pindah karier

Ingin Berpindah Karier? Ikuti 5 Tips Ini Agar Berhasil!


Saat kamu masih ada di bangku kuliah, pasti pernah berpikir bahwa apa yang diajarkan oleh dosen dan saat di dunia kerja cukup berbeda. Hal ini sering terjadi, karena saat di perkuliahan, kamu hanya akan belajar hal dasar atau mungkin kurang terjun ke lapangan. Untuk lebih mendalami suatu bidang tertentu, kamu dituntut untuk meng-explorenya sendiri. Agar saat bekerja nanti, kamu tidak salah memilih pekerjaan dan malah berakhir untuk berpindah karier.

Lalu, para fresh graduate yang baru mau mencari pekerjaan, terkadang bingung akan mengambil pekerjaan di bidang apa. Tak jarang pula para lulusan baru, mengambil pekerjaan yang berbeda dari jurusan di perkuliahannya. Hal ini menyebabkan mereka harus belajar dari awal untuk bekerja di bidang yang dituju.

Dikutip dari The Guardian, para perekrut pekerjaan lebih memilih pekerja yang memiliki pengalaman di bidang tertentu yang masih relevan, dibanding fresh graduate dari bidang yang kurang relevan antara jurusan dan pekerjaan. Akibatnya, ini jadi tantangan tersendiri bagi para lulusan baru, yaitu perbedaan pengalaman. Nah, lalu bagaimana dengan pekerja yang sudah lama bekerja di bidang tertentu kemudian pindah jalur karier?

Baca Juga: Belum Punya Pengalaman Kerja? Tips Membuat CV untuk Fresh Graduate!

Menurut Association of Accounting Technicians (AAT), pandemi Covid-19 berpengaruh dengan perpindahan jalur karier seseorang. Alasannya, karena pandemi mempengaruhi banyak sektor di kehidupan sehari-hari, tak terkecuali banyak pekerja yang akhirnya diberhentikan dari pekerjaannya. Sehingga, para pekerja harus memutar otak untuk bekerja di bidang lain, agar bisa terus berpenghasilan dan memenuhi kebutuhannya.

Penyebab Seseorang Berpindah Karier

pindah karir
Photo By Vanessa Garcia From Pexels

Ada beberapa penyebah lainnya, mengapa seseorang memutuskan untuk berpindah jalur karier, di antaranya:

  1. Kesulitan menyesuaikan keterampilan/skill dengan pertumbuhan industri. Masa pandemi seperti saat ini menuntut para pekerja untuk punya kemampuan lebih di bidangnya, tak terkecuali di bidang kesehatan. Hal ini menyebabkan banyak pekerja merasa ingin berpindah dalam berkarier.
  2. Gelar pendidikan sering tidak digunakan lagi. Hal ini karena perekrut lebih mementingkan skill yang dimiliki pekerja. Sehingga, siapapun baik itu dari latar belakang pendidikan yang berbeda, bisa bekerja dan membuka peluang pekerjaan yang sebelumnya tidak ada.
  3. Ingin suatu perubahan. Karier yang lebih menawarkan kesempatan untuk membuat perubahan banyak disukai, dibandingkan karier yang tidak ada peningkatan.
  4. Masalah kesehatan. Beberapa masalah kesehatan yang banyak dirasakan pekerja, seperti burnout, anxiety, dan kesehatan mental lainnya, membuat para pekerja memutuskan berpindah jalur karier. Penyebab dari masalah kesehatan ini, bisa karena pandemi Covid-19, work-life balance, dan culture pekerjaan.
  5. Munculnya perasaan Fear of Missing Out (FOMO). Perasaan ini muncul karena melihat pencapaian orang lain, seperti jabatan baru atau penghargaan. Namun, kamu sebaiknya mencari karier yang dirasa cocok dan tidak membandingkan pencapaian dengan orang lain.
  6. Prospek karier tidak lagi menjanjikan. Kamu merasa pekerjaan yang sekarang kurang memberikan hasil yang baik, padahal kamu sudah bekerja keras. Lalu, perkembangan industri, teknologi, dan ekonomi juga turut berperan untuk membuat kamu berpindah jalur karier.

Baca Juga: Manfaat Interpersonal Skills di Dunia Kerja, Wajib Tahu Nih!

Nah, dari penyebab tadi, kamu akan bertanya-tanya bagaimana mengawali karier di bidang yang baru. Memutuskan untuk pindah dalam berkarier memang terasa sulit, namun jika keadaan atau pekerjaan saat ini banyak merugikan untuk diri kamu sendiri, sudah saatnya memilih karier yang sesuai dengan kemauan kamu.

Berikut ini DoCheck akan berikan 5 tips berpindah jalur karier, agar karier kamu bisa berhasil di masa depan.

Tips Berpindah Karier

tips pindah karier
Photo By Ann H From Pexels

Lakukan Evaluasi Keadaan/Pekerjaan Saat Ini

Buat sebuah catatan/journal tentang apa yang kamu lakukan saat ini. Bisa berisi kepuasan tentang pekerjaan, lingkungan, ataupun hubungan dengan rekan kerja, baik itu yang kamu sukai atau tidak. Dari catatan ini, kamu akan tahu apa yang menyebabkan pekerjaan ini sudah tidak cocok lagi untuk kamu dan berniat untuk mengubah karier.

Refleksi Diri Sendiri

Setelah mengetahui penyebab kamu berpindah karier, lalu tanyakan pada diri kamu sendiri tentang apa yang sebenarnya kamu sukai. Misalnya, apakah kamu lebih senang bekerja di lapangan atau di balik komputer. Bisa juga karena kamu lebih suka mempunyai usaha sendiri daripada bekerja untuk orang lain. Semua kamu yang menentukan dan jangan terpengaruh oleh orang lain.

Kalau kamu masih bingung menentukan karier selanjutnya, kamu juga bisa coba mengikuti tes Career Aptitude yang banyak disediakan secara online untuk memberikan gambaran karier kamu. Misalnya, pada web 123 Career Test, CareerOneStop Interest Assessment, CareerOneStop Work Values Matcher, 16 Personalities, dan lainnya. Setelah diperoleh hasilnya, itu bisa digunakan sebagai pertimbangan untuk menentukan karier.

Baca Juga: Self-reflection dan Manfaatnya untuk Diri yang Lebih Baik

Mau Belajar Hal Baru

Saat ada di dunia kerja, kita akan selalu terus belajar hal baru. Sama juga seperti berpindah karier, kalau pekerjaan yang kamu tuju berbeda dari sebelumnya, maka kamu perlu belajar dari hal dasar. Saat ini sudah banyak platform layanan penyedia pelatihan, ataupun kursus singkat sesuai dengan karier yang kamu inginkan.

Jangan pula ragu untuk mengikuti seminar dan berelasi dengan orang yang lebih berpengalaman di bidang yang kamu tuju. Siapa tahu dengan berelasi, kamu jadi banyak mendapat info tentang pekerjaan tersebut.

Pertimbangkan Industri yang Sama dengan Pekerjaan Sebelumnya

Dengan mempertimbangkan bekerja di industri yang sama namun dengan profesi yang berbeda, akan mempengaruhi karier kamu. Alasannya, karena akan ada track record dari pekerjaan kamu sebelumnya yang akan menjadi pertimbangan perusahaan untuk merekrut kamu. Kalau kamu sudah cukup menguasai bidang baru tersebut dan bisa menjelaskan alasan kamu berpindah karier, perekrut pekerjaan mungkin akan memberikan kesempatan untuk kamu bekerja di bidang itu.

Disiplin, Tanggung Jawab, dan Komitmen

Kalau kamu sudah yakin dengan bidang pekerjaan yang baru, lakukan itu dengan disiplin dan bertanggung jawab. Maksudnya, jangan cepat putus asa untuk terus belajar agar mendapatkan pekerjaan itu. Meskipun terasa berat untuk memulai dari awal, tapi kalau kamu sudah berkomitmen, maka usaha kamu tidak akan sia-sia.

Nah, itu dia 5 tips berpindah karier yang bisa kamu coba terapkan. Agar rencana kamu bisa tersusun dengan rapi dan bisa terpantau progresnya, kamu bisa gunakan Aplikasi DoCheck untuk mencatat to-do list apa saja yang diperlukan untuk berpindah karier. Aplikasi ini sudah bisa di-download di Play Store maupun App Store. Tunggu apa lagi? Yuk, buat to-do list versi kamu, sekarang!

Baca Juga: Sulit Menjadi Disiplin? Yuk, Ikuti 4 Tips Berikut Ini!


Scroll to Top