apa itu kerja remote dan jenis kerja remote

Jenis Pekerjaan yang Bisa Kerja Remote, Kamu Tertarik Coba?


Seiring dengan perkembangan zaman, banyak pekerjaan baru bermunculan. Nah, selain pekerjaan yang beragam, ternyata beberapa perusahaan menawarkan berbagai sistem kerja, salah satunya adalah kerja remote. Sistem kerja yang satu ini menjadi incaran bagi para job seeker di masa pandemi. Bagaimana tidak, sistem kerja yang satu ini gak mengharuskan kamu datang ke kantor. MinCheck yakin, pasti di antara kamu ada yang malas bangun pagi, kan? Hayooo ngaku…

Nah, melalui sistem kerja ini, kamu gak perlu bangun terlalu pagi, berangkat ke kantor, bermacet-macetan di jalan, dan sebagainya. Hmmm.. menarik untuk dicoba, ya? Semuanya dilakukan secara daring. Namun di balik keuntungannya ini, kamu juga perlu paham kalau risiko terkena burnout lebih besar. Apalagi kalau kamu terus berdiam diri di rumah tanpa adanya interaksi dengan orang lain.

Dilansir dari MySkill, remote working merupakan sistem kerja yang pelaksanaannya menggunakan berbagai tools untuk berkomunikasi. Sehingga internet merupakan bagian krusial dari kerja remote.

Jenis Pekerjaan yang Bisa Kerja Remote

Setelah kamu mengetahui definisi remote working, MinCheck ingin sharing berbagai pekerjaan yang dapat dilakukan secara remote antara lain sebagai berikut ini. Apa saja? Yuk simak ulasannya di bawah ini!

1. Suka Nulis? Yuk jadi Content Writer!

Content writer jadi pekerjaan yang bisa dikerjakan secara remote.
Content writer jadi pekerjaan yang bisa dikerjakan secara remote. (Foto Vlada Karpovich via Pexels)

Kalau kamu suka menulis, baik itu di buku catatan atau di blog, kamu bisa banget menjadi content writer. Profesi yang satu ini ternyata masuk ke dalam list pekerjaan yang dapat dilakukan secara remote.

Saat ini banyak banget perusahaan yang membutuhkan content writer karena dapat meningkatkan brand awareness perusahaan. Biasanya, apa saja sih jobdesc seorang content writer?

For your information, content writer biasanya menulis artikel di blog atau website perusahaan. Tentu saja untuk menarik perhatian dari user atau pengguna. Dilansir dari Top Karir, profesi yang satu ini ternyata menguntungkan perusahaan lho!

Skill yang perlu kamu tingkatkan kalau ingin jadi seorang content writer antara lain adalah kemampuan menulis, memiliki keingintahuan yang besar, dan memahami yang diinginkan oleh pembaca. Tunggu apalagi, yuk siapkan CV terbaikmu agar dilirik HRD!

Baca juga: Tips Membuat CV Terlihat Outstanding, Auto Dilirik HRD!

2. Graphic Design untuk Si Jago Desain

Suka desain? Yuk coba jadi graphic designer.
Suka desain? Yuk coba jadi graphic designer. (Foto Tranmautritam via Pexels)

Profesi yang satu ini juga dapat melakukan kerja remote. Berbeda dengan content writer yang fokus pada tulisan, seorang graphic design mengkomunikasikan ide melalui visual. Kalau kamu tertarik untuk menjadi graphic design, setidaknya kamu harus memiliki skill seperti kreativitas, menguasai tools design, dan jiwa seni atau artistik. Seperti dilansir dari Kita Lulus, graphic design harus mampu membuat desain yang eye-catching sehingga menarik perhatian audiens.

Masih dilansir dari Kita Lulus, berikut ini jenjang karier dari profesi graphic design antara lain.

  • Creative Director
  • Art Director
  • Brand Identity Developer
  • Web Designer

Gimana? Tertarik buat coba? Profesi graphic design memang menjadi incaran perusahaan seiring dengan meningkatnya pemasaran melalui platform digital. Tentu saja dengan konten-konten yang menarik, perusahaan mampu meningkatkan kredibilitas dan bikin orang tertarik dengan jasa atau produk yang dijual.

Baca juga: 7 Tips Ampuh Cara Jadi Content Creator untuk Pemula

3. Ingin Kerja Remote? Kamu Bisa Coba jadi Programmer!

 yang pakai metode kerja remote.
Programmer juga dikenal sebagai pekerjaan yang pakai metode kerja remote. (Foto Christina Morillo via Pexels)

Sobat ngoding, kalau kamu tertarik untuk kerja secara remote, kamu bisa lho melamar pekerjaan sebagai programmer. Menurut Cermati, bidang teknologi atau IT memang menjadi salah satu pekerjaan dengan metode remote working.

Lalu, apa saja sih skill yang perlu dimiliki seorang programmer?

Tentu saja seorang programmer harus menguasai bahasa pemograman. Selain itu, dilansir dari Ekrut, soft skill yang perlu dimiliki seorang programmer antara lain adalah seperti problem solving, critical thinking, dan self-learning.

4. Menguasai Bahasa Tertentu? Bisa Banget jadi Translator

Translator juga jadi pekerjaan remote yang oke banget untuk dicoba.
Translator juga jadi pekerjaan remote yang oke banget untuk dicoba. (Foto Karolina Grabowska via Pexels)

Kalau kamu menguasai suatu bahasa tertentu, kamu bisa lho menjadi seorang translator atau penerjemah. Profesi ini pun bisa dilakukan secara remote. Seperti yang kamu tahu kalau mahir di suatu bahasa tidak semudah yang dibayangkan. Makanya, profesi yang satu ini oke banget untuk dicoba.

Dilansir dari Quipper, seorang translator memiliki tanggung jawab seperti menerjemahkan buku, dokumen, materi akademik, film dari bahasa asli ke bahasa sasaran. Sebagai contohnya, kamu menerjemahkan buku berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. Meskipun ada yang namanya google translate, namun feel dalam tulisan yang diterjemahkan akan berbeda karena yang menerjemahkan adalah seorang manusia.

Selain harus menguasai bahasa asing, seorang translator juga harus memiliki skill komunikasi yang baik. Mengapa demikian? Agar pesan yang hendak disampaikan tidak ambigu dan dapat dimengerti.

Baca juga: Cara Sederhana Meningkatkan Skill Komunikasi

5. Customer Service untuk Kamu yang Jago Ngomong

Kalau kamu punya skill komunikasi yang baik, coba deh jadi customer service!
Kalau kamu punya skill komunikasi yang baik, coba deh jadi customer service! (Foto Mikhail Nilov via Pexels)

Profesi yang satu ini juga bisa dilakukan secara remote. Namun tools utama yang penting banget kamu punya adalah telepon atau smartphone. Yup, sebagai customer service tentunya kamu akan menampung beragam pertanyaan bahkan keluhan dari pelanggan.

Nah, kalau kamu memiliki kemampuan berbicara yang baik, profesi yang satu ini bisa banget untuk kamu coba! Dilansir dari Indeed, skill lain yang wajib dimiliki customer service antara lain adalah skill komunikasi, empati, kesabaran dalam menghadapi customer, serta pengetahuan technical lainnya.

Nah, itulah rekomendasi jenis pekerjaan yang bisa dilakukan secara remote. Namun MinCheck tekankan kalau di balik manfaatnya yang menggunung, kamu harus mempertimbangkan banyak hal sebelum memilih pekerjaan ini. Jangan sampai kamu malah jadi nggak produktif. Oleh karena itu, kamu perlu reminder agar pekerjaan kamu selesai tepat waktu.

MinCheck sangat merekomendasikan aplikasi DoCheck sebagai aplikasi to-do list yang memudahkan kamu untuk mengatur tasks harianmu. Melalui aplikasi ini, kamu gak perlu khawatir tasks-mu terlewat. Kamu akan dapat notifikasi kalau ada task yang harus kamu kerjakan.

Selain dilengkapi dengan fitur reminder, aplikasi DoCheck juga punya berbagai list rekomendasi goals dari KOL terkenal yang tentunya akan sangat berguna untuk produktivitasmu. Kamu bisa meniru bahkan copy goals dari KOL. Siapa tahu dengan adanya rekomendasi goals kamu jadi terinspirasi dan dapat mengembangkan diri kamu menjadi makin produktif.

Kamu nggak perlu membayar apa pun karena aplikasi DoCheck tidak dipungut biaya apa pun alias gratis. Yuk download aplikasinya sekarang di Play Store dan App Store. MinCheck tunggu ya goals dari kamu~


Scroll to Top