Mitos Produktivitas DoCheck

Mitos Produktivitas di Tempat Kerja yang Perlu Kamu Tahu


Menjadi produktif di tempat kerja adalah hal yang baik, tetapi ada mitos produktivitas yang perlu diluruskan agar kamu tidak terjerumus. Sebagai pekerja, kamu mungkin ingin memberikan kinerja yang baik dengan cara melakukan kiat-kiat meningkatkan produktivitas. Keinginan semacam itu perlu dipastikan lagi agar produktivitas yang dilakukan sesuai dengan yang seharusnya.

Kesesatan produktivitas justru bisa menjadi bumerang untuk kamu. Pekerjaan bisa saja jadi kurang maksimal dan akan berdampak ke dalam kehidupanmu. Selain itu, sebelum melakukan banyak cara untuk produktif, ada baiknya kamu ketahui dulu kenapa penting untuk produktif di tempat kerja.

Pentingnya Produktif di Tempat Kerja

Perusahaan biasanya memiliki visi, misi, dan tujuan tertentu dalam menjalankan bisnisnya. Kelancaran upaya untuk mencapai tujuan tidak terlepas dari cara kerja pegawai yang bernaung di sana. Pegawai memiliki peran penting untuk keberlangsungan dan perkembangan perusahaan sehingga produktivitas di tempat kerja dibutuhkan.

Dilansir dari High Speed Training dan Andy Core, berikut adalah alasan-alasan pentingnya produktivitas di tempat kerja:

  1. Untuk mencapai efektivitas melakukan pekerjaan, terutama ketika bekerja sebagai tim.
  2. Berdampak baik untuk konsumen karena kinerja pegawai hasilnya memuaskan.
  3. Mengurangi biaya dalam bisnis karena ketepatan waktu yang dicapai oleh pegawai ketika bekerja.
  4. Kualitas dan kuantitas pekerjaan akan meningkat.
  5. Menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik.
  6. Meningkatkan kesejahteraan pegawai.

4 Mitos Produktivitas yang Perlu Kamu Hindari

Mitos Produktivitas di Tempat Kerja
Photo by Mario Gogh on Unsplash

Kiat-kiat produktif di tempat kerja bertebaran di mana-mana. Orang-orang berlomba untuk mengubah diri menjadi lebih produktif. Namun, kamu perlu tahu beberapa mitos produktivitas agar tidak berlama-lama dalam kesesatan. Dengan mengetahui mitos-mitos produktivitas, kamu bisa menghindarinya dan membuat kinerjamu lebih baik lagi.

Merangkum dari Qneksi dan Insightful, berikut ini 4 mitos produktivitas yang bisa kamu waspadai.

1. Bekerja Setiap Saat, Setiap Waktu, Tanpa Istirahat

Obsesi untuk melakukan hal-hal produktif sepanjang waktu membuat orang berpikir bahwa istirahat dapat merusak pola produktivitas. Mungkin kamu pernah memaksakan diri untuk terus bekerja sampai lupa waktu makan dan istirahat. Hal tersebut perlu dihindari, ya! Ingatlah bekerja berlebihan tanpa istirahat memengaruhi kesehatan mental dan fisikmu. Kalau kamu terus-terusan bekerja dan jatuh sakit, produktivitasmu akan terganggu.

Mitos ini menunjukkan bahwa produktivitas bukan berarti kamu harus melakukannya sepanjang waktu. Sebuah artikel dari American Psychological Association, mengungkap bahwa konsentrasi akan berkurang setelah 30 menit sehingga penting sekali untuk beristirahat sejenak. Jadi, usahakan tidak memaksakan diri untuk bekerja setiap saat dan setiap waktu.

2. Multi-tasking Jalan Ninjaku

Banyaknya kerjaan yang harus diselesaikan biasanya membuat orang perlu mengerjakan lebih dari satu hal dalam satu waktu (multi-tasking). Cara tersebut perlu dihindari karena faktanya hal itu dapat menghambat produktivitas karena membuat konsentrasi berkurang. Ada baiknya untuk berhenti melakukan multi-tasking dan ubah dengan fokus kepada satu tugas dahulu.

Mitos produktivitas yang satu ini perlu diberantas. Nanti bukannya produktif dalam bekerja, hasil pekerjaan malah jadi kurang maksimal karena fokusmu akan terbagi. Sayang banget kalau waktu yang kamu punya jadi tidak efektif untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik.

Baca Juga: Eat The Frog: Memprioritaskan Tugas yang Paling Sulit

3. Prokrastinasi Hanya Dilakukan oleh Orang Malas

Prokrastinasi atau menunda-nunda pekerjaan identik dengan orang yang malas, katanya. Padahal faktanya, setiap orang rentan terkena prokrastinasi. Untuk mengatasi prokrastinasi, kamu bisa memecahkan tugas-tugas besar menjadi bagian kecil sehingga tidak terlihat sulit. Jika di awal sebuah pekerjaan terlihat sulit, memulainya terasa berat.

Baca Juga: Prokrastinasi: Apa, Penyebab, dan Cara untuk Mengatasinya

4. Mengutamakan Kecepatan daripada Ketepatan

Banyak yang berpikir bahwa pekerjaan yang cepat selesai itu menandakan ketangkasan. Padahal tidak selamanya begitu, ketika mengerjakan sesuatu secara terburu-buru, tingkat terjadinya kesalahan akan lebih besar. Ada baiknya sebuah pekerjaan diselesaikan tepat waktu tetapi jangan lupa perhatikan kualitasnya.

Nah, jadi produktivitas di tempat kerja itu ternyata ada mitosnya juga ya? Nggak cuma takhayul seperti “Kalau nyapu yang bersih, biar dapat jodohnya nggak brewokan!” Kamu perlu menghindari mitos produktivitas juga ya demi hasil kinerja yang lebih baik dan juga hidup yang lebih seimbang.

Ingin membuat rincian tugas untuk menunjang produktivitas di tempat kerja? Biar gak pening, buat to-do list kamu bersama DoCheck! Kamu bisa download aplikasinya secara gratis di Google Play Store atau App Store.


Scroll to Top