apa itu insecure dan penyebabnya

Insecure: Perasaan Cemas yang Dialami Generasi Muda


Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang? Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang di esok hari. Begitulah sepenggal lirik yang selalu terlintas di kepala MinCheck kalau berbicara soal insecure dan insecurity. Apakah kamu pernah mengalami hal yang sama? Mengalami rasa insecure sampai kamu tidak bisa tertidur tenang di malam hari?

Mengalami perasaan ini merupakan pertanda kalau kamu “masih” manusia dan itu sangat manusiawi. Namun perasaan insecure yang berlebihan tentu gak baik untuk keberlangsungan hidup sehari-hari. Untuk itu, yuk mari simak pengertian insecure, penyebab dan cara mengatasinya.

Apa itu Insecure?

Mengenal apa itu insecure?
Mengenal apa itu insecure? (Foto Andrea Piacquadio via Pexels)

Dilansir dari Alodokter, insecure merupakan perasaan cemas, ragu, dan kurang percaya diri sehingga membuat seseorang tidak aman dan berada dalam ketidaknyamanan yaitu insecurity. Dikutip dari Magdalene, Noreena Hertz, ekonom dan penulis Inggris, mewawancarai 2000 Gen Z dalam 18 bulan dan hasilnya mengejutkan. Ia menemukan bahwa generasi ini cenderung mengalami rasa cemas, takut, dan lelah dibandingkan generasi sebelumnya.

Baca juga: Anxiety Disorders: Kenali Macam dan Gejalanya

Penyebab Insecure

Penyebab perasaan insecure sangat beragam, seperti pernah mengalami kegagalan atau penolakan, kejadian traumatis, lingkungan, hingga sifat perfeksionis.

1. Kegagalan atau Penolakan Berulang

Kegagalan dapat menyebabkan insecure
Kegagalan dapat menyebabkan insecure (Foto Andrea Piacquadio via Pexels)

Apakah kamu sering mengalami kegagalan atau penolakan berulang? Hal ini sedikit banyak mempengaruhi suasana hatimu, kan? Dilansir dari Psychology Today, penyumbang terbesar dalam timbulnya perasaan tidak bahagia adalah berakhirnya sebuah hubungan, kematian orang terdekat, kehilangan atau penolakan pekerjaan.

Sebagai contoh, kamu mengalami kandasnya hubungan dengan pasangan. Hal ini tentu saja berpengaruh pada cara kamu menilai dirimu sendiri. Mungkin kamu bertanya, apakah ada yang salah? Apa yang kamu lakukan pada pasangan tidak cukup baik?

Contoh lain, kamu mengalami penolakan pekerjaan secara berulang padahal kamu sudah merasa effort yang kamu lakukan sudah maksimal. Lalu, muncul pertanyaan mengenai value diri sendiri. Pertanyaan-pertanyaan seperti itu akhirnya menimbulkan perasaan insecure.

Untuk mengatasi perasaan ini akibat kegagalan atau penolakan, kamu dapat melakukan hal-hal berikut ini:

  • Beri waktu pada diri sendiri untuk pulih atau self-healing dengan me time
  • Lakukan hobi yang kamu suka yang membantumu produktif
  • Menghubungi kerabat terdekat, curhat dan mengobrol untuk melepas perasaan-perasaan tersebut
  • Mendengar feedback atau saran dari orang yang kamu percaya
  • Tentukan goals barumu

2. Kurang Percaya Diri

 Tetap percaya diri dan katakan tidak pada insecure!
Tetap percaya diri dan katakan tidak pada insecure! (Foto mentatdgt via Pexels)

Apakah kamu sering memilih menghindar saat berada di keramaian? Kamu mengalami perasaan takut dihakimi atau merasa kurang. Seringkali kamu fokus pada penilaian orang lain terhadap penampilanmu, bentuk fisikmu, apalagi saat ini muncul berbagai standar kecantikan yang semakin membuatmu merasa kecil. Padahal, banyak hal yang berada di dalam dirimu yang belum tentu orang lain punya. Untuk itu, cobalah untuk fokus pada skill diri sendiri dan miliki mindset untuk berkembang.

Selain itu, kamu bisa melakukan hal-hal seperti berikut ini:

  • Berhenti mengkritik diri sendiri, cobalah ungkapkan hal-hal positif pada diri sendiri
  • Membatasi diri dari lingkungan yang memberimu energi negatif
  • Tentukan goals hidup yang realistis dan cara membuatnya menjadi nyata, misalnya dengan mencatat goalsmu

Baca juga: Goals Recommendation: Bisa Bantu Capai Life Goals!

3. Sifat Perfeksionis

Sifat perfeksionis berlebihan tidak baik.
Sifat perfeksionis berlebihan tidak baik. (Foto Pixabay via Pexels)

Mungkin hidup gak selalu sesuai dengan apa yang kamu rencanakan. Ada kalanya kamu mengalami kegagalan, yang sudah kamu rancang sedemikian rupa tidak berjalan dengan sempurna. Siapa sih yang tidak menginginkan kesempurnaan? Namun hati-hati, sifat perfeksionis juga dapat memicu timbulnya rasa insecure. Dilansir dari Alodokter, perasaan ini muncul akibat rasa kecewa karena yang terjadi tidak sesuai dengan ekspektasi.

Dilansir dari Glints, berikut ini cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi hal ini, seperti berikut ini:

  • Cobalah untuk mengevaluasi diri
  • Belajar berkata tidak
  • Belajar menerima diri sendiri dan ketahui kapasitasmu

4. Pola Asuh yang Salah

Pola asuh yang salah bisa berpengaruh pada hubungan personal dan sosial seseorang.
Pola asuh yang salah bisa berpengaruh pada hubungan personal dan sosial seseorang. (Foto Daria Obymaha via Pexels)

Pola asuh yang salah juga dapat menjadi salah satu penyebab munculnya perasaan insecure. Dilansir dari Halodoc, kesalahan pola asuh yang salah dari kecil dapat membentuk trauma hingga dewasa. Hal ini berpengaruh besar pada hubungan personal dan sosial. Pola asuh yang salah membuat anak menjadi sulit mengungkapkan perasaannya. Nah, oleh karena itu lebih baik perdalam ilmu parenting agar suatu hari ketika kamu punya anak, kamu tahu cara tepat dalam mengasuh anakmu di masa depan.

Nah, itulah pengertian insecure dan penyebabnya. Kalau perasaan insecuremu sudah tidak bisa terkendali, jangan takut untuk mencari bantuan profesional, ya! Selalu ingat kalau diri kamu berharga dan memiliki sisi unik dan skill yang tidak dimiliki orang lain.

Baca juga: Cara Sederhana Meningkatkan Skill Komunikasi

Seperti yang MinCheck sebutkan di atas, kamu dapat membuat goals baru untuk menata sebuah kegagalan. Kamu bisa gunakan tools yang mempermudah kamu dalam membuat goals, tools tersebut adalah aplikasi DoCheck. Melalui aplikasi yang satu ini, kamu bisa membuat goals dan tasksmu sendiri. Kamu pun bisa melihat progress dari goals yang kamu buat. Mantap dan praktis banget, ya? Aplikasi DoCheck bisa kamu download secara gratis di Play Store dan App Store.


Scroll to Top