manajemen waktu bagi mahasiswa yang magang

Ini Dia Tips Manajemen Waktu Antara Magang dan Kuliah!


Meski tidak tertulis secara gamblang, kebanyakan requirement pekerjaan zaman sekarang mengutamakan pengalaman praktik bekerja. Setidaknya pernah mengambil program magang profesi. Selain mempercantik CV, pengalaman magang juga menambah baik hard skill maupun soft skill. Manajemen waktu bagi mahasiswa yang magang menjadi tantangan tersendiri bagi yang melakukan dua tanggung jawab sekaligus. DoCheckers bisa mencoba serunya dunia profesional dengan tetap memastikan kuliah berjalan dengan lancar.

Tips Manajemen Waktu bagi Mahasiswa yang Magang

Biar tidak keteteran, ada baiknya kamu mulai mengatur strategi. Dari membagi waktu dan mengutamakan prioritas, semua perlu seseorang lakukan agar kuliah dan magang berjalan efektif.

Perhatikan juga beberapa hal kecil ketika menjalankan tugas magang dan kuliah. Misalnya, instruksi ataupun arahan dari mentor dan dosen. Selain itu, apa lagi yang perlu diperhatikan?

1. Atur Jadwal agar Tidak Bertabrakan

Kuliah online dan magang online bisa jadi kombinasi epik untuk menunjang karir. Satu dari segi teori dan satu lagi secara praktik. Namun, untuk bisa mengimbangi keduanya, kamu perlu memastikan jadwal yang dibuat tidak saling bertabrakan.

Saat mengambil kartu rencana studi kuliah, usahakan memilih waktu di luar magang. Walaupun keduanya bisa dilakukan secara bersamaan, melakukan banyak hal dalam satu waktu bikin cepat lelah atau exhausted. Semangat menggebu bisa tiba-tiba hilang dan membuat aktivitas tidak lagi menyenangkan. 

Untuk mengantisipasinya, sesuaikan jadwal kuliah dan waktu magang. Cari lokasi magang fleksibel atau menegosiasikannya dengan HR dan user ketika wawancara. Dengan begitu, DoCheckers bisa menerapkan manajemen waktu lebih efektif.

Baca juga: The Commitment Inventory: Manajemen Waktu untuk Produktif

2. Hindari Multitasking

Melakukan banyak aktivitas dalam satu waktu sepertinya membuat banyak pekerjaan selesai lebih cepat. Kenyataannya justru sebaliknya, lho. Praktik bergonta-ganti pekerjaan, dari satu tugas ke tugas yang lain akan memakan lebih banyak waktu.

International Journal of Human-Computer Studies menyebutkan kegiatan multitasking justru menurunkan produktivitas hingga 40 persen. Selain itu juga dapat mempengaruhi kemampuan DoCheckers dalam menilai informasi relevan dan tidak relevan.

Hasilnya, seseorang rentan lebih cepat stres karena merasa banyak pekerjaan menumpuk dan tidak kunjung selesai. Belum lagi kualitas pekerjaan yang mungkin kurang maksimal daripada saat mengerjakannya dengan fokus.

3. Batasi Mengakses Sosial Media saat Mengerjakan Tugas

Yuk batasi mengakses sosial media
Yuk batasi mengakses sosial media (Foto via Unsplash)

Kecuali tugas magang dan kuliah berkutat dengan media sosial, maka jauhi akses berselancar ke dunia maya ini. Meski niatnya hanya mengecek sesekali, tidak jarang justru menghabiskan bermenit-menit untuk gulir sana-sini. Sedihnya, hal ini kurang disadari sebagai kegiatan yang memakan waktu.

Sebisa mungkin, tahan fokus untuk tidak membuka media sosial, bahkan ponsel sekalipun. Letakkan jauh-jauh dan hindari membuka versi web. Demi pekerjaan yang produktif dan lebih cepat selesai.

Upaya ini berlaku baik saat mengerjakan tugas kuliah maupun pekerjaan magang, ya. Dengan begitu manajemen waktu magang akan berjalan lebih baik. Fokus mendapatkan ilmu dan pengalaman meski sedang menjalankan internship online, kuliah pun tidak terganggu.

4. Terapkan Teknik Pomodoro

Susah fokus ketika mengerjakan sesuatu kerap dialami mahasiswa, dan siapapun yang sedang mengerjakan hal wajib. Namun, fokus sangat diperlukan untuk melakukan pekerjaan secara optimal. Agar hasilnya maksimal, ada baiknya menjauhkan segala distraksi.

Apabila kesulitan manajemen waktu, DoCheckers bisa gunakan teknik pomodoro sebagai alat bantu. Apa itu teknik pomodoro? Ini adalah pembagian waktu kerja menjadi beberapa sesi diselingi dengan waktu istirahat. Pomodoro sendiri berarti ‘tomat’ dalam bahasa Italia.

Baca juga: Pomodoro: Mengapa Efektif dan Bagaimana Melakukannya

Agar proses pomodoro lebih mudah, bisa memanfaatkan tools pomodoro online. Misalnya, mengunduh aplikasi ‘Focus Plant’ yang membuat tidak bisa keluar aplikasi untuk memainkan ponsel. Atau timer online seperti yang disediakan oleh laman Pomo Focus.

5. Utamakan Komunikasi

Utamakan komunikasi
Utamakan komunikasi (Foto via Unsplash)

Kunci utama dari segala hal adalah komunikasi. Jangan sungkan untuk mengobrol dengan teman kuliah ketika membutuhkan kabar seputar kegiatan akademis. Berlaku juga pada rekan-rekan di kantor saat magang. Selalu bertanya atau mengungkapkan ketika hal yang membuat bingung.

Apa hubungannya dengan manajemen waktu kuliah dan magang? Ketika komunikasi dengan dua pihak ini baik, maka DoCheckers tidak akan kesulitan mendapatkan informasi. Terlebih pada pihak kantor magang, jadi tidak sungkan mendiskusikan apabila mengalami kesulitan melakukan tugas kerja.

Meski terkesan tips basic, menjaga komunikasi sangat penting untuk dilakukan. Hubungan yang baik antara individu, teman kuliah, dan rekan kerja akan menyeimbangkan seluruh aktivitas. Karena bebas drama, pun merasa lebih enjoy baik saat kuliah maupun saat menjalankan kerja magang.

6. Mencicil Pekerjaan dan Tugas Kuliah

Salah satu hal paling memberatkan ketika menjalani program magang sambil berkuliah adalah tugasnya yang double. Mendapat tugas harian sebagai mahasiswa, plus tanggung jawab di tempat magang. Beberapa bahkan mendapatkan pressure yang sama besar dengan pegawai tetap.

Kalau sudah begini, alternatif paling bisa dilakukan adalah dengan mencicil pekerjaan. Usahakan untuk tidak mangkir dari tanggung jawab, ya. Apabila kesulitan, komunikasikan dengan buddy kerja atau kawan kuliah.

Kerjakan dari yang paling mudah dan memakan sedikit waktu pengerjaan. Hindari mindset ‘ah, masih bisa nanti’ yang akan membuat kamu berakhir begadang untuk ngebut deadline. Sebaiknya, cicil sedikit demi sedikit tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab.

7. Istirahat yang Cukup dan Luangkan Waktu Olahraga

Sering terlewat, dua hal ini sangat-sangat penting untuk dilakukan. Jadwal kuliah sambil magang memang bisa hectic dan super padat. Namun, bukan berarti bisa mengabaikan waktu istirahat dan melupakan olahraga. Kalau terus-terusan bekerja atau berada di depan laptop, tubuh justru cepat lelah.

Daripada demotivated bahkan burnout mengerjakan seluruh hal, selalu lebih baik untuk mencukupkan waktu istirahat. Atur jadwal kuliah dan menyelesaikan pekerjaan magang sedemikian rupa sehingga gak memakan waktu tidur. Bahkan, jika bisa, selipkan 20-30 menit untuk tidur siang.

Selain itu, meluangkan waktu untuk olahraga juga sangat penting. Tubuh yang jarang bergerak akan terasa kaku. Akhirnya merasa lelah terus menerus bahkan jika sudah tidur 12 jam sekalipun. Tidak perlu ke gym atau berlari mengelilingi kampung, senam ringan di dalam rumah saja sudah oke, kok, DoCheckers!

8. Menerapkan Skala Prioritas

Di antara pekerjaan magang dan tugas kuliah, kira-kira mana yang paling urgent? Apakah besok ada meeting mendadak? Coba catat seluruh rencana aktivitas dalam seminggu ke depan. Pekerjaan rumah apa saja yang harus diselesaikan hingga tasks yang wajib dituntaskan.

Dari seluruh aktivitas seminggu ke depan, susun sesuai skala prioritas. Mana yang mendesak dan penting, mana yang penting tapi kurang mendesak, bahkan yang tidak penting ataupun tidak mendesak. Sesuaikan dalam bentuk catatan mudah terbaca, jika perlu gunakan pewarna untuk membedakannya.

Dengan cara ini, kamu bisa menyesuaikan mana waktu mengerjakan tugas, kapan harus menyelesaikan tanggung jawab magang. Bahkan jika pengaturan prioritasnya sesuai, bisa menyelipkan opsi ngedate atau main bersama teman-teman untuk refreshing sejenak.

9. Hindari Panik!

Tumpukan tugas, deadline semakin mendekat, hingga pressure kuliah dan magang bisa sangat membuat stres. Mungkin merasa kewalahan untuk menyelesaikan banyak hal dalam satu waktu. Belum lagi kemungkinan melakukannya dengan kurang baik.

Alamat panik mendapat teguran. Alhasil pekerjaan justru berantakan saat kehilangan fokus. Tentu tidak mau kejadian seperti ini terjadi, bukan? Maka dari itu, usahakan untuk tetap tenang ketika menghadapi suatu hal secara bersamaan ketika magang sambil kuliah.

Buat aktivitas tetap menyenangkan dengan cara magang sambil kuliah yang efektif. Terapkan tips-tips manajemen waktu untuk memaksimalkan kinerja dan kesempatan yang sudah diraih.

Baca juga: Yuk, Cari Tahu Hal Penting dalam Persiapan Magang!

10. Gunakan Teknologi

Sudah mengatur jadwal dengan rapi sehingga magang dan kuliah tidak saling bertabrakan? Saatnya libatkan ponsel agar semakin produktif. Selain bisa membuat terlena dengan media sosial, ternyata ponsel tetap punya sisi positif selama bisa memanfaatkan.

Unduh perangkat lunak yang bisa mengatur jadwal plus mengingatkan. Misalnya, aplikasi DoCheck. Software yang tersedia untuk sistem operasi iOS maupun Android ini bisa membantu DoCheckers lebih terjadwal dengan poin-poin to do yang spesifik. Tidak perlu bawa note, cukup merangkum semuanya di ponsel.

Uniknya lagi, DoCheckers bisa menyesuaikan template khusus yang ditujukan sesuai dengan latar belakang penggunaan. Contohnya, template jadwal sehari-hari dengan desain menyesuaikan tasks harian. Anti ribet, selain membuatnya, bisa mengunduh template kreator di laman resmi DoCheck.

Keuntungan Magang Sambil Kuliah

Mengingat keduanya bukan hal yang mudah untuk dilakukan bersamaan, perlu memiliki motivasi khusus. Gunanya untuk tetap menjaga semangat sehingga bisa menyelesaikan tugas-tugas hingga akhir tanpa ada yang ketinggalan.

Pertimbangkan dengan baik sebelum mengambil keputusan magang sambil kuliah. Apakah memungkinkan dari segi waktu dan kesempatan? Jika iya, maka pastikan DoCheckers berkomitmen hingga akhir. Ada banyak keuntungan magang saat masih kuliah yang bisa kamu dapatkan, yakni:

  • Mendapat pengalaman bekerja secara real sesuai bidang yang telah dikuasai atau minati. Selain itu, pendalaman materi kuliah atau mencoba bidang baru di luar jurusan kuliah
  • Menambah relasi dan hubungan pertemanan di lingkaran profesional. Bukan sekadar teman, jaringan pekerjaan akan membantu mendapat rekomendasi kerja yang menunjang karier
  • Pengembangan kemampuan baik soft skills maupun hard skills. Praktik secara langsung di dunia kerja membantu belajar hal baru maupun mengembangkan keterampilan yang mungkin hanya bisa didapat di organisasi, seperti komunikasi
  • Membuat CV yang lebih menarik untuk melamar pekerjaan. Tentu pengalaman magang akan diperhitungkan ketika hendak melamar pekerjaan
  • Mempelajari lingkungan kerja. Berbeda  dengan sekolah maupun tingkat perguruan tinggi, terjun ke dunia kerja memerlukan penyesuaian interaksi sosial secara profesional.

Penutup

Masih bingung mengambil magang sambil kuliah? Meski terkesan ‘berat’, tanggung jawabnya worth it selaras dengan goals yang akan tercapai. Paket komplit, mendapatkan pengalaman, relasi, hingga peningkatan kemampuan profesional.

Pastikan kamu memilih tempat magang atau instansi sesuai dengan bidang yang dipelajari atau minati. Siapkan dokumen dan syarat yang diperlukan. Jangan lupa, perhatikan jadwal pendaftaran, ya. Agar tidak sampai terlewat masa pengumpulan dokumen.

Manajemen waktu bagi mahasiswa yang magang bisa jadi tantangan tersendiri ketika awal melakukannya. Namun, menerapkan kebiasaan kecil-kecil secara rutin, semakin lama bisa melakukannya dengan lebih mudah. Akhirnya, bisa melaksanakan kegiatan magang dan kuliah senang hati dan less stress.


Terbaru

Kategori

Scroll to Top