Budaya Kerja Perusahaan di Indonesia

Budaya Kerja Perusahaan di Indonesia yang Perlu Kamu Kenali


Setiap perusahaan/negara memiliki karakteristik kultur kerja atau budaya kerja sendiri sehingga di setiap tempat akan ada perbedaan situasi. Begitu juga di Indonesia, ciri khas budaya kerja di Indonesia dapat dilihat dari bagaimana pengalaman para pekerja di Indonesia. Meskipun tidak semua perusahaan di Indonesia menerapkan budaya kerja yang sama, tetapi ada saja hal-hal yang bisa kamu kenali sebagai ciri khas bekerja di Indonesia.

Contohnya seperti budaya kerja orang Amerika yang terkenal individualis, berbeda dengan budaya kerja orang Indonesia yang masih ada unsur gotong royong. Kamu bisa juga melihat perbedaan kultur kerja di negara satu dan negara yang lain dengan mengetahui pengalaman orang yang pernah bekerja di dua negara yang berbeda. Hal itu bisa kamu jadikan referensi untuk menyesuaikan diri terhadap cara bekerja dan bersosialisasi dengan rekan kerja.

Karakteristik Budaya Kerja di Indonesia

Ketika bekerja, tidak hanya jenis pekerjaan saja yang penting dan memengaruhi kinerja tetapi juga budaya kerjanya, bagaimana budaya di tempat kita bekerja. Indonesia dikenal sebagai negara yang orangnya ramah-ramah, tentu hal tersebut berpengaruh juga terhadap budaya kerja yang ada di sini. Dilansir dari Indo Service, budaya kerja di Indonesia memiliki karakteristik sebagai berikut:

Hierarki Sosial

Beda dengan di luar negeri yang kita bisa memanggil orang dengan namanya saja, di Indonesia, titel sesuai dengan umur masih berlaku. Selain sesuai umur, biasanya orang juga memanggil sesuai dengan tingkat jabatannya. Contohnya, memanggil Ibu/Bapak, Mbak/Mas, dan Kak untuk yang lebih senior. Hal tersebut menandakan, hierarki sosial di Indonesia masih kental dan penting untuk beradaptasi dengan aturan tersebut.

Baca Juga: Volunteer, Mengembangkan Diri Melalui Kegiatan Sosial

Pentingnya Reputasi

Bekerja tidak hanya sendirian tetapi melibatkan orang lain juga. Dengan begitu, penting sekali untuk menjaga reputasi dengan berkelakuan baik. Kalau kamu memiliki reputasi yang bagus, kemungkinan rekan kerjamu akan memperlakukanmu dengan baik.

Menjunjung Produktivitas

Setiap perusahaan pasti ingin memiliki karyawan yang pekerja keras. Hal tersebut akan berdampak baik terhadap pertumbuhan perusahaan itu. Nah, salah satu untuk menjadi karyawan jenis tersebut adalah dengan menjunjung produktivitas. Jadi, produktivitas itu penting dalam pekerjaan.

Memiliki Seragam Kerja

Ada banyak sektor kerja di Indonesia, seperti swasta, BUMN, PNS, dan NGO. Setiap sektor memiliki aturannya sendiri soal seragam kerja. Pada dasarnya, harus berpakaian secara formal, atasan memakai kemeja dan celananya berjenis celana bahan. Namun, sekarang juga ada perusahaan yang membolehkan karyawannya untuk memakai pakaian santai seperti kaos dan jaket, biasanya yang seperti ini ada di start-up. Intinya, tetap sopan dalam berpakaian di tempat kerja.

Sopan Santun

Budaya sopan santun tidak hanya berlaku di kehidupan bermasyarakat tetapi juga di tempat kerja. Seperti contohnya 5S yaitu senyum, salam, sapa, dan sopan santun, jika diterapkan di lingkungan kerja, maka akan membuat suasana kerja menjadi harmonis. Ketika kamu dan rekan kerjamu memiliki hubungan yang baik, kinerjamu akan ikut berdampak positif juga. Contoh memiliki sopan santun bisa dengan cara berterima kasih, ramah terhadap orang lain, saling membantu, bahkan bisa juga berjabat tangan ketika menyapa.

Baca Juga: Lingkungan Kerja Produktif untuk Hidup yang Lebih Baik

Cara Beradaptasi dengan Budaya Kerja yang Berbeda

Cara Beradaptasi Budaya Kerja di Indonesia DoCheck
Image by Werner Heiber from Pixabay

Kalau kamu kebingungan cara beradaptasi dengan budaya kerja tiap perusahaan/negara yang berbeda-beda, tenang saja karena ada kiat-kiat yang bisa kamu ikuti. Wajar sekali jika kamu mendapati lingkungan kerjamu yang baru tidak mirip dengan tempat kerja sebelumnya. Dengan begitu, kamu perlu adaptasi lagi dengan hal baru. Mengutip dari HiCounselor dan Glints, pahami cara-cara berikut untuk beradaptasi dengan budaya kerja:

Baca Juga: Karyawan Baru, Begini Caranya Beradaptasi di Tempat Kerja

Bersiap-siap dan Lakukan Riset

Beradaptasi dengan tempat baru membutuhkan effort untuk bersiap-siap dengan hal baru juga. Kamu harus siap dengan segala perubahan. Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan untuk siap-siap adalah riset. Cari tahu tentang perusahaan tersebut dari teman, HR-mu, bos-mu, atau internet. Kamu bsia mencari tahu di situs resmi atau sosial media untuk melihat review pegawai di sana. Sekarang kan sudah banyak tuh akun-akun seperti Life at …, Dibalik …, atau … Team, yang isinya adalah dokumentasi kegiatan pegawai perusahaan tersebut. Kamu bisa pelajari dari sana untuk memudahkan diri dalam beradaptasi.

Pahami dengan Pikiran Terbuka dan Terapkan Fleksibilitas

Jika sudah memiliki informasi yang cukup mengenai perusahaannya, coba untuk berpikiran terbuka menerima hal-hal baru. Kamu bisa berusaha menjadi orang yang fleksibel untuk berbaur dengan lingkungan kerja yang baru. Tidak cukup hanya mengetahui saja, kamu perlu juga memahami dan menerapkannya. Salah satu caranya adalah berkenalan dengan rekan kerja baru. Ketahui posisi mereka dan usianya sehingga kamu dapat memanggil dengan tepat dan tidak salah langkah ketika berperilaku.

Pelajari dari Sekitarmu

Serap sebanyak mungkin informasi yang bisa kamu dapat dari mengamati lingkungan tempatmu bekerja. Perhatikan apa yang bisa kamu ambil sebagai nilai baik. Kamu juga perlu membawa diri untuk terus berusaha menyesuaikan diri dengan sekitarmu. Lama kelamaan, seperti kata pepatah, bisa karena terbiasa. Kamu akan mulai membaur dan terbiasa dengan tempat kerja barumu.

Banyak Bertanya dan Terlibat

Jangan sungkan untuk bertanya jika memiliki kebingungan mengenai budaya kerja. Kamu bisa bertanya pada rekanmu, HRmu, bahkan atasanmu. Selain itu, jadilah orang yang aktif, berusaha untuk terlibat dalam kegiatan yang ada atau diskusi yang ada. Hal tersebut untuk kamu dikenal lebih oleh mereka dan terciptanya interaksi yang akan mendekatkanmu kepada mereka. Berinteraksi seacra positif adalah salah satu bentuk beradaptasi dengan budaya kerja.

Beradaptasi dengan sesuatu yang baru memang tidak mudah. Namun, jika kamu mau berusaha, pasti bisa. Budaya kerja hadir bukan untuk ditakuti melainkan mencoba untuk ditaklukkan, anggap saja sebagai tantangan untuk mengenal tempatmu bekerja.

Sebagai pekerja, pasti banyak banget to-do list kerjaan yang harus segera dirampungkan. Mulai dari mengerjakan tugas sendiri, tim, mengatur meeting, membuat plan, dan sebagainya. Biar tetap semangat, kamu bisa pakai aplikasi DoCheck untuk membuat list kerjaanmu. Yuk download aplikasinya secara gratis di Google Play Store atau App Store.


Scroll to Top