cara mendapatkan beasiswa ke luar negeri

Cara Jitu Mendapatkan Beasiswa Ke Luar Negeri + Rekomendasinya!


Melanjutkan pendidikan atau kuliah di luar negeri menjadi mimpi kebanyakan orang. Mungkin prosesnya tidak mudah, tapi ketika kamu berhasil mendapatkannya semua usaha yang sudah kamu lewati akan terbayar.

Ada banyak beasiswa luar negeri yang bisa kamu coba. Sebelum kamu memutuskan untuk apply salah satu beasiswa ke luar negeri. Pastikan kamu sudah mengetahui informasinya dan bagaimana cara mendapatkan beasiswa tersebut.

Hal tersebut meliputi, kapan beasiswa tersebut dibuka dan apa saja persyaratan yang harus disediakan. Semua orang bisa kuliah ke luar negeri termasuk kamu, asalkan kamu bersungguh-sungguh untuk mempersiapkannya.

Berikut minchek akan jelaskan bagaimana cara mendapatkan beasiswa ke luar negeri.

Cara Ampuh Lolos Beasiswa Luar Negeri

1. Memiliki Prestasi Akademik

Memiliki prestasi akademik menjadi salah satu cara agar kamu bisa lolos mendapatkan beasiswa luar negeri. Beberapa beasiswa di luar negeri menjadikan prestasi akademik sebagai tolak ukur untuk menerima pelamarnya.

Maka dari itu, kamu harus mempersiapkannya dari jauh-jauh hari. Misalnya, kamu aktif mengikuti perlombaan di kampus atau luar kampus. Dengan memiliki prestasi, kamu akan terlihat lebih unggul dibanding pelamar lainnya. Kamu juga akan mempunyai nilai tambah yang cukup besar.

2. Melakukan Penelitian

Selanjutnya kamu juga bisa melakukan penelitian terlebih dahulu sebelum melamar beasiswa yang kamu inginkan. Melansir laman Goabroad, kamu juga bisa mempelajari jenis beasiswa yang diberikan oleh lembaga penyedia beasiswa.

Kemudian cari informasi mengenai jurusan apa saja yang penyedia berikan, apakah ada yang sesuai dengan minatmu?  Selain itu, cari tahu benefit apa saja yang akan kamu terima saat lolos beasiswa tersebut.

Beberapa penyedia tidak menyediakan biaya akomodasi, jika seperti itu maka kamu harus mempersiapkan dana untuk akomodasi.

3. Berkomunikasi dengan Lembaga

Apabila kamu sudah menemukan jenis beasiswa yang cocok dengan minatmu. Kamu bisa menghubungi lembaga terkait untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Apabila ada kontak yang bisa dihubungi yang tercantum pada website atau media sosial resminya, segera kirim pertanyaan yang ingin kamu tanyakan.

Dengan begitu kamu akan mendapatkan informasi secara lengkap.

4. Menguasai Bahasa Asing

Hal yang sangat penting untuk bisa mendapatkan beasiswa di luar negeri adalah belajar bahasa asing khususnya bahasa inggris. Bukan hanya untuk berkomunikasi, dalam proses seleksi beasiswa, biasanya terdapat syarat untuk melampirkan dokumen seperti nilai TOEFL dan IELTS.

Untuk mempersiapkannya kamu bisa mengikuti program les khusus. Pastikan kamu mengikutinya dengan baik, agar mendapat skor sesuai dengan persyaratan.

5. Persiapkan CV, Motivation Letter, dan Esai

Kamu harus mencari tahu bagaimana cara membuat CV dan motivation letter. Hal tersebut menjadi dokumen penting yang akan menjadi tolak ukur apakah kamu layak diterima atau tidak.

Selain itu lembaga juga biasanya meminta calon penerima beasiswa untuk membuat esai, kamu bisa belajar dengan para alumni beasiswa tersebut. Atau menggunakan jasa proofreading.

6. Menentukan Negara Tujuan

Selanjutnya kamu harus menentukan negara tujuan yang kamu impikan. Sebagai saran, baiknya kamu memilih negara dengan yang peminatnya sedikit. Supaya peluang kamu untuk lolos lebih besar.

Kamu bisa mengecek informasi tersebut pada website beasiswa yang akan kamu lamar.

7. Menyiapkan Surat Rekomendasi

Surat rekomendasi sangat diperlukan dalam proses mendapatkan beasiswa. Sebab, surat tersebut memuat informasi dan akan menjadi pertimbangan apakah kamu layak atau tidak.

Untuk memperoleh surat rekomendasi biasanya tergantung penyedia beasiswa. Beberapa ada yang mengharuskan surat tersebut harus berasal dari rekan kerja, tokoh masyarakat atau dosen.

8. Melengkapi Syarat dan Dokumen

Syarat dan dokumen yang harus kamu lengkapi tidak dapat disamakan dengan yang lainnya. Sebab, setiap penyedia beasiwa menetapkan persyaratan yang berbeda-beda.

Namun, pada umumnya lembaga penyedia beasiswa akan memberikan persyaratan dokumen seperti berikut : fotokopi KTP, fotokopi berwarna ukuran 3×4, ijazah dan transkrip yang telah dilegalisasi, paspor, hasil tes TOEFL/IELTS, CV, motivation letter, dan esai, serta surat rekomendasi.

Jenis-jenis Beasiswa di Luar Negeri

Melansir dari tempo.com berikut beberapa rekomendasi beasiswa luar negeri yang bisa kamu coba :

1. Fulbright

Pemerintah Amerika Serikat mengeluarkan program Beasiswa Fulbright untuk pelajar internasional yang memiliki cita-cita untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 dan S3. Beasiswa ini tersedia untuk semua program studi terkecuali studi medicine (patient care atau clinical patient contact).

Periode Pendaftaran: Beasiswa ini dibuka pada Januari sampai Februari setiap tahunnya.

2. Monbukagakusho (MEXT)

Beasiswa ini memberikan biaya sekolah secara penuh kepada para penerimanya. Beasiswa yang disediakan oleh pemerintah Jepang ini diperuntukan bagi pelajar internasional seluruh jenjang pendidikan.

Pelamar beasiswa dapat melakukan registrasi melalui jalur Kedutaan Besar Jepang (embassy recommendation) atau melalui perguruan tinggi yang dipilih (university recommendation).

Periode pendaftaran: April sampai Mei setiap tahunnya.

3. Global Korea Scholarship (GKS)

Pemerintah Korea Selatan memberikan beasiswa untuk para mahasiswa S1,S2, S3 dan biaya penelitian untuk pertukaran dosen pasca doktoral  melalui program Global Korea Scholarship.

Beasiswa ini diperuntukan bagi calon mahasiswa dari berbagai program studi, kecuali dengan durasi diatas empat tahun, misalnya kedokteran dan arsitektur.

Periode Pendaftaran: September tiap tahunnya

4. ASEAN Undergraduate Scholarship

ASEAN Undergraduate Scholarship adalah program beasiswa S1 di Singapura bagi calon mahasiswa dari negara-negara anggota ASEAN. Kamu bisa memilih untuk berkuliah di kampus bergengsi, seperti Nanyang Technological University (NTU) dan National University Singapore (NUS) dengan bantuan biaya.

Periode Pendaftaran: Oktober hingga Januari tiap tahunnya

5. Chevening

Beasiswa ini disediakan oleh emerintah Inggris bagi pelajar internasional yang akan belajar pada jenjang Master melalui beasiswa Chevening. Program ini dikhususkan untuk calon mahasiswa yang sudah mempunyai pengalaman bekerja minimal dua tahun.

Periode Pendaftaran: Agustus – November setiap tahunnya.

6. Turkiye Burslari Scholarship

Turkiye Burslari Scholarship dibuka pada Januari sampai Februari. Beasiswa ini disediakan oleh pemerintah Turki. Cocok bagi kamu yang akan melanjutkan pendidikan S1, S2, atau S3, kecuali tingkat associate degree dan vokasi. 

Periode Pendaftaran: Januari hingga Februari tiap tahunnya.

7. Swedish Institute Scholarships for Global Professionals (SISGP)

Beasiswa S2 luar negeri juga hadir di Swedia melalui Swedish Institute Scholarships for Global Professionals. Apabila kamu mendapatkan beasiswa yang disediakan oleh Kementerian Luar Negeri Swedia ini. Maka kamu akan mendapatkan biaya kuliah, biaya hidup, perjalanan, sampai asuransi.

Periode Pendaftaran: Februari tiap tahunnya.

8. Rotary Peace Fellowships

Beasiswa ini menyediakan 50 kuota khusus untuk tingkat Master yang ditawarkan oleh Rotary Peace Fellowships. Melalui program ini, penerima beasiswa dapat berkuliah di perguruan tinggi di Amerika Serikat, Jepang, Australia, Inggris, dan Swedia.

Periode Pendaftaran: Februari hingga Mei tiap tahunnya.

Penutup

Sebelum mencoba daftar beasiswa, pastikan kamu sudah melakukan persiapan yang matang mengenai cara-cara agar lolos mendapatkan beasiswa luar negeri.

Tentunya kamu harus mempunya time management yang baik antara belajar persiapan untuk beasiswa, waktu untuk kuliah, bekerja dan yang lainnya.

Kamu bisa download aplikasi DoCheck yang merupakan aplikasi to do list no 1 di Indonesia. Dapatkan secara gratis di Playstore atau Appstore. Dengan begitu kamu bisa mengatur jadwal harianmu dengan baik.


Terbaru

Kategori

Scroll to Top