apa itu quarter life crisis

Apa itu Quarter Life Crisis? Simak Arti dan Penyebabnya


MinCheck yakin kamu familier dengan istilah yang satu ini. Terutama, untuk kamu yang berada di usia 20-an. Istilah seperti fase quarter life crisis menjadi perbincangan sehari-hari. Bagaimana tidak, fase ini merupakan fase krusial dalam kehidupan manusia. Lantas, apa itu quarter life crisis?

Untuk mengetahui lebih jelas mengenai istilah ini, yuk bedah bersama MinCheck!

Pengertian Quarter Life Crisis

Apa itu quarter life crisis?
Apa itu quarter life crisis? (Foto nakaridore via Freepik)

Apa yang dimaksud dengan fase quarter life crisis? Quarter life crisis adalah suatu periode ketidakpastian dan pencarian jatidiri yang dialami setiap individu pada saat usia 20 hingga 30 awal. Fase ini umumnya ditandai dengan kegelisahan atau perasaan insecure mengenai jati diri, karier, dan sebagainya. Dilansir dari Glints, quarter life crisis juga bisa melanda kegelisahan seputar asmara, hubungan dengan orang lain, keuangan, hingga pekerjaan.

Memang nggak mudah menghadapi fase seperti ini di dalam kehidupan. Namun, ini adalah proses untuk kamu bertumbuh. Yakinkan diri kamu kalau kamu bisa melewati fase ini.

Terus MinCheck, gimana cara menghadapi quarter life crisis dan apa aja sih penyebabnya? Yuk simak ulasan MinCheck!

Penyebab Quarter Life Crisis

Penyebab quarter life crisis sangatlah beragam, MinCheck akan berbagi kira-kira apa saja sih penyebab dari quarter life crisis?

1. Fokus pada Ekspektasi Orang Lain

Salah satu penyebab kamu bisa mengalami quarter life crisis karena kamu fokus pada ekspektasi orang lain. Kamu merasa not good enough karena kamu memikirkan ekspektasi orang lain terhadap dirimu.

Memang sih, kamu nggak bisa mengontrol yang orang lain pikirkan mengenai diri kamu. Namun, kamu bisa mengontrol sesuatu yang kamu katakan dan akan kamu lakukan. Teruslah jadi versi terbaik dari diri kamu dan jangan cepat puas.

Lebih baik, kamu menggali potensi yang kamu punya dan fokus pada hal-hal yang kamu suka.

Baca juga: Potensi Diri: Simak Pengertian dan Cara Mengenalinya!

2. Ketakutan akan Perubahan

MinCheck yakin kalau overthinking memang susah dihindari apalagi menyangkut hal-hal yang akan terjadi di masa depan. Mungkin kamu takut mengalami perubahan dalam hidup. Namun nyatanya, memang begitulah hidup. Kamu nggak bisa memprediksi hal-hal yang akan berubah di masa depan.

Ketakutan yang berlebihan juga tidak baik untuk perkembangan diri kamu. Apalagi kalau kamu stuck dan nggak mau keluar dari zona nyaman.

3. Mengalami Masalah Finansial

Hal lain yang menyebabkan kamu mengalami quarter life crisis adalah masalah finansial. Masalah ini menjadi sangat menakutkan ketika kamu tumbuh dewasa. Kalau kamu mengalami masalah finansial, MinCheck sarankan untuk membuat perencanaan keuangan sedini mungkin.

Selain itu, kamu harus pandai mengatur keuangan agar tidak memiliki utang.

Caranya gimana?

Bergaya secukupnya, membeli barang seperlunya, mencatat keuangan, hindari impulsive buying.

Baca juga: Kapok Paylater? Yuk, Coba Cara Hidup Tanpa Utang Ini!

4. Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang Lain

Membandingkan diri dengan orang lain termasuk salah satu penyebab quarter life crisis.
Membandingkan diri dengan orang lain termasuk salah satu penyebab quarter life crisis. (Foto master1305 via Freepik)

Melihat pencapaian orang lain kadang membuat iri. Jangan terlalu larut dalam perasaan iri. Kamu bisa menjadikan pencapaian orang lain sebagai motivasi kamu untuk berkembang. Pasalnya, setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing.

5. Takut Ketinggalan Tren atau FOMO

Sosial media memang memiliki beragam manfaat bagi aktivitas sehari-hari. Namun kamu perlu membatasi penggunaan sosial media dan lebih bijak. Kamu familier nggak dengan istilah FOMO? Istilah yang satu ini merupakan singkatan dari Fear of Missing Out. Dalam hal ini, seseorang yang terkena FOMO takut kehilangan tren atau tertinggal dari orang lain. Secara nggak sadar, FOMO bisa memicu timbulnya quarter life crisis.

Bagaimana tidak? Kamu berusaha untuk hidup agar nggak tertinggal atau standar orang lain. Sangat melelahkan ya, DoCheckers?

Baca juga: Yuk Simak 5 Tips Sederhana Mengatasi FOMO

Tanda-Tanda Quarter Life Crisis

Setelah kamu mengetahui apa itu quarter life crisis dan berbagai penyebab quarter life crisis. MinCheck akan sharing berbagai tanda-tanda agar kamu semakin aware, seperti berikut ini.

Kerap Mengalami Kecemasan

Kalau kamu kerap mengalami cemas, barangkali kamu sedang mengalami fase quarter life crisis. Sebetulnya, perasaan cemas memanglah hal yang wajar. Namun, kamu perlu menggarisbawahi kalau kecemasan yang berlebihan juga tidaklah baik.

Gara-gara kamu terlalu sering cemas, kamu menjadi nggak fokus pada goals-mu sendiri. Kamu bisa menjadi lebih produktif kalau kamu fokus dan set tujuan kamu dalam hidup. Memang tidaklah mudah, namun kamu bisa memulainya dengan perlahan.

Tidak Bahagia Menghadapi Masa Kini

Apakah kamu kerap merasa tidak bahagia menghadapi masa kini? Kalau rasa tidak bahagia dibiarkan berlarut-larut, kamu akan stuck di satu kondisi dan tidak berkembang. Sebagai contoh, kamu nggak bahagia menjalani rutinitas yang kamu lakukan. Biasanya kamu merasa excited melakukan hal-hal tersebut.

Sering Mengalami Burnout

Kamu jadi mudah lelah dan stres? Barangkali kamu sedang ada di fase quarter life crisis. Burnout bisa saja terjadi ketika kamu terlalu keras pada diri sendiri. Menentukan goals dan punya ambisi memang bukan sesuatu yang salah. Namun, jangan terlalu keras pada diri sendiri dan tahu kapasitas dirimu, ya!

Quarter Life Crisis Ditandai dengan Merasa Hilang Arah

Kehilangan arah memang kondisi yang menakutkan bagi sebagian orang. Kamu merasa kehilangan jati diri, mudah merasa takut, bahkan tidak tahu apa yang akan kamu lakukan. Kalau ini sedang kamu alami, it’s okay to take a rest!

Cara Mengatasi Quarter Life Crisis

Apabila terus dibiarkan berlarut-larut, kamu hanya akan terperangkap di jalan buntu. Oleh karena itu, MinCheck akan berbagi cara mengatasi quarter life crisis. Gimana caranya? Simak berikut ini!

1. Mencari Lingkungan Suportif

Lingkungan menjadi salah satu cara untuk mengatasi quarter life crisis. Oleh karena itu, penting banget untuk mencari lingkungan yang suportif. Menurut laman Klik Dokter, lingkungan yang nggak suportif atau toxic bisa membuat kamu nggak percaya diri, masalah kesehatan, hingga kesehatan mental seperti depresi. Waduh.. jangan sampai ya DoCheckers!

MinCheck berharap semoga kamu selalu dikelilingi oleh orang-orang suportif yang membantu kamu berkembang. Apalagi, berada di dalam quarter life crisis kamu perlu dukungan dan afirmasi positif.

2. Belajar Menerapkan Self-love

Hadapi quarter life crisis dengan self-love
Hadapi quarter life crisis dengan self-love (Foto Hassan OUAJBIR via Pexels)

Mencintai diri sendiri adalah cara untuk bangkit dari kegagalan. Selalu tumbuhkan rasa sayang pada diri sendiri dan yakin kalau kamu bisa bertahan. Hidup memang tidak selalu berjalan mulus, namun setidaknya kamu sudah mencoba.

Dilansir dari AloDokter, self-love dapat mengurangi risiko terkena gangguan mental. Oleh karena itu, yuk cintai diri sendiri agar kamu bisa melewati fase quarter life crisis.

3. Tidak Berhenti Belajar

Kalau kamu memiliki keraguan akan potensi diri, kamu bisa terus menggalinya dengan terus belajar. Melalui banyak belajar, kamu lebih tahu letak passion-mu. MinCheck rasa nggak ada salahnya untuk ikut komunitas, organisasi, atau melakukan hobi sesuai dengan minatmu.

4. Mencari Motivasi

Motivasi bisa datang dari mana saja, bisa dari obrolan dengan teman, tontonan film yang kamu suka, bahkan quotes dari postingan Instagram. Motivasi membuatmu mengingat kembali tujuan hidupmu.

5. Berpikir Positif

Kalau kamu bisa melihat sesuatu dari sudut pandang yang baik, MinCheck acungkan dua jempol untuk kamu! Tidak semua orang bisa berpikir positif saat berada di masa-masa sulit. Untuk menghadapi yang namanya quarter life crisis, kamu bisa berpikir positif dan memikirkan hal-hal baik ke depannya. Pikirkan solusi ketimbang berpikir negatif mengenai hal-hal yang belum tentu terjadi.

Gimana? Sekarang kamu sudah tahu kan apa itu quarter life crisis? Yuk sama-sama bangkit dari fase ini dan yakin kalau semuanya bisa berjalan dengan baik. MinCheck yakin kamu bisa melewatinya.

Jangan berhenti untuk belajar setiap harinya dan hiduplah untuk hari ini. Lakukan yang terbaik sebisa kamu, ya! Oh iya, untuk melewati fase quarter life crisis, kamu juga bisa menggunakan tools yang super berguna untuk perkembangan diri kamu. MinCheck merekomendasikan aplikasi pengembangan diri DoCheck.

Bersama DoCheck, kamu bisa eksplor hal apa pun yang kamu suka. Kamu bisa set goals yang ingin kamu capai hingga menemukan beragam rekomendasi goals yang berguna untuk perkembangan diri kamu. Yuk segera download aplikasinya sekarang di Play Store dan App Store secara gratis!


Scroll to Top