cara meningkatkan produktivitas

9 Cara Meningkatkan Produktivitas Kerja, Yuk Terapkan!


Cara meningkatkan produktivitas apalagi untuk yang berhubungan dengan pekerjaan mungkin akan susah-susah gampang untuk dilakukan. Pasalnya, banyak faktor yang bisa menghambat dan selain itu dilansir dari laman Workplace from Meta, seorang pekerja hanya bisa fokus selama 3 jam selama waktu jam kerja (8 jam).

Mengetahui produktivitas seseorang bisa dilihat dari efektivitas dan efisiensi mereka dalam menyelesaikan tugas atau pekerjaan. Namun, bagaimana jika efisiensi dan efektivitasnya tinggi tapi kualitasnya rendah? Untuk hal ini sebenarnya perusahaan bisa membuat standar kualitas.

Lalu, mengapa produktivitas bisa terhambat dan bagaimana cara meningkatkan produktivitas kerja? Yuk simak dan ketahui ulasan lengkapnya di bawah ini!

Baca juga: Tips Work From Home agar Produktif dan Tidak Membosankan

Mengapa Produktivitas Seseorang Terhambat?

Cara meningkatkan produktivitas
Cara meningkatkan produktivitas salah satunya kenali faktor penghambatnya (Foto via Freepik)

Ketika produktivitas seorang pekerja terhambat sudah dipastikan terdapat faktor-faktor yang menyebabkan hal itu bisa terjadi. Faktor penghambat tersebut tidak hanya berkaitan dengan pekerjaan tetapi bisa juga karena pengaruh kesehatan atau adanya pikiran yang mengganggu. 

Agar bisa produktif kembali, maka kamu harus memperhatikan penyebabnya. Ada beberapa faktor yang dapat menghambat produktivitas seseorang, antara lain:

1. Kurangnya Perencanaan dan Manajemen Waktu

Jika seseorang tidak memiliki rencana kerja yang jelas atau tidak mengatur waktu dengan baik, mereka cenderung kehilangan fokus dan menghabiskan waktu secara tidak efektif. Kurangnya perencanaan dan pengaturan waktu dapat menghambat produktivitas. Oleh karena itu, manajemen waktu dan membuat to-do list pekerjaan harus dilakukan agar bisa selesai tepat waktu dan hasil yang terbaik.

Agar lebih mudah dan praktis kamu bisa memanfaatkan aplikasi to-do list Docheck. Di aplikasi Docheck, kamu bisa membuat jadwal bersama dengan memasukkan kegiatan dan deadline-nya. Download Docheck gratis di App Store dan Play Store

2. Kurangnya Motivasi

Ketika seseorang kehilangan motivasi terhadap pekerjaan atau tidak melihat nilai dalam apa yang mereka lakukan, produktivitas mereka dapat menurun. Kurangnya motivasi dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti ketidakpuasan kerja, merasa tidak dihargai oleh atasan, masalah gaji atau ketidakjelasan tujuan. Jika kamu merasa hal seperti dan menjadi malas untuk melakukan pekerjaan sebaiknya renungkan diri dan ketahui apa yang kamu inginkan.

3. Gangguan Eksternal

Adanya distraksi seperti lingkungan kerja yang bising, gangguan dari rekan kerja atau media sosial, atau tuntutan yang tidak terorganisir dapat mengganggu fokus dan konsentrasi. Selain itu, konteks yang tidak mendukung, seperti sistem yang rumit atau teknologi yang tidak berfungsi, juga dapat menghambat produktivitas. Penyebab seperti ini sangat bisa diminimalisir.

4. Kurangnya Keterampilan atau Pengetahuan

Saat seseorang tidak memiliki keterampilan atau pengetahuan yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas dengan efisien, mereka mungkin menghadapi hambatan dalam produktivitas mereka. Kurangnya pelatihan yang memadai juga dapat memperlambat kemajuan dan menghambat produktivitas. Oleh karena itu, pentingnya belajar atau berusaha untuk mengenal pekerjaan yang akan kamu hadapi sebelum memulainya karena setidaknya kamu sudah memiliki bekal dan tidak kesulitan dalam menjalaninya.

5. Kebijakan atau Prosedur yang Tidak Efisien

Jika ada kebijakan atau prosedur yang rumit, tidak efisien, atau tidak relevan, hal ini juga dapat menghambat produktivitas. Ketika seseorang harus melalui birokrasi yang berlebihan atau terjebak dalam proses yang lambat, mereka mungkin merasa frustasi dan menghabiskan waktu yang berharga. Merasa frustasi karena birokrasi atau prosedur yang rumit adalah hal yang wajar, jika ada kotak saran dan kritik mungkin kamu bisa menulisnya agar membuat prosedur tersebut semakin efektif dan efisien.

6. Keseimbangan Kerja dan Kehidupan yang Buruk

Jika seseorang mengalami ketidakseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi atau work-life balance, hal ini dapat berdampak negatif pada produktivitas. Stres, kelelahan, dan kurangnya waktu untuk beristirahat juga dapat menghambat kemampuan seseorang untuk bekerja secara efektif. Kehidupan pribadi dan pekerjaan sama-sama penting dalam kehidupan kita, saat kamu merasa keduanya tidak seimbang, kamu bisa menyeimbangkannya dengan memadukan keduanya. Hal ini disebut dengan work-life integration yang sudah dibuktikan oleh para ahli metode ini efektif.

7. Ketidakjelasan Peran dan Tanggung Jawab

Jika seseorang tidak memiliki pemahaman yang jelas tentang peran dan tanggung jawab mereka dalam pekerjaanya, atau jika ada tumpang tindih atau konflik dalam tugas yang diberikan, produktivitas mereka dapat terhambat. Ketidakjelasan peran dapat menyebabkan kebingungan, ketidakpastian, dan pemborosan waktu. Jika kamu mengalami hal seperti ini melakukan boundaries dan menanyakan kejelasan ke atasan perlu dilakukan agar tidak membuatmu stres dan tidak produktif.

8. Tidak dalam Kondisi yang Sehat

Kesehatan fisik dan mental yang buruk dapat mempengaruhi produktivitas. Jika seseorang mengalami masalah kesehatan, stres, atau gangguan tidur, mereka mungkin tidak dapat bekerja dengan optimal. Kesehatan terkadang diabaikan seseorang dan lebih fokus terhadap karir dan kehidupannya, namun faktanya kesehatan adalah salah satu elemen terpenting yakni sebagai sumber energi untuk menunjang hal tersebut.

Baca juga: Cara agar Produktif di Tahun Baru? Cek To-do List Produktif!

Cara Meningkatkan Produktivitas Kerja

Setelah mengetahui faktor-faktor yang menghambat, selanjutnya kamu bisa mengetahui cara untuk meningkatkan produktivitas kerja. Untuk meningkatkan produktivitas kerja, ada beberapa strategi yang dapat kamu terapkan:

1. Tetapkan Tujuan yang Jelas

Tentukan tujuan yang spesifik, terukur, tercapai, relevan, dan sesuai timeline untuk setiap tugas atau proyek yang kamu kerjakan. Tujuan yang jelas akan membantu kamu tetap fokus dan terorganisir. Pastikan kamu sudah tau apa yang kamu inginkan dalam karir yang sedang kamu tekuni, dengan itu kamu bisa membuat tujuan dan misinya menjadi jelas.

2. Prioritaskan Tugas

Identifikasi tugas-tugas yang paling penting dan mendesak, dan berikan prioritas pada tugas-tugas tersebut. Prioritaskan pekerjaan berdasarkan deadline, dampak, dan urgensi. Menggunakan metode seperti pomodoro dapat membantu kamu membuat tugas dapat dikerjakan dengan efektif. Selain itu, setiap hari, buatlah to-do list berupa tugas yang harus diselesaikan. Rencanakan waktu yang cukup untuk setiap tugas dan alokasikan waktu secara bijak. Rencana kerja yang baik membantu menghindari kebingungan dan memastikan kamu tetap fokus pada tugas yang harus diselesaikan.

Baca juga: Cara Membuat To-do List

3. Kurangi Gangguan

Identifikasi faktor-faktor yang mengganggu produktivitas kamu, seperti media sosial, email, atau pertemuan yang tidak perlu. Buat batasan untuk diri sendiri dan hilangkan atau kurangi gangguan tersebut selama jam kerja. Aktifkan mode tidak mengganggu pada perangkat kamu untuk mengurangi gangguan yang tidak perlu. Gunakan alat atau teknologi hanya jika diperlukan untuk memudah pekerjaan. Seperti aplikasi produktivitas yang dapat umembantu kamu mengatur jadwal, mengelola tugas, dan berkolaborasi dengan tim. Ada berbagai macam alat produktivitas yang tersedia seperti aplikasi manajemen proyek, aplikasi pencatatan catatan, atau alat untuk memblokir situs web yang mengganggu.

4. Tingkatkan Keterampilan dan Pengetahuan

Teruslah belajar dan tingkatkan keterampilan yang relevan dengan pekerjaan kamu. Dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, kamu dapat bekerja lebih efisien dan mengatasi tugas dengan lebih cepat. Jangan bosan untuk belajar dan mencari hal-hal baru yang belum kamu ketahui, karena semakin luas wawasan yang kamu miliki, maka semakin mudah kehidupan yang kamu jalani.

5. Istirahat yang Cukup dan Olahraga

cara meningkatkan produktivitas
Cara meningkatkan produktivitas salah satunya dengan istirahat yang cukup (Foto via Freepik)

Berikan waktu istirahat yang cukup antara sesi kerja kamu atau bisa disebut dengan power nap. Jika kamu terus bekerja tanpa istirahat, produktivitas kamu bisa menurun. Istirahat yang singkat dapat membantu menyegarkan pikiran dan menjaga fokus saat bekerja. Selain itu, lakukan olahraga secara teratur dan jaga kesehatan tubuh kamu. Olahraga dapat meningkatkan energi dan fokus, sehingga membantu meningkatkan produktivitas kerja kamu secara keseluruhan. Kamu bisa melakukan olahraga seperti jogging, yoga, bersepeda, dan lainnya sesuai dengan kebutuhan dan olahraga yang kamu sukai agar tidak membosankan.

Baca juga: Mitos Produktivitas di Tempat Kerja yang Perlu Kamu Tahu

6. Ambil Tindakan Proaktif

Jangan menunda-nunda atau menangguhkan pekerjaan. Ambil tindakan proaktif untuk menyelesaikan tugas-tugas yang ada. Hindari kecenderungan untuk menunda pekerjaan hingga mendekati batas waktu karena hal ini dapat menyebabkan stres dan kualitas kerja yang buruk. Jika kamu masih punya kebiasaan seperti ini sebaiknya dihindari karena hal tersebut sangat melelahkan baik secara fisik dan mental.

Manfaat Produktif untuk Pekerja

Dengan meningkatkan produktivitas, maka kamu juga akan memperoleh serangkaian manfaatnya yang sangat berguna untuk kemajuan dan perkembangan karir kamu. Selain sukses dalam karir, kesejahteraan hidup pun akan meningkat. Produktivitas memiliki sejumlah manfaat bagi pekerja, antara lain:

1. Mencapai Tujuan

Dengan meningkatkan produktivitas, pekerja memiliki kemampuan untuk menyelesaikan lebih banyak tugas dan proyek dengan efisiensi yang lebih tinggi. Hal ini memungkinkan kamu untuk mencapai tujuan kerja mereka dalam waktu yang ditentukan. Berhasil menuju tujuan akan meningkatkan kebahagiaan dan kepuasan akan kinerja diri sendiri. Selain itu, ketika kamu dapat bekerja dengan lebih efisien, kamu memiliki lebih banyak waktu dan energi untuk fokus pada kualitas kerja. Dengan demikian, kamu dapat memberikan hasil yang lebih baik dan lebih memuaskan. Selain itu, hal ini menghasilkan peningkatan efisiensi dalam penggunaan waktu dan sumber daya.

2. Mengurangi Stres

Dengan meningkatkan produktivitas, kamu dapat mengurangi tingkat stres. Ketika pekerjaan ditangani dengan efisiensi, kamu akan merasa lebih terorganisir, memiliki lebih sedikit tekanan waktu, dan mampu mengelola tugas dengan lebih baik. Selain itu, dengan menyelesaikan tugas dengan efisien dapat meningkatkan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Dengan lebih banyak waktu yang tersedia, kamu dapat meluangkan waktu untuk keluarga, hobi, dan aktivitas penting lainnya di luar pekerjaan.

4. Pengakuan, Peningkatan dan Peluang Karir

Pekerja yang produktif cenderung mendapatkan pengakuan atas kontribusinya yang berharga. Produktivitas yang tinggi juga dapat membuka peluang karir yang lebih baik, seperti promosi atau tanggung jawab yang lebih besar. Tak hanya itu, keterampilan yang dimiliki akan meningkat. Semakin banyak tugas yang kamu selesaikan, semakin banyak pengalaman yang didapatkan, dan semakin berkembang keterampilan mereka dalam mengelola waktu, komunikasi, dan penyelesaian masalah.

4. Meningkatkan Kepercayaan Diri

Ketika pekerja dapat mengatasi tugas-tugas dengan efisiensi dan mencapai hasil yang diinginkan, hal ini dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka. Keyakinan diri yang kuat dapat mempengaruhi performa kerja. Dengan itu, kamu juga dapat merasa lebih puas dengan pekerjaan. Melihat hasil nyata dari usaha sendiri memberikan rasa pencapaian, kepuasan serta kepercayaan diri yang meningkat.

Penutup

Nah, itu dia cara meningkatkan produkvitas kerja. Bagi kamu yang merasa belum produktif selama bekerja bisa menerapkan cara di atas. Perlu diingat, untuk mencapai produktivitas kamu memerlukan niat serta keinginan yang kuat karena hal ini akan tidak mudah dilakukan. Mengenali faktor penghambat produktivitas juga penting agar kamu bisa meminimalisir hal tersebut. Pelan-pelan tapi pasti! Yuk semangat!


Terbaru

Kategori

Scroll to Top