Goals List DoCheck

Goals List Membuatmu Mencapai Tujuan


Ketika memiliki goals dalam hidup, tidak bisa hanya berangan, ada cara-cara untuk merealisasikannya, salah satunya dengan membuat to-do list. Aku ingin begini aku ingin begitu, ingin ini, ingin itu, banyak sekali~ Hayo ngaku, siapa yang ikut nyanyi pas baca kalimat sebelum ini? Yup, itu sepenggal lirik dari soundtrack kartun si kucing berkantong ajaib, Doraemon! Seperti lagu tersebut, sebagai manusia, kamu pasti memiliki banyak keinginan yang bisa disebut sebagai goals hidup.

Kamu kerap ingin goals hidupmu tercapai, namun yang jadi sumber kebingungan adalah bagaimana cara membuat goals-nya menjadi aksi nyata? Salah satu cara merealisasikan goals-mu, dapat dimulai dari menuliskannya. Tidak hanya dapat digunakan untuk mengatur produktivitas sehari-hari, ternyata ada manfaat lain dari to-do list yang berkaitan dengan goals-mu.

Baca Juga: 5 Keunggulan Membuat To-do List, Bentuk Nyata Hargai Waktu

Pentingnya Memiliki Goals dalam Hidup

Goals Docheck
Photo by Alexas_Fotos from Pixabay

Menurut Psychology Today, sebuah studi menyatakan bahwa memiliki goals berdampak pada kesuksesan, tingkat percaya diri, motivasi, dan kemandirian. Perihal goals ini berlaku untuk semua umur ya. Nah, kalau kamu seorang pelajar atau mahasiswa, memiliki goals dapat memengaruhi pencapaian prestasi akademik ataupun non-akademik. Contoh, kalau kamu memiliki goals untuk menjadi ranking 1 di kelas, hal tersebut akan memotivasimu dalam mencapainya. Kalau kamu seorang pegawai, mungkin tau, setiap perusahaan memiliki goals-nya agar berkembang dan membuat pegawainya dapat mengukur bagaimana harus bekerja dan berkontribusi.

Baca Juga: Fitur “Goals” DoCheck Bisa Bantu Wujudkan Resolusimu!

Sekadar memiliki keinginan untuk mencapai goals dan benar-benar melakukan usaha untuk ke arah sana adalah dua hal yang berbeda. Yang lebih penting daripada memiliki goals adalah komitmen dan cara untuk mencapainya. Ada kemungkinan jalan yang ditempuh terlampau sulit atau bahkan membuatmu menjauh dari goals yang dituju. Kamu butuh dukungan dari dirimu sendiri serta orang sekitar. Salah satu upaya untuk tetap membuatmu di jalan yang benar dalam mencapai goals, dengan menuliskannya di sebuah to-do list.

Manfaat To-do List dan Kaitannya dengan Goals

Kamu mungkin pernah bingung ingin menulis apa atau ingin mencapai apa dalam hidup, nah, to-do list dapat menghilangkan kebingunganmu. Manfaat to-do list kali ini akan berkaitan dengan lima teori menetapkan goals oleh Locke dan Dr. Gary Latham. Wah, apa aja tuh?

1. Kejelasan (Clarity)

Goals harus jelas dan dijelaskan dengan baik. Tidak samar-samar atau hanya garis besar saja, perlu sespesifik mungkin. Seperti yang dibahas di The Guardian, Bechman berkata bahwa “Menuliskan apa yang harus dilakukan (tasks) saja sudah membuatmu lebih efektif“. Ini berlaku juga dengan goals dalam hidup, ketika kamu menuliskannya dengan jelas, kamu dapat lebih mengerti apa yang kamu inginkan dan cara-cara untuk mencapainya.

2. Tantangan (Challenge)

manfaat to do list
unsplash/@patrickperkins

Kamu harus merasa tertantang dengan goals yang dibuat meskipun goals tersebut juga yang memungkinkan untuk dicapai menurutmu. Salah satu manfaat dari to-do list adalah kamu merasa termotivasi dengan membuat to-do list dan mencentang apa yang sudah dilakukan.

Dalam mencapai tujuanmu, pikirkan dengan matang motivasi intrinsik (dalam diri) dan ekstrinsiknya (sumber lain yang menginspirasi) juga. Membuat to-do list juga akan membuatmu memiliki perasaan mencapai sesuatu dan itu baik untuk tetap membuatmu termotivasi.

3. Komitmen (Commitment)

Dalam teorinya, untuk mencapai goals, kamu perlu memiliki komitmen dengan goals-mu sendiri. Ini juga dapat dibantu dengan cara membuat to-do list. Dikutip dari Harvard Business Review, dengan to-do list, kamu bisa menggunakannya sebagai cara untuk tetap sadar dengan goals-mu. Ada yang menyarankan dengan cara tetap aware dengan goals bisa membuatmu disiplin dan sukses.

4. Evaluasi (Feedback)

Refleksi dan evaluasi diri secara rutin sangat penting, to-do list dapat membantumu melakukan evaluasi. Ketika kamu menuliskan to-do list harian, hal itu dapat membuatmu lebih produktif. Membuat to-do list harian juga dapat membantumu agar tidak melepaskan tujuan.

Baca Juga: Fitur Kerja Bareng Aplikasi DoCheck, Bantu Tingkatkan Produktivitas!

5. Kompleksitas Usaha (Task Complexity)

Kalau kamu melihat ada bagian dari goals-mu yang kompleks (sulit/rumit), ada baiknya untuk beri waktu untuk dirimu sendiri dalam mencapainya. Tidak usah terburu-buru agar tidak kewalahan. Ketika kamu memiliki tujuan, akan ada banyak pemikiran dan perasaan yang mengikutimu. Agar kamu tidak stres, tuliskan saja semua kekhawatiranmu di to-do list dan temukan solusi setelahnya.

Selain itu, dengan membuat to-do list, kamu dapat tau mana saja goals yang kompleks dan membaginya menjadi satuan yang lebih kecil. Karena jika dilakukan sekaligus, kamu bisa saja merasa terbebani. Misalnya, kamu punya goal untuk belajar ke luar negeri dengan gratis. Itu kan banyak ya persiapan yang harus dilakukan, mencari beasiswa, riset negara dan sekolah tujuan, menyiapkan dokumen, dan lainnya. Waduh, banyak banget kan? Daripada melakukannya sekaligus, kamu bisa membaginya di to-do list, selesaikan satu per satu dan lebih terorganisir.

Dari lima teori menetapkan goals di atas, bisa dilihat bahwa to-do list dapat membantumu untuk menetapkan goals dan mencapai tujuanmu. Yang terpenting sebetulnya adalah kamu dan dirimu sendiri, tidak hanya membuat goals dan to-do list, tetapi melakukan aksi nyata untuk mencapainya. DoCheck punya fitur-fitur yang bisa membantumu buat to-do list demi mencapai goals kamu lho! Segera download aplikasi DoCheck melalui Google Playstore dan App Store ya.


Scroll to Top