karakteristik generasi z

Ini Lho Karakteristik Generasi Z yang Perlu Kamu Tahu!


Minggu ini timeline MinCheck sedang dipenuhi dengan istilah gen Z dan boomer. Mungkin kamu gak asing dengan istilah-istilah tersebut. Sebetulnya, istilah ini hanya digunakan sebagai penamaan untuk orang dengan rentang usia tertentu. Kalau menurut Aku Pintar, gen Z adalah orang-orang kelahiran tahun 1995-2010. Katanya sih, generasi yang satu ini bisa disebut sebagai i-generasi atau generasi internet. Wah, apakah betul demikian? Daripada penasaran, yuk MinCheck bagikan informasi mengenai karakteristik generasi Z ini. Simak artikelnya sampai selesai, ya!

Apa itu Generasi Z?

Generasi Z adalah generasi yang lahir setelah generasi Y. Kalau diperhatikan, generasi yang satu ini sangat akrab dengan dunia maya dan melek teknologi. Saat ini, generasi Z atau gen Z berada di posisi sebagai pelajar atau bahkan sudah memasuki dunia kerja. Apakah kamu relate?

Katanya juga nih, gen Z itu orang yang gak kenal batasan. Contohnya, kayak gak kenal waktu kerja, lebih fleksibel, dan sebagainya. Gen Z dianggap sebagai generasi yang paling beda dari generasi yang lainnya. Untuk lebih lanjutnya, MinCheck merangkum beberapa karakteristik generasi Z yang perlu kamu ketahui.

Karakteristik Generasi Z

Ini lho karakteristik generasi Z yang perlu kamu tahu!
Ini lho karakteristik generasi Z yang perlu kamu tahu! (Foto picjumbo.com via Pexels)

Berikut ini adalah karakteristik dari generasi Z yang perlu kamu ketahui, yuk simak baik-baik!

1. Tech-Savvy, Salah Satu Karakteristik Generasi Z

Gen Z terbiasa dengan gadget sejak kecil, maka nggak heran kalau generasi yang satu ini dikatakan sebagai tech-savvy alias melek teknologi. Sebetulnya, tech-savvy ini harus dimiliki oleh generasi manapun karena teknologi terus berkembang. Pasalnya tech-savvy juga menjadi salah satu skill untuk dunia kerja. Selain itu, apa saja sih manfaat tech-savvy?

  • Mengembangkan karier
  • Menjadi tech-savvy dapat membuka wawasan dan ilmu pengetahuan
  • Meningkatkan produktivitas kerja

Contoh skill tech-savvy antara lain googling, kemampuan menggunakan dan memaksimalkan sosial media, dan shortcut di keyboard.

Baca juga: 5 Kebiasaan untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja

2. Lebih Suka Berkomunikasi Secara Online

Ketimbang bertatap muka secara langsung, generasi Z lebih menyukai komunikasi secara online. Generasi yang satu ini memanfaatkan berbagai platform sosial media untuk berkomunikasi. Misalnya, kamu dan temanmu lebih senang chat melalui pesan pribadi atau direct message melalui Instagram. Mungkin kamu nggak asing dengan fitur react story di Instagram atau love/like feature di Instagram. Nah, itulah contoh kecil cara generasi Z berkomunikasi. Hayooo siapa yang seperti ini?

Terlebih, efek pandemi covid-19 membuat komunikasi tatap muka menjadi terbatas. Hal ini dibuktikan dengan adanya sistem kerja seperti WFA atau Work From Anywhere, sekolah daring, dan belanja serba online. Namun tentu saja, kondisi ini memiliki sisi positif dan risiko tertentu.

Baca juga: Yuk Cari Tahu Keuntungan WFA, Sistem Kerja yang Lagi Hits!

3. Lebih Toleran

Karakteristik generasi Z selanjutnya adalah memiliki toleransi yang tinggi. Generasi Z memiliki toleransi terhadap berbagai perbedaan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, toleran merupakan bersifat atau bersikap menenggang pendirian yang berbeda atau bertentangan dengan pendirian sendiri. Nah, sebagai contoh kamu memiliki pendirian untuk tidak merokok, tapi kamu punya teman yang merokok. Kamu tetap menghargai perbedaan tersebut dan oke oke saja selama tidak merugikan dirimu.

Contoh lain hobi kamu dan temanmu berbeda, kamu memiliki toleran terhadap hal itu dan nggak judge sesuatu yang mereka suka.

4. Generasi Z Cenderung Ambisius

Karakteristik lain dari generasi Z adalah sikap ambisius yang lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya. Generasi Z cenderung ambisius dalam karier. Selain itu, dilansir dari Qubisa, generasi Z berorientasi pada work-life balance dan gaji. Generasi Z lebih terbuka pada karier yang menuntun mereka pada gaji yang sepadan dengan pekerjaan mereka. Tak lupa, agar terciptanya work-life balance, generasi Z tidak mengesampingkan kehidupan pribadi. Cara mereka menciptakan work-life balance adalah dengan memperbanyak me time atau travelling.

5. Membutuhkan Mentor dalam Berkarier

Agar karier lebih terarah, generasi Z membutuhkan peran mentor yang dapat membimbing untuk terus berkembang. Tahukah kamu kalau mentor memiliki peran yang krusial dalam berkarier? Dilansir dari Ruang Kerja, mentor membantumu untuk mencapai tujuan dalam berkarier. Tentu saja, seorang mentor lebih berpengalaman sehingga mampu memberimu nasihat untuk karier.

Berikut ini adalah tips sederhana untuk menemukan mentor yang tepat untuk kariermu, antara lain.

  • Belajar dari orang yang berpengalaman
  • Tidak takut bertanya
  • Memiliki inisiatif dan menyampaikan masalah yang sedang dihadapi
  • Menganggap rekan kerja sebagai mentor

Selain mencari mentor, kamu bisa menggunakan berbagai aplikasi pengembangan diri yang bermanfaat untuk kariermu, lho! DoCheck dapat menjadi pilihan yang tepat kalau kamu menginginkan hidupmu lebih produktif. Pasalnya, aplikasi DoCheck memiliki berbagai fitur menarik seperti template goals dari KOL terkenal yang dapat menginspirasimu!

Kelebihan Generasi Z

Apa saja kelebihan generasi Z?
Apa saja kelebihan generasi Z? (Foto Andrea Piacquadio via Pexels)

Setelah mengetahui karakteristik generasi Z, kamu perlu tahu beberapa kelebihan dari generasi ini. Apa saja? Simak berikut ini!

1. Memiliki Kinerja yang Cepat dan Efisien

Hal ini bersinggungan dengan karakteristik generasi Z yang tech-savvy sehingga dapat dengan mudah melakukan suatu pekerjaan secara cepat dan efisien. Kerja satsetsatset memang merupakan cara kerja yang dibutuhkan saat ini.

2. Kepercayaan Diri yang Tinggi

Penggunaan sosial media yang berlebihan memang bisa memunculkan perasaan seperti insecure. Namun, kalau kamu dapat mengelolanya dengan baik, kamu bisa mengubah sosial media yang kamu punya menjadi portofolio agar lebih percaya diri!

Dilansir dari Cermati, salah satu alasan generasi Z memiliki kepercayaan diri yang tinggi dikarenakan kemampuan membandingkan diri dan ambisius sehingga lebih mengenal diri sendiri.

Baca juga: Suka Minder? Yuk, Coba Tips Praktis Tingkatkan Percaya Diri!

3. Berpikiran Terbuka

Mungkin kamu tidak asing dengan istilah open minded. Yup, kelebihan generasi Z yang lain adalah, mereka memiliki pemikiran yang terbuka. Menurut Rencanamu, dengan pikiran terbuka, generasi Z tidak mudah tersulut amarah saat ada orang yang memiliki perbedaan dengan pendiriannya.

Setiap generasi tentu memiliki ciri khas atau karakternya masing-masing. Namun, bukan berarti generasi ini atau itu lebih baik dan lebih buruk. Balik lagi, setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Terpenting, kamu bisa memaksimalkan potensi yang kamu punya agar menjadi orang yang sukses dan berguna bagi sesama.

Itulah ulasan dari MinCheck mengenai karakteristik generasi Z dan kelebihannya. Gimana? Apakah relate dengan kamu?

Baca Juga: Generasi Sandwich: Pengertian dan Cara Memutus Rantainya

By the way, seperti yang MinCheck singgung di atas, kalau kamu membutuhkan tools yang berguna untuk produkivitasmu, kamu bisa pakai aplikasi DoCheck. Aplikasi ini menjadi social to-do list pertama di Indonesia lho! Di aplikasi DoCheck, kamu bisa menyimpan goals dan tasks agar kamu fokus pada tujuanmu. Aplikasi ini bisa kamu download secara gratis di Play Store dan App Store. Yuk mari dicoba~


Scroll to Top