to do list anak sekolah

Tips Membuat To Do List bagi Anak Sekolah, Efektif Banget!


Siapa yang sudah mengetahui atau bahkan menerapkan metode to do list pada kehidupan sehari-hari? Sebagian besar dari kalian tentunya tahu tentang to do list ini, tetapi masih bingung dengan pengertian to do list.

Apalagi jika kamu masih sebagai anak sekolah, dan ingin menjadi lebih disiplin. Yuk simak cara membuat to do list untuk anak sekolah agar semakin efektif jadwal kesehariannya!

Pengertian To Do List 

To do list adalah sebuah metode membuat daftar kegiatan yang akan dilakukan agar lebih efektif. Daftar yang ada pada to do list dimulai dari yang paling penting atau prioritas. Metode ini membuat masing-masing kegiatan tidak akan bertabrakan dan kita akan tetap fokus pada daftar yang sudah dibuat. 

Metode to do list bisa digunakan oleh siapa saja, termasuk anak sekolah. Nah, jika kalian termasuk pelajar maka bisa langsung menerapkan metode ini. Lalu, apa saja sih tips dan contoh to do list harian pelajar yang bisa kita pelajari? 

Tips Membuat To Do List untuk Anak Sekolah

1. Membuat Daftar Kegiatan Sesuai Prioritas 

Sebelum menyusun perencanaan kegiatan, hal yang penting dilakukan adalah mengurutkan kegiatan sesuai prioritas. Salah satu yang membuat suatu kegiatan menjadi prioritas utama yaitu tenggat waktunya yang lebih dekat dibandingkan yang lain.

Contoh to do list anak sekolah yang mengurutkan berdasarkan tenggat waktu yaitu perihal pengerjaan tugas.

Kalian bisa mengurutkannya sesuai tenggat waktu masing-masing tugas, misalnya tugas membuat teks cerita pendek yaitu hari Senin, sedangkan untuk tugas membuat rangkuman materi sistem pencernaan yaitu hari Rabu. Maka, kalian memprioritaskan tugas teks cerita pendek terlebih dahulu daripada tugas merangkum sistem pencernaan. 

Ada metode pembuatan to do list yang bisa dicoba berdasarkan artikel dari Indeed, yaitu metode SUG.

Metode SUG merupakan singkatan dari Seriousness, Urgency, dan Growth.

Seriousness artinya kalian bisa meluangkan waktu setiap harinya untuk mengerjakan kegiatan.

Urgency artinya menentukan estimasi suatu kegiatan harus selesai berdasarkan pentingnya kegiatan tersebut.

Kemudian ada Growth yang artinya memahami risiko ketika kalian terlalu lama atau menunda-nunda kegiatan yang harus dikerjakan.

2. Membuat Estimasi Pengerjaan 

Tips selanjutnya yaitu membuat estimasi pengerjaan tiap kegiatan atau tugas. Pembuatan estimasi pengerjaan ini akan melatih kita untuk lebih disiplin dan bertanggung jawab terhadap pekerjaan sendiri.

Selain itu, pembuatan estimasi waktu pengerjaan membuat masing-masing kegiatan tidak saling bertabrakan dan m akan membuat kalian lelah sendiri. 

Cara ini bisa dilakukan ketika membuat to do list untuk belajar. Contoh to do list harian pelajar yang bisa dilakukan yaitu membuat estimasi waktu belajar pada masing-masing pelajaran ketika waktu ujian.

Misalnya, kalian akan belajar kimia pada jam 12.00–17.00, kemudian dilanjutkan belajar matematika pada jam 19.00–22.00. Pastikan di antara kegiatan juga terdapat jeda waktu untuk istirahat kalian ya! 

3. Membuat Batasan Pekerjaan Maksimal dalam Sehari 

Ketika kalian sudah membuat daftar kegiatan yang akan dilakukan, maka penting untuk membatasi diri. Maksudnya membatasi diri yaitu kalian harus membuat porsi pekerjaan dalam sehari, misalkan maksimal hanya mengerjakan 5 daftar kegiatan saja. 

Batasan ini dilakukan agar kalian tidak bekerja terlalu berat dan justru mengganggu kesehatan karena kelelahan dan kurang tidur. Kalian juga bisa membatasi waktu bekerja hanya dalam waktu tertentu, misalkan pada pukul 22.00 sudah harus berhenti berkegiatan dan mulai beristirahat. 

4. Memakai Aplikasi To Do List 

Aplikasi to do list membantu kalian dalam membuat daftar kegiatan. Aplikasi to do list yang menarik dan mudah dipakai sangat membantu pekerjaan kalian. Sebenarnya hanya menggunakan aplikasi catatan dari bawaan handphone atau menulis di kertas juga tidak apa-apa, tetapi bukankah lebih menarik jika menggunakan aplikasi to do list

Ada banyak aplikasi to do list yang tersebar sekarang. Salah satunya adalah DoCheck, aplikasi buatan anak negeri yang akan memudahkan kalian melakukan kegiatan.

Download aplikasinya lewat App store dan Play store secara gratis! Ada banyak pilihan contoh kegiatan to do list pada DoCheck. Selain itu, DoCheck tidak memakan memori kalian terlalu besar, lho! 

5. Menandai Kegiatan yang Sudah Dilakukan

Penting sekali untuk menandai kegiatan yang sudah dilakukan agar kalian tidak bingung mana kegiatan yang sudah selesai atau yang belum. Cara menandai bisa menggunakan ceklis, mencoret tulisan kegiatan, atau membuat daftar berisi kegiatan yang sudah selesai. 

Contoh to do list harian pelajar seperti belajar kimia, biologi, dan fisika juga jangan lupa diberi tanda selesai ya!

Misalkan kalian sudah selesai belajar kimia dalam satu hari, maka jangan lupa menandainya dengan cara apa saja. Selanjutnya kalian bisa fokus terhadap kegiatan yang belum dilakukan. 

Kalian sebagai anak sekolah tentunya tidak asing lagi dengan metode to do list ini. Metode ini memudahkan kalian dalam membuat manajemen kegiatan dan waktu yang lebih baik. Kalian juga bisa menghias to do list agar semakin menarik dan membuat kalian ingin terus membacanya agar tidak lupa. 

Sebenarnya apa saja sih contoh to do list anak sekolah? Contohnya banyak sekali dan bukan hanya seputar pelajaran di kelas. Kalian bisa mencantumkan kegiatan non-akademik pada daftar to do list, seperti latihan karate, latihan paskibra, atau mengikuti seminar. 

Kalian yang membuat to do list dalam memudahkan belajar juga bisa banget! Contoh to do list harian pelajar yaitu membagi porsi mengerjakan tugas dalam sehari, belajar untuk ujian, dan masih banyak lagi. Intinya, tentukan saja dengan kegiatan kalian selama berada di sekolah. 

Manfaat To Do List

Metode to do list memang tidak wajib diterapkan, tetapi memiliki manfaat jika digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Apa saja ya manfaat dari penerapan to do list ini? 

1. Tidak Melupakan Tugas 

Membuat to do list dapat terus menyadarkan diri tentang tugas yang harus diselesaikan. Bayangkan jika tidak membuat to do list tugas sekolah, maka bisa saja kalian melupakannya. Kalian yang merasa pelupa sepertinya wajib banget menerapkan metode to do list ini deh!

2. Memberikan Kepuasan Diri Sendiri

Manfaat selanjutnya yaitu membuat kepuasaan diri ketika semua daftar kegiatan sudah selesai. Sebagai anak sekolah yang menerapkan to do list, mungkin kalian juga dapat merasakan ketika sudah tidak ada lagi kegiatan yang harus dilakukan.

Maka, di situlah kalian akan merasa bangge kepada diri sendiri karena sudah tuntas dalam mengerjakan semua kegiatan.

3. Dapat Dijadikan sebagai Diary

Kumpulan to do list yang sudah dilakukan dapat dijadikan diary yang bisa kalian lihat lagi di suatu hari nanti, lho! Diary berisi to do list akan membuat kesan tersendiri suatu saat nanti.

To do list semasa sekolah yang masih disimpan ketika kalian sudah kuliah atau bahkan bekerja bisa dijadikan memori tersendiri. Kalian juga akan mengingat bagaimana perjuangan kalian untuk melakukan segala kegiatan, baik kegiatan yang kecil atau yang besar. 

Manfaat to do list masih banyak lagi. Kalian yang sudah biasa menggunakan to do list tentu dapat merasakan manfaat lainnya selain yang ada pada artikel ini. Penggunaan to do list ini tentunya tidak akan membuat kerugian dan justru membuat kalian dapat bekerja secara efektif.

Penutup

Bagaimana tanggapan kalian mengenai metode to do list? Kalian sebagai anak sekolah apakah sudah menggunakan to do list untuk kegiatan sehari-hari atau ketika belajar? Jika sudah, semoga kalian tetap terus konsisten menggunakan metode yang mudah dan membuat kalian tetap fokus untuk mengerjakan segala kegiatan ini ya! 

Kalian yang belum menggunakan to do list, sepertinya sudah boleh mencoba metode ini. Jika masih bingung, maka bisa terapkan tips-tips di atas atau yang tersebar di internet lainnya. Rasakan sendiri bagaimana serunya membuat perencanaan kegiatan menggunakan to do list!


Terbaru

Kategori

Scroll to Top