aesthetic journaling

Journal Aesthetic: Cara Membuat dan Manfaatnya


Pernahkah kamu melakukan journaling atau membuat journal aesthetic? Sekadar menulis di lembar kertas tentang apa yang kamu rasakan di masa lalu, saat ini atau masa depan, itu bisa disebut sebagai journaling, loh. Kegiatan ini bisa membantu kamu mengatur suatu peristiwa yang ada dipikiran dan membuat kamu memahami trauma di masa lalu. Dikutip dari Dr. Pennebaker, saat melakukan journaling kinerja memori akan meningkat, karena otak dibebaskan dari pekerjaan yang melelahkan untuk memproses suatu pengalaman.

Membuat journal aesthetic bisa disesuaikan dengan selera dan kreativitas pembuatnya, ada yang suka dengan gaya simpel karena hanya terdapat tulisan, namun ada juga yang lebih suka menghias dan memberikan design aesthetic pada journal nya. Memberikan design aesthetic bukan tanpa alasan, hal ini untuk meningkatkan suasana hati pembuatnya. Suasana hati yang baik akan memengaruhi kesehatan, karena emosi kamu akan tersalurkan saat melakukan kegiatan journaling. Lembar journal juga akan lebih sering kamu lihat dan baca, karena design nya yang unik kamu akan tertarik untuk terus melihatnya.

Baca Juga: Journaling: Pengertian daan Manfaatnya

Cara Membuat Journal Aesthetic

Membuat journal aesthetic tidaklah sulit. Jika kamu sudah menentukan tema design apa yang dituju, maka itu akan membantu kamu dalam membuat journal aesthetic. Kamu bisa membuat gambar sendiri atau mengkreasikan barang-barang yang ada di rumah, seperti potongan kertas majalah, stiker, spidol warna-warni, hingga bunga kering pada journal. Berikut ini, DoCheck punya ide-ide menarik yang bisa jadi referensi kamu saat membuat journal aesthetic:

1. Gunakan Warna Pastel dalam Membuat Journal Aesthetic

menggunakan warna pastel dalam journal
Photo By Ekaterina Bolovtsova From Pexels

Membuat design journal kamu menjadi warna pastel, dapat membangkitkan kejujuran dan relaksasi. Warna pastel juga mewakili perasaan netralitas, damai, dan lembut. Dengan menggunakan warna-warna pastel, kegiatan menulis journal kamu akan lebih jujur dengan perasaan sendiri dan santai. Menurut psikologi, setiap warna pastel memiliki maknanya tersendiri.

Misalnya, warna hijau diartikan memiliki emosional yang mendalam dengan perasaan aman, warna biru memiliki arti harmoni dan kedamaian. Warna putih memiliki arti kejelasan, kepolosan, kebersihan, kerohanian, kemurnian, harapan, luas, dan keterbukaan. Warna kuning memberikan kesan kehangatan, kecerahan, perhatian, dan energi.

2. Tempel Foto pada Journal

menambahkan foto dalam journal
Ilustrasi aesthetic journaling

Menempelkan foto, baik itu foto yang diambil dari internet, diri sendiri, teman, keluarga hingga artis favorit, bisa menambah kesan aesthetic journal kamu, loh. Kamu bisa menuliskan hal-hal yang terjadi berhubungan dengan foto yang kamu tempel pada journal.

Tambahkan nuansa warna pastel, jika tema journaling kamu berwarna pastel. Menempelkan foto juga bisa mengingatkan kamu tentang kejadian yang pernah terjadi dimasa lalu.

Baca Juga: Journaling Itu Bermanfaat, Ini Publik Figur yang Melakukannya

3. Tambahkan Stiker untuk Kesan Aesthetic

menambahkan stiker dalam journal
Photo By Seulpuh.

Penambahan stiker akan terlihat bagus dimana saja, namun harus disesuaikan dengan tema journal kamu. Misalnya, menulis journaling saat musim panas, stiker yang cocok digunakan bergambar ice cream warna-warni. Jika sedang musim gugur, stiker yang cocok bisa bergambar bunga-bunga kering dan stiker nuansa warna cokelat.

Kamu juga bisa menambahkan stiker bergaya vintage, jika konsep journaling kamu juga memiliki tema yang sama.

4. Gunakan Highlighters

menambahkan highligh pada journal aesthetic
Photo By thehoya.com

Memberikan highlighters pada tulisan di journal akan memberikan kesan penting dan saat melihatnya, pasti akan tertuju pada tulisan tersebut. Highlight biasanya digunakan untuk membuat judul dan menandakan suatu kejadian atau kegiatan yang penting.

Seseorang yang dilatih untuk memberi highlight pada satu kalimat per paragraf akan mengingat maksud dan tujuan dari teks yang dibacanya, daripada yang hanya membaca teks tanpa diberi highlight. Pemberian highlight akan membuat seseorang untuk menyoroti apa yang paling penting dan fokus pada gagasan utama.

Jadi saat dibaca sekilas, kamu akan langsung membaca tulisan yang ada pada kegiatan tersebut. Kamu bisa gunakan highlighters dengan warna senada dengan konsep journal, agar terlihat tidak terlalu banyak warna yang berbeda-beda.

5. Tambahkan Washi Tape dalam Membuat Journal Aesthetic

menambah washi tape dalam journal
Photo By myinnercreative.com

Washi tape berwarna netral bisa menambah kesan aesthetic journaling kamu, loh. Kamu bisa gunakan washi tape sebagai pembatas journal dan kreasikan sesuai dengan kreativitas kamu. Kalau journal yang kamu buat sederhana, kamu bisa tambahkan washi tape dengan model geometric polka dots dan geometric patterns, tapi kalau sudah banyak design dan warna, cukup tambahkan washi tape dengan warna senada.

Penggunaan washi tape cukup digunakan seperlunya, karena jika terlalu banyak akan mengganggu desain dan membuat penuh halaman dari journaling kamu.

Baca Juga: Twenty Five Twenty One, Drakor yang Journaling Banget!

Setelah tau cara membuat design journal aesthetic, sekarang apa kamu siap untuk membuatnya di rumah? Yuk, siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan dan buat aesthetic journaling versi kamu sendiri. Sebelum membeli bahan-bahan yang dibutuhkan, jangan lupa kamu harus buat to-do list dulu, tentang barang apa yang dibutuhkan untuk mendesain journal. Nah, kamu bisa bikin to-do list di DoCheck loh. Download aplikasinya di Google Play Store di sini.


Scroll to Top