan lebih kaya daripada orang yang hanya mengerjakan satu pekerjaan sepanjang kariernya.

Memiliki Koneksi Luas, Keuntungan Tambahan Menjadi Freelancer

Memiliki koneksi yang luas merupakan keuntungan berharga sebagai freelancer
Memiliki koneksi yang luas merupakan keuntungan berharga sebagai freelancer (Foto oleh Andrea Piacquadio/ Pexels)

Tahukah kamu bahwa memiliki banyak koneksi sangatlah bermanfaat untuk perkembangan kariermu. Dilansir dari Indeed, beberapa manfaatnya adalah kamu bisa menemukan inspirasi baru, peluang untuk dikenal banyak orang semakin besar, dan tentunya kesempatan kerja semakin berlimpah. Oleh karena itu, jika kamu ingin menambah koneksi profesional, cobalah untuk menjadi freelancer!

Itu dia lima keuntungan menjadi freelancer. Apakah kamu tertarik untuk mengembangkan diri melalui jalur ini? Jika iya, kamu bisa coba buat to-do list manajemen proyek freelance seperti MinCheck berikut ini!

To-do List Freelance Web Artikel

Bekerja sebagai freelancer sangat diminati oleh banyak orang. Karena tidak memandang usia dan semua orang dengan berbagai keahlian bisa melakukannya. Apakah kamu adalah salah satunya? Yuk, simak to-do list manajemen proyek freelance web artikel ala MinCheck di bawah ini!

1. Tentukan Goal Freelance-mu!

Klik lingkaran hitam untuk menambahkan goals
Klik lingkaran hitam untuk menambahkan goals

Bidang pekerjaan freelance yang kamu ambil harus dibuat spesifik. Jadi, kamu tidak akan lupa atau tercampur dengan pekerjaan lainnya. Contohnya seperti gambar di atas yang menuliskan dengan detail nama proyek dan keterangannya. Bagaimana cara menuliskannya ke dalam to-do list? Pertama, klik lingkaran hitam di bawah untuk menambah goal, lalu isi kolom judul dan deskripsi.

2. Tambahkan Task Untuk Mencapai Goals

Klik "Tambahkan Task" untuk menambah tugas pada goals-mu!
Klik “Tambahkan Task” untuk menambah tugas pada goals-mu!
Tuliskan semua poin-poin penting di task
Tuliskan semua poin-poin penting di task

Setelah menuliskan bidang freelance yang kamu kerjakan, saatnya menambahkan poin-poin tugas tersebut. Caranya gampang banget! Kamu tinggal klik “Tambahkan Task”, lalu tulis judul tugas, tenggat waktu, dan keterangannya.

3. Pin Goals Agar Tidak Lupa!

Klik titik tiga di bagian atas kanan untuk pin goals, ya!
Klik titik tiga di bagian atas kanan untuk pin goals, ya!

Akhirnya, to-do list proyek freelance web artikel berhasil dibuat! Jika kamu sudah selesai dengan salah satu task, kamu bisa klik task tersebut untuk menandainya. Kemudian, agar kamu tidak lupa dengan to-do list-mu, kamu bisa pin goals dengan cara klik titik tiga di atas sebelah kanan. Mudah banget, bukan?

Itu dia cara manajemen proyek freelance web artikel dari MinCheck. Dengan kemudahan teknologi, kamu bisa mengatur pekerjaanmu dengan gampang. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, download aplikasi DoCheck di Play Store dan App Store untuk memulai karier sebagai freelancer!

Baca juga: 6 Langkah Jitu untuk Persiapkan Kariermu


Scroll to Top