5 Kebiasaan untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja


Meningkatkan produktivitas kerja tidaklah mudah. Alih-alih stabil, produktivitas kerja bisa saja menurun karena kebiasaan yang kamu lakukan sehari-hari. Dilansir dari Glints, produktivitas mengacu pada dua hal. Pertama, efektivitas yang mengacu pada pencapaian untuk kerja maksimal. Kedua, efektivitas yang berkaitan dengan upaya membandingkan input dengan realisasi penggunaannya.

Produktivitas kerja yang menurun dapat membuat pekerjaan jadi menumpuk. Pekerjaan yang menumpuk ini akhirnya bisa memicu stres, lho! Oleh karena itu, kamu perlu menerapkan kebiasaan-kebiasaan yang dapat meningkatkan produktivitas kerja. Apa aja sih kebiasaannya? Simak baik-baik di bawah ini, ya!

1. Membuat to-do list Pekerjaan

membuat to-do list agar meningkatkan produktivitas
Urutkan pekerjaan dari yang terpenting (Foto oleh Ivan Samkov / Pexels)

Apakah kamu pernah lupa mengerjakan sesuatu yang sebetulnya sangat penting untuk dikerjakan? Tanpa adanya to-do list kamu bisa kewalahan, lho! Kebiasaan membuat to-do list bisa meningkatkan produktivitas kerja karena kamu tahu pekerjaan yang harus diprioritaskan. Kamu bisa download aplikasi DoCheck di smartphone untuk membantu kamu membuat to-do list. Kamu bisa tentukan goals yang ingin kamu capai dan tasks apa aja sih yang harus dikerjakan? Aplikasinya dapat didownload gratis!

Contohnya, hari ini kamu harus mengerjakan artikel yang deadlinenya 2 hari lagi. Kemudian, mewawancara stakeholder project yang sedang kamu kerjakan. Inilah pentingnya kebiasaan membuat to-do list biar produktivitas kerjamu meningkat.

2. Fokus pada Satu Pekerjaan

fokus satu pekerjaan agar lebih produktif
Fokus pada satu pekerjaan terlebih dahulu (Foto Andrea Piacquadio / Pexels)

Cobalah untuk fokus pada satu pekerjaan. Apabila satu pekerjaan sudah selesai, segera kerjakan pekerjaan lain. Hindari multitasking atau mengerjakan berbagai pekerjaan dalam satu waktu. Multitasking tidak efisien dan tidak dapat meningkatkan produktivitas kerja. Dilansir dari Alodokter, otak bekerja lebih kuat untuk fokus dan berkonsentrasi saat multitasking. Oleh karena itu, jangan kerjakan dua atau lebih pekerjaan dalam satu waktu.

Baca Juga: Menjaga Produktivitas Selama WFA, Simak Tipsnya!

3. Gunakan Gadget Seperlunya

Stop scrolling, fokus pada pekerjaanmu (Foto oleh Kerde Severin / Pexels)

Penggunaan gadget yang berlebihan dapat membuat otak mudah terdistraksi. Bagaimana tidak, gadget bisa membuat kamu susah berkonsentrasi dan memiliki hasrat untuk terus scrolling sosial media. Bila memungkinkan, matikan gadget untuk tetap fokus bekerja sehingga produktivitasmu terus meningkat!

Baca juga : 5 Kiat Lengkapi Profil LinkedIn Agar Dilirik HRD

4. Ambil Waktu Istirahat Sejenak

peran istirahat dalam produktivitas
Jangan lupa beristirahat sejenak untuk mengisi energi (Foto oleh Sam Lion / Pexels)

Take a break. Gunakan waktu sejenak untuk beristirahat. Otak yang terlampau lelah justru membuat kamu susah berpikir. Tubuh dan otak bukan mesin yang bisa terus bekerja. Istirahat yang cukup dapat membuat produktivitas dan kreativitasmu naik. Dilansir dari Honestdocs, cukup waktu sekitar 1 jam untuk beristirahat di sela-sela bekerja untuk makan dan melemaskan otot.

5. Bangun Lebih Pagi

bangun pagi untuk meningkatkan produktivitas
Bangun pagi biar badan fresh (Foto oleh Miriam Alonso / Pexels)

Selain istirahat yang cukup, bangun lebih pagi juga bisa kamu terapkan sebagai kebiasaan untuk meningkatkan produktivitas kerja. Bangun pagi membuat badan lebih fresh dan tentunya kamu bisa membuat list pekerjaan yang akan kamu kerjakan hari ini. Oh iya, jangan lupa sarapan ya karena bekerja memerlukan energi!

Itulah 5 kebiasaan yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan produktivitas kerja. Jangan lupa tentukan to-do list, goals, dan tasksmu di aplikasi DoCheck, ya. Aplikasi Docheck bisa kamu download di Google Play Store dan App Store.


Scroll to Top