cara mencegah parkinson law

Cara Mencegah Parkinson Law, Kebiasaan Tunda Pekerjaan


Kamu mungkin udah gak asing sama orang yang suka melakukan pekerjaannya mepet dengan deadline. Orang yang suka menunda pekerjaan dan baru mengerjakannya saat dekat deadline, biasanya disebut deadliner. Tapi, kamu tau gak, kalau kebiasaan ini adalah istilah dari parkinson law? Jadi, apa artinya dan bagaimana cara mencegah parkinson law?

Arti Parkinson Law

Parkinson law adalah istilah yang diperkenalkan oleh Cyril Northcote Parkinson di dalam esainya yang berjudul “The Economist”. Pria kelahiran 30 Juli 1909 ini merupakan warga negara Inggris yang terkenal sebagai sejarawan dan pengarang yang sudah menulis sekitar 60 buku. Salah satu bukunya yang terkenal adalah tentang parkinson law.

Istilah parkinson law jika diartikan, yaitu kecenderungan saat seseorang menunda pekerjaannya karena merasa tenggat waktu (deadline) yang diberikan masih lama. Misalnya, kamu ditugaskan membuat makalah dengan deadline sebulan. Karena tugas tersebut masih punya tenggat waktu lama, sehingga kamu akan menunda pengerjaannya. Lalu, kamu juga akan berpikir karena deadline yang lama, artinya tugas tersebut terlihat sulit untuk diselesaikan.

Padahal kalau kamu kerjakan, tugas makalah hanya membutuhkan waktu 5 hari. Jadi, tidak ada bedanya dengan kamu mengerjakan di awal ataupun di akhir deadline. Salah satu kutipan dari wealest tentang parkinson law, “Semakin banyak waktu yang kamu punya, semakin banyak kamu membuang-buang waktu”. Artinya, semakin lama deadline tugas yang kamu punya, maka kamu cenderung akan membuang-buang waktu dengan menundanya.

parkinson law
Photo By George Milton From Pexels

Fenomena ini bukan hanya dirasakan saat ada tugas individu, tapi juga sering terjadi saat kerja kelompok. Dengan banyaknya individu yang berkumpul menjadi satu kelompok dan berbeda sifat, ada yang rajin, malas, acuh, tak acuh, dan akhirnya tugas kelompok jadi sering dikerjakan saat mepet deadline.

Lalu, apa hubungannya dengan produktivitas? Tentu ini berkaitan satu sama lain, karena dengan menunda pekerjaan, itu akan mengurangi produktivitas kamu. Parkinson law juga akan menimbulkan sifat prokrastinasi, yaitu menunda sesuatu dengan alasan hal tersebut tidak menyenangkan atau membosankan. Jadi, bagaimana cara mengatasi/mencegah parkinson law?

Baca Juga: Prokrastinasi: Apa, Penyebab, dan Cara untuk Menghindarinya

Cara Mencegah Parkinson Law

parkinson law
Photo By Brett Jordan From Pexels

Untuk mencegahnya, kamu perlu melakukan beberapa hal, diantaranya:

  1. Tetapkan deadline yang kamu buat sendiri. Misalnya, tenggat waktu pengumpulan tugas masih 2 minggu lagi dan kamu harus punya target sendiri. Kamu menargetkan untuk mengerjakan hari ini dan selesai dalam waktu 2 hari. Bisa saja, tugas tersebut jauh lebih cepat selesai dan kamu masih punya banyak waktu untuk kegiatan lainnya. Kamu tidak boleh meremehkan sesuatu, karena tidak ada yang tahu kendala apa yang akan terjadi, jika kamu mengumpulkan tugas tersebut mepet dengan deadline. Bisa saja ada gangguan jaringan internet, kuota habis, mepet dengan tugas lainnya, atau yang lebih parah laptop yang digunakan rusak. Jadi, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, disarankan untuk buat target sendiri.
  2. Disiplin dengan target deadline. Kamu harus disiplin dengan target sendiri dan fokus saat mengerjakannya, agar pekerjaan cepat rampung dengan hasil maksimal dan kamu tidak terburu-buru dikejar deadline.
  3. Tentukan pembagian tugas. Saat ada di dalam kelompok, jangan tunda pembagian tugas antar anggota. Jika ditunda, maka akan berpengaruh ke durasi pengerjaan tugas. Kamu juga bisa buat target deadline kelompok, sebelum deadline yang asli. Agar hasil kelompok bisa maksimal dan mencegah social loafing. Istilah social loafing adalah seseorang yang melakukan sedikit usaha di dalam kelompok, karena berpikir tugas akan selesai ditangani rekan yang lain.
  4. Cari style time management yang cocok. Ada banyak metode time management, seperti Pomodoro (membagi waktu 25 menit bekerja, 5 menit istirahat dan seterusnya), Pickle jar (membagi pekerjaan dengan perumpamaan batu, kerikil, dan pasir), atau Eat the frog (memprioritaskan task tersulit). Tentukan metode mana yang paling sesuai dengan diri kamu.

Baca Juga: Mitos Produktivitas di Tempat Kerja yang Perlu Kamu Tahu

Quotes dari Tokoh

Nah, itu dia penjelasan tentang parkinson law dan juga cara mencegahnya. Awalnya, kamu tentu merasa berat untuk langsung mengerjakan tugas padahal deadline yang diberikan masih lama. Tapi, percayalah dengan melakukannya sesegera mungkin, nanti akan mengurangi beban pikiran kamu.

Ada sebuah quotes yang berhubungan dengan parkinson law dari seorang pengusaha, Peter Thiel, yaitu “If you have a 10-year plan of how to get [somewhere], you should ask: Why can’t you do this in 6 months?” Artinya, kalau kamu punya planning untuk 10 tahun kedepan, kenapa tidak diwujudkan dalam 6 bulan? Kutipan ini akan memberikan motivasi bagi siapapun yang punya tujuan besar untuk mencapainya.

Baca Juga: Planning Fallacy: Sebuah Kekeliruan dalam Berpikir

Sebagai pendukung untuk mencegah parkinson law, seperti membuat deadline dan pembagian tugas, kamu bisa gunakan Aplikasi to-do list DoCheck. Aplikasi ini akan bantu kamu untuk tetap produktif dan pastinya anti ribet, loh! Kamu bisa download Aplikasinya di Play Store dan App Store, ya. Yuk, tunggu apa lagi? Buat to-do list kamu, sekarang!


Scroll to Top