mahasiswa kupu kupu

Mengenal Apa Itu Mahasiswa Kupu-kupu dan Peluangnya Untuk Bekerja


Ada banyak sekali julukan untuk mahasiswa, mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan istilah mahasiswa kura-kura, mahasiswa kupu-kupu, dan mahasiswa kunang-kunang.

Apakah kamu termasuk salah satunya?

Sebelum kamu mengetahui termasuk kepada kelompok yang mana. Simak dulu beberapa penjelasan berikut ini.

Apa Itu Mahasiswa Kupu-kupu?

Mahasiswa kupu-kupu adalah mahasiswa yang menghabiskan waktu dengan kuliah-pulang. Rutinitas sehari-hari hanya sekitar kampus dan kosan/rumah.Setelah mengikuti pelajaran di kelas, mahasiswa kupu-kupu akan langsung pulang. Mereka tidak aktif di organisasi kampus ataupun luar kampus.

Lalu, apa bedanya dengan mahasiswa kura-kura dan kunang-kunang?

Mahasiswa kura-kura adalah mahasiswa yang kerjaannya kuliah dan rapat. Sebutan tersebut diberikan kepada mahasiswa yang waktunya dihabiskan utnuk mengikuti organisasi. Kegiatannya penuh dengan kuliah dan rapat. Sekretariat organisasi adalah tujuan mereka setelah kuliah. Biasanya mereka akan melakukan rapat untuk membahas program kerja atau sekedar berkumpul saja.

Sedangkan, mahasiswa kunang-kunang atau kuliang-nongkrong. Mereka biasanya menikmati waktu luang dengan nongkrong. Beres kuliah, mereka mencari tempat nongkrong yang asyik dengan teman-temannya.

Lalu muncul istilah bahwa mahasiswa kupu-kupu sulit mendapatkan pekerjaan. Apakah hal tersebut benar DoCheckers? Anggapan bahwa kebiasaan mahasiswa kupu-kupu adalah hal yang negatif, membuat sebagian orang bahwa mahasiswa kupu-kupu akan susah mendapatkan pekerjaan,

Sebelum lebih jauh, yuk simak kelebihan dan kekurangan mahasiswa kupu-kupu.

Kekurangan Mahasiswa Kupu-kupu

Berikut adalah kekurangan saat kamu menjadi mahasiswa kupu-kupu :

1. Memiliki Teman yang Sedikit di Dunia Perkuliahan

Dikarenakan kegiatannya hanya kuliah lalu pulang, akibatnya mereka mempunyai sedikit teman di kampusnya. Padahal saat kamu memiliki teman yang banyak di kampus, teman tersebut dapat menjadi relasi setelah kamu tamat di bangku perkuliahan.

2. Ketinggalan Informasi Sekitar Kampus

Teman yang sedikit dan waktu yang terbatas di kampus. Menjadikan mahasiwa kupu-kupu akan ketinggalan informasi yang up-to-date di kampus.

3. Kesusahan Mendapatkan Kelompok

Beberapa tugas di kelas di kerjakan secara berkelompok. Apabila kamu tidak terlalu akrab dengan teman sekelas dan relasinya sedikit. Saat membentuk kelompok kamu akan kesusahan mencari teman untuk kerja kelompok.

4. Kurang Pengalaman Organisasi

Pengalaman mengikuti organisasi sangat kamu butuhkan di dalam dunia bekerja. Dengan berorganisasi kamu akan belajar berinteraksi dengan orang, manajement waktu, mengemukakan pendapat dan banyak lagi.

Apabila sebelum bekerja kamu sudah terbiasa dengan hal tersebut kamu tidak akan susah untuk beradaptasi.

Kelebihan Menjadi Mahasiswa Kupu-kupu

Apa saja sih kelebihan menjadi mahasiswa yang selalu pulang tiap selesai kegiatan di kampus? Nih mincheck jabarkan satu-persatu, mari simak!

1. Kuliah dengan Fokus

Hal pertama yang menjadi kelebihan saat kamu menjadi mahasiswa kupu-kupu adalah kamu bisa melaksanakan perkuliahan dengan fokus. Sebagai mahasiswa kupu-kupu kamu tidak memiliki tugas lain selain kuliah.

 Beda cerita apabila kamu menjadi mahasiswa yang aktif di organisasi, sebab kamu juga akan mempunyai tanggung lain selain kuliah.

2. Lulus Lebih Cepat

Keuntungan lain menjadi mahasiswa kupu-kupu adalah bisa lulus cepat atau tidak menambah semester. Sebab, pikiranmu hanya tertuju pada kuliah, kamu bisa mengambil lebih mata kuliah dan bisa membuatmu untuk lulus lebih cepat.

Meskipun ada beberapa alasan kenapa kamu tidak perlu lulus kuliah tepat waktu, akan tetapi kelebihan lulus kuliah tepat waktu ini bisa jadikan kamu motivasi saat menyelesaikan masa studi mu.

Apabila menjadi mahasiswa kupu-kupu, kamu tidak terikat oleh hal apapun yang mungkin bisa menghambat proses kuliahmu. Dengan keleluasaan tersebut, bisa kamu gunakan untuk mengejar prestasi akademik lainnya.

Baca Juga: Tips Lulus Kuliah Tepat Waktu

3. Punya Banyak Waktu untuk Menggali Skill

Mahasiswa kupu-kupu tidak bisa mengenali diri dan punya banyak pengalaman? Kamu salah. Mahasiwa kupu-kupu juga bisa memiliki pengalaman yang tak kalah menarik lho. Pengalaman bukan bisa kamu dapatkan di kampus saja. Saat di luar kampus pun ada banyak pengalaman yang bisa kamu coba.

Waktu lebih yang kamu miliki karena tidak terhubung dengan kegiatan di dalam kampus. Bisa kamu manfaatkan untuk mencari pengalaman di luar, contohnya mengikuti kegiatan sukarelawan.

Baca Juga: Template To Do List Cara Mengatur Waktu Kuliah dan Volunteer

4. Bisa Sambil Bekerja

Tidak mengikuti organisasi tidak selamanya berarti negatif. Salah satunya kamu bisa mendapat kesempatan untuk mencari uang, dengan cara kerja freelance atau remote. Diak mana kamu bisa bekerja paruh waktu dan dapat dikerjakan dari jarak jauh tanpa harus pergi ke kantor.

Selain itu kamu juga bisa mendirikan bisnis sendiri. Takut memulai karena tidak punya modal? Itu bukan alasan DoCheckers. Sebab, kamu bisa menjadi resseler atau menjual produk dengan sistem pre-order.

Selain mendapatkan pengalaman bagaimana caranya bekerja, tentu kamu bisa menghasilkan uang tambahan. Menjadi mahasiswa kupu-kupu tidak begitu buruk bukan?

Mahasiswa Kupu-Kupu dan Peluang Bekerja

Selama ini berkembang stereotype bahwa mahasiswa kura-kura lebih gampang untuk mendapatkan pekerjaan daripada mahasiswa kupu-kupu. Perusahaan lebih tertarik pada mahasiswa kura-kura yang berkecimpung di dunia organisasi. Ketimbang mahasiswa kupu-kupu yang hanya fokus kuliah dan belajar. Sampai terdapat pemahaman bahwa IPK tinggi tidak menjamin mahasiswa akan diterima kerja dengan gampang.

Mayoritas perusahaan atau tempat kerja sedikit sekali mensyaratkan IPK tinggi dalam proses pencarian karyawan. Kebanyakan perusahaan hanya memberikan kriteria mahasiswa dengan minimal IPK 3.00. Hal lain selain IPK yang lumayan dilirik oleh rekruiter adalah pengalaman organisasi dan kemampuan yang dimiliki oleh para pelamar.  

Kamu termasuk mahasiswa kupu-kupu? Jangan dulu berkecil hati, bukan berarti kamu akan kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan. Cukup banyak perusahaan yang menerapkan strategi tertentu untuk memberikan tempat kepada mahasiswa kupu-kupu dan mahasiswa kura-kura. Itu artinya perusahaan akan merekrut dua tipe mahasiswa tersebut. Tetapi yang perlu kamu waspadai adalah penempatan mereka nantinya harus sesuai.

Seperti yang dilakukan oleh pimpinan Baba Rafi Enterprise Indonesia, Hendy Setiono. Mengutip dari Okezone, Perusahaan Baba Rafi tetap merekrut mahasiswa kupu-kupu dan mahasiswa kura-kura. Hanya saja mereka akan ditempatkan di posisi yang sesuai dengan pengalaman dan kemampuan masing-masing.

Mahasiswa kupu-kupu biasanya ditempatkan pada bagian yang memerlukan ketelitian. Misalnya, bidang keuangan dan administrasi. Sedangkan itu mahasiswa kura-kura ditempatkan di posisi yang berinteraksi dengan banyak orang atau berhubungan dengan orang lain. Baik itu secara langsung atau tidak. Misalnya, bidang marketing, digital marketing, sales, dan lainnya.

Penutup

Itulah beberapa kekurangan dan kelebihan yang dimiliki oleh mahasiswa kupu-kupu. Serta peluangnya untuk mencari kerja. Jangan khawatir ya DoCheckers karena ternyata setiap perusahaan memiliki kualifikasi untuk mengisi bagian di perusahaannya.

Tidak semua bagian diisi oleh mahasiswa kura-kura dan belum tentu juga setiap bagian diisi oleh mahasiswa kupu-kupu. Jadi, tetap semangat ya!

DoCheckers untuk memudahkan mendapatkan pekerjaan dan perusahaan impianmu. Kamu bisa download aplikasi DoCheck pada playstore ataupun appstore, untuk mengecek sudah sampai mana progres to do list kamu.


Terbaru

Kategori

Scroll to Top