toxic friendship

Waspada Tanda Toxic Friendship yang Harus Kalian Jauhi!


Pernahkah kalian mendengar istilah toxic friendship? Istilah ini biasa digunakan dalam pergaulan. Secara bahasa, toxic friendship artinya pertemanan yang berbahaya. Sedangkan jika diartikan secara garis besar, toxic friendship adalah lingkungan pertemanan yang membuat kita tidak berkembang, memiliki pengaruh negatif, dan membuat kita seakan tidak dihargai. 

Toxic friendship terkadang bisa tidak disadari oleh beberapa orang dan mereka tetap bertahan meskipun berdampak buruk terhadap diri mereka sendiri. Lalu adakah tanda-tanda yang mengisyaratkan bahwa kalian berada di situasi toxic friendship? Berikut adalah tanda-tanda kalian berada di dalam lingkungan toxic friendship yang artikel Docheck akan jabarkan! 

Tanda-Tanda Toxic Friendship

1. Teman-Teman yang Tidak Menghargai Kalian

Tanda yang paling jelas terlihat adalah teman-teman yang tidak menghargai adanya kehadiran dari kalian. Mereka cenderung melupakan atau mengabaikan adanya kalian dalam lingkungan pertemanan. Dalam hal ini kalian akan merasa tidak dianggap dan tidak terlihat sama sekali. 

Terkadang ada pula mereka tetap melihat keberadaan kalian, tetapi tidak pernah menghargai apa yang kalian lakukan.

Kalian seakan selalu salah dan cenderung ditindas dalam lingkungan pertemanan. Hal ini jelas menjadi tanda bahwa kalian harus cepat-cepat keluar dalam lingkungan pertemanan yang buruk tersebut. 

2. Kalian Tidak Bahagia ketika Bersama Mereka 

Pernahkah kalian merasa energi kalian terkuras habis dan membuat kalian lemas ketika dalam suatu lingkup pertemanan? Waspada bahwa tanda ini merupakan salah satu tanda dari toxic friendship yang mungkin kalian tidak sadari. Kalian akan merasa bahwa bersama mereka merupakan suatu keterpaksaan yang membuat kalian tidak merasa bahagia. 

Kalian lebih suka menghabiskan waktu sendirian daripada bersama pertemanan kalian. Rasanya waktu ingin segera berputar dan berakhir ketika kalian sedang menghabiskan waktu bersama mereka. Namun, tidak semua perasaan yang seperti ini selalu ditafsirkan sebagai toxic friendship ya! Mungkin saja memang kalian sedang lelah atau ingin waktu sendirian. 

3. Kalian Merasa Dimanfaatkan 

Tanda lain dari toxic friendship adalah kalian merasa hanya dimanfaatkan saja oleh teman-teman. Misalnya, kalian sering didekati hanya karena mereka ingin melihat tugas sekolah kalian. Contoh lainnya yaitu mereka terkadang hanya memanfaatkan harta yang kamu miliki saja. 

Tanda ini sudah jelas menandakan bahwa kalian berada dalam situasi toxic friendship. Kalian harus segera keluar dari lingkungan tersebut dan memilih bergaul dengan lingkungan yang lebih menghargai kalian. Jangan sampai kalian bertahan dalam lingkungan pertemanan yang buruk dan akan membuat kalian rugi. 

4. Kalian Saling Berkompetisi

Pertemanan yang baik seharusnya bisa saling mendukung satu sama lain. Namun, berbeda dengan toxic friendship yang justru akan saling berkompetisi atau bahkan saling menyindir ketika melakukan sesuatu. Mereka tidak akan mau kalau terhadap apa yang kalian raih dan justru selalu mendoakan keburukan kepada kalian. 

Contoh mudah yang dapat ditemukan adalah dalam lingkungan sekolah atau kampus. Teman-teman kalian akan merasa tidak suka ketika kalian unggul dalam suatu mata pelajaran. Jika kalian akan mengikuti suatu kejuaraan juga mereka tidak akan memberikan dukungan kepada kalian. 

5. Membicarakan Keburukan Tentang Kalian

Tanda toxic friendship selanjutnya harus dijadikan patokan bahwa kalian sudah cukup bersama dengan lingkungan teman-teman kalian. Tanda berikutnya yaitu jika mereka membicarakan keburukan tentang kalian di belakang kalian kepada orang lain.

Kalian yang mungkin tidak sengaja mengetahuinya harus segera sadar bahwa pertemanan kalian sudah tidak baik lagi dan harus ditinggalkan.

Keburukan kalian yang diucapkan oleh teman-teman bertujuan untuk membuat kalian dipandang buruk oleh lingkungan. Kalian akan dijauhi dan dikucilkan oleh semua orang karena hasutan yang diucapkan oleh teman kalian. Jika dalam situasi seperti ini, kalian harus menerapkan sistem cut off kepada teman-teman toxic kalian. 

6. Membuat Kalian Merasa Rendah Diri 

Toxic friendship akan membuat kalian merasa rendah diri dan tidak percaya diri. Mereka akan sering menghina kalian dengan dalih lelucon semata.

Namun, jika kalian merasa sakit hati dan tidak bisa menerima lelucon mereka, maka hal tersebut merupakan sesuatu hal yang serius dan bukan hanya sebatas lelucon. 

Jika kalian mencoba membicarakan ketidaknyamanan kalian terhadap lelucon yang mereka buat, mereka justru tidak mendengarnya dan terus melakukan hal yang sama. Hal ini semakin jelas menandakan bahwa mereka bukanlah teman yang baik bagi kalian dalam perkembangan. Kalian justru akan dibuat rendah diri oleh perlakuan buruk mereka. 

7. Mereka Melewati Batasan yang Kalian Buat 

Mereka juga tidak segan untuk melewati batasan yang kalian buat seakan tidak peduli bahwa perilaku tersebut bukanlah hal yang wajar.

Mereka akan berusaha merusak batasan yang sudah kalian buat demi ego mereka sendiri. Perilaku ini tentunya akan membuat kalian tidak nyaman. 

Pertemanan yang tidak menghargai batasan masing-masing merupakan ciri toxic friendship. Mereka tidak akan peduli dan menghargai batasan kalian dan selalu mencoba untuk masuk ke ranah pribadi yang mungkin kalian batasi. Jika hal ini terjadi, maka jelas kalian terjebak dalam toxic friendship. 

Ciri toxic friendship tersebut merupakan hal yang harus kalian waspadai dan harus bersikap tanggap untuk mengatasinya. Jangan sampai kalian hanya diam dan terjebak terus-menerus dalam situasi toxic friendship yang membuat kali rugi. Jika tanda-tanda tersebut ada pada lingkungan pertemanan kalian, berikut adalah cara untuk mengatasinya! 

Cara Menghadapi Toxic Friendship

  1. Mencoba Berbicara kepada Mereka

Tahap awal yang mungkin bisa kalian lakukan adalah berbicara dengan teman-teman kalian tersebut. Cara ini dilakukan jika kalian merasa masih bisa memperbaiki hubungan dengan mereka. Namun, cara ini tidak disarankan jika hampir semua tanda toxic friendship sudah jelas terlihat dalam lingkungan pertemanan kalian. 

  1. Menjauh secara Perlahan 

Cara yang paling tepat dalam menghadapi toxic friendship adalah dengan menjauh secara perlahan. Jika kalian menjauh tiba-tiba dan takut membuat suasana semakin keruh, maka cobalah untuk menjauh secara perlahan.

Cara ini dilakukan dengan jarang ikut berkumpul bersama teman-teman kalian sampai akhirnya kalian bisa lepas sepenuhnya dari pertemanan yang buruk tersebut. 

  1. Melakukan Me Time 

Setelah menjauh dari lingkungan pertemanan terdahulu, kalian bisa melakukan me time untuk menyegarkan pikiran kalian. Lakukan banyak hal yang membuat kalian bahagia tanpa adanya hambatan. Me time ini membuat kalian seakan bangga terhadap pencapaian diri sendiri karena sudah berhasil keluar dari toxic friendship. 

  1. Membuka Diri untuk Berteman dengan Lingkungan Lain yang Lebih Positif 

Pernah berada dalam lingkungan toxic friendship pasti membuat kalian trauma untuk berteman dengan orang lain lagi.

Hal ini harus segera ditepis dan menyadarkan bahwa berada dalam lingkungan pertemanan merupakan suatu kebahagiaan tersendiri. Jangan lupa untuk lebih cerdas memilih pertemanan yang baik bagi kalian ya! 

  1. Memaafkan Kesalahan Teman Terdahulu 

Hal selanjutnya mungkin akan sulit dilakukan, yaitu memaafkan. Meskipun teman-teman terdahulu kalian tidak meminta maaf, tetapi ada baiknya kalian memaafkan atas kesalahan yang sudah mereka perbuat agar memberikan kelegaan di dalam hati.

Rasanya sulit, tetapi percayalah dengan memaafkan mereka merupakan salah satu cara yang tepat agar kalian bisa menghadapi keseharian dengan nyaman. 

  1. Berpikir Ulang Jika Teman Terdahulu Mengajak Kalian Berteman Kembali 

Walaupun sudah memaafkan kesalahan teman terdahulu, tetapi kalian juga harus berpikir ulang jika ingin kembali bersama mereka. Jika kalian kembali berteman, belum menjamin bahwa perilaku buruk mereka tidak akan terulang. Jadi, lebih baik untuk tetap teguh dalam pendirian untuk tidak masuk ke dalam lingkungan pertemanan terdahulu demi kebaikan diri sendiri. 

Penutup

Tanda-tanda toxic friendship tadi sudah jelas harus dipahami oleh kalian ya! Jika salah satu tandanya saja sudah terlihat, kalian harus segera lebih waspada dan perlahan memberikan space antara diri kalian dan teman-teman. Lalu ketika kalian sudah tidak merasa nyaman lagi, maka segeralah untuk pergi dari lingkungan yang buruk tersebut. 

Toxic friendship adalah lingkungan yang tidak akan membuat kalian berkembang, tetapi bisa dijadikan pelajaran untuk pertemanan kalian berikutnya. Kalian yang sedang dalam situasi toxic friendship semoga akan tersadar dan berani untuk melakukan tindakan yang tegas. Semoga kalian juga bisa menemukan pertemanan yang lebih baik dan membuat kalian berkembang daripada sebelumnya. 


Terbaru

Kategori

Scroll to Top