generasi sandwich pengertian dan cara memutus rantainya

Generasi Sandwich: Pengertian dan Cara Memutus Rantainya


Maunya sih jajan bareng teman-teman, tapi harus berhemat karena ada yang harus ditanggung. Waduh, apakah kamu sedang berada di posisi ini? Kalau iya, mungkin kamu merupakan salah satu generasi sandwich. Generasi yang satu ini adalah generasi yang terhimpit oleh dua generasi, generasi atas dan generasi di bawahnya. Ibaratnya nih, kamu harus menanggung keperluan orang tua, di sisi lain juga harus menanggung keperluan dari adik-adikmu. Cukup rumit, ya?

Arti Generasi Sandwich

Ibarat sandwich, seseorang yang berada di posisi ini terhimpit di antara roti. Analogi generasi sandwich adalah mereka yang terhimpit di antara generasi atas dan generasi di bawahnya.Dilansir dari Katadata, generasi sandwich berlaku bagi siapa saja, baik itu laki-laki atau perempuan.

Dampak Generasi Sandwich

Dampak generasi sandwich yang perlu kamu ketahui.
Dampak generasi sandwich yang perlu kamu ketahui. (Foto Andrea Piacquadio via Pexels)

Gak bisa dipungkiri kalau kondisi ini bisa menimbulkan stres. Bagaimana tidak, kamu dituntut ini dan itu oleh keadaan. Selain stres, ada beberapa dampak negatif yang kamu rasakan kalau kamu termasuk ke dalam generasi sandwich, antara lain.

Generasi Sandwich Rentan Lelah Fisik dan Mental

Sudah lelah fisik, mental pun ikut kena. Kamu rentan terkena burnout apabila bekerja ekstra keras untuk menghidupi dua generasi sekaligus. Untuk kaum overthinker, memiliki beban yang berlebih bisa saja membuat kamu susah tidur, lelah secara fisik, bahkan menimbulkan stres berkepanjangan.

Baca juga: Overthinking: Apa dan Penyebabnya

Merasa Khawatir Setiap Harinya

MinCheck pikir, perasaan khawatir yang menghantuimu setiap hari itu wajar. Kamu akan bertanya-tanya seperti apakah uang yang kamu hasilkan sudah cukup? Apakah kamu bisa lepas dari kondisi ini? Perasaan khawatir yang menghampirimu secara terus menerus gak baik bagi kesehatan mentalmu, lho. Oleh karena itu, perhatikan juga kesehatan mentalmu, ya!

Kemungkinan Tidak Memiliki Work-life Balance

Siapa sih yang tidak mengidamkan keseimbangan antara kerja dan kehidupan pribadi? Namun kalau kamu termasuk ke dalam sandwich generation, work-life balance adalah sebuah privilege. Tentunya, kamu fokus pada kerja, kerja, dan kerja.

MinCheck sarankan untuk tetap melakukan hobi yang kamu suka untuk mencegah terjadinya burnout, ya!

Baca juga: Work-life Balance: Keseimbangan Antara Kehidupan Personal dan Pekerjaan

Cara Memutus Rantai Generasi Sandwich

Cara memutus rantai generasi sandwich.
Cara memutus rantai generasi sandwich. (Foto energepic.com via Pexels)

MinCheck yakin pasti nggak mudah berada di posisi sebagai sandwich generation. Namun, kali ini MinCheck ingin sharing berbagai tips untuk memutus rantai ini. Penasaran gimana? Yuk simak ulasan MinCheck berikut ini!

1. Kelola Keuangan dengan Bijak

Tips pertama adalah mengelola keuangan dengan bijak Gunakan uangmu untuk keperluan mendesak saja. Kamu bisa pilih dan pilah barang atau kebutuhan yang urgent dan yang tidak. Meskipun masih muda, penting lho untuk punya financial planning di masa depan.

Financial planning memiliki beragam manfaat, di antaranya seperti membantu mencapai tujuan finansial dengan lebih mudah. Selain itu, dengan adanya financial planning kamu bisa meminimalisir yang namanya berhutang.

Saat ini memang banyak banget aplikasi yang menawarkan PayLater alias beli sekarang, bayar nanti. Namun, apabila kamu tidak bisa mengelolanya dengan baik, kamu akan stres sendiri.

Baca juga: Kapok Paylater? Yuk, Coba Cara Hidup Tanpa Utang Ini!

2. Sisihkan Uang untuk Dana Darurat

Setelah mengelola keuangan dengan baik, langkah selanjutnya adalah menyisihkan uang untuk menabung. Kamu perlu punya yang namanya dana darurat. Dana ini adalah dana yang kamu kumpulkan dan digunakan untuk keperluan tertentu. Namun dalam case ini, dana darurat digunakan untuk hal-hal yang di luar kendali seperti sakit, kena layoff, dan lain sebagainya. Coba deh bayangkan kalau kamu nggak punya dana darurat terus tiba-tiba kena layoff, duh MinCheck yakin akan rumit. Oleh karena itu, yuk sisihkan uangmu untuk menyimpan dana darurat.

3. Belajar Investasi Sejak Dini

Saat ini banyak banget aplikasi untuk investor pemula. Kamu bisa jadikan investasi sebagai passive income. Namun, make sure kamu menggunakan “uang dingin” untuk melakukan investasi. Walaupun kamu masih muda, gak ada salahnya belajar investasi karena investasi bisa jadi tabungan untuk jangka panjang lho.

Satu hal yang paling penting adalah belajar dan mencoba konsisten agar semakin cuan!

4. Menambah Sumber Penghasilan

Cara lain yang bisa kamu lakukan untuk memutus rantai sandwich generation adalah dengan menambah sumber penghasilan. Yup, selain melalui investasi, kamu pun bisa menambah penghasilan lain. Sebagai contoh, menjadi seorang freelancer. Kamu bisa maksimalkan kemampuan yang kamu punya untuk dapat uang dari hal tersebut.

Baca juga: Ingin Menjadi Freelancer Tapi Bingung? Ikuti 7 Cara Ini!

5. Memiliki Catatan Keuangan

Memiliki catatan keuangan membantumu mengontrol pengeluaranmu setiap harinya. Kamu bisa gunakan tools yang canggih untuk mengontrol uang jajanmu tiap bulannya. MinCheck sangat merekomendasikan aplikasi DoCheck agar kamu lebih melek finansial. Kenapa demikian? DoCheck memungkinkan kamu membuat goals catatan keuangan dan dilengkapi fitur reminder agar kamu gak kecolongan.

Menjadi seorang generation sandwich pasti tidaklah mudah. MinCheck berharap semoga kamu yang sedang menghadapi ini segera diberi jalan keluar, ya!

Baca Juga: Ini Lho Karakteristik Generasi Z yang Perlu Kamu Tahu!

Seperti yang MinCheck tekankan di atas, jangan lupa untuk membuat catatan keuangan setiap bulan, bahkan setiap harinya agar kamu tahu cara mengelola keuangan dengan baik. Gunakan tools yang canggih seperti DoCheck untuk catat keuanganmu. MinCheck jamin deh, DoCheck memiliki segudang manfaat untuk kehidupanmu. Yuk download aplikasinya sekarang di Play Store dan App Store secara gratis!


Scroll to Top