persiapan memulai usaha

Wajib Tahu! Ini Lho 5 Persiapan Memulai Usaha untuk Pemula


Apakah kamu memiliki segudang ide yang ingin kamu kembangkan? Apakah kamu memiliki keinginan berbisnis tapi belum tahu langkah awal untuk memulai bisnis? Yes, kamu berada di artikel yang tepat, DoCheckers. Kali ini MinCheck ingin berbagi info mengenai persiapan memulai usaha untuk pemula. Kamu wajib memperhatikan hal-hal seperti nama perusahaan dan hal krusial lainnya agar bisnismu berjalan lancar.

Kira-kira apa saja sih persiapan memulai usaha yang perlu kamu lakukan? Yuk simak ulasan MinCheck tentang persiapan sebelum memulai usaha berikut ini!

Persiapan Memulai Usaha untuk Pemula

Persiapan memulai usaha yang perlu kamu pertimbangkan
Persiapan memulai usaha yang perlu kamu pertimbangkan (Foto via Freepik)

Memulai usaha sendiri bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Mengapa demikian? Langkah awal memulai usaha atau bisnis memerlukan tekad yang bulat, tidak cuma itu, banyak banget perintilan yang harus kamu perhatikan. Apalagi kalau kamu adalah seorang pemula yang belum pernah menjalankan bisnis sebelumnya. Berikut ini MinCheck rangkum hal-hal yang perlu kamu perhatikan untuk persiapan memulai usaha atau bisnis.

Jenis Badan Usaha

Pertama, kamu perlu menentukan jenis badan usaha. Kira-kira jenis badan usaha apa yang akan kamu bangun? Pasalnya, dilansir dari Jurnal Entrepreneur, badan usaha merupakan kesatuan dari hukum, teknis, serta ekonomis untuk mencari keuntungan atau memberi pelayanan pada masyarakat. Terdapat berbagai jenis badan usaha yaitu perusahaan perseorangan, CV, Firma, PT atau Perusahaan Terbatas, Persero, Perusahaan Daerah, Koperasi, dan Yayasan.

  • Perusahaan perseorangan adalah bentuk usaha yang biasanya dijalankan oleh satu orang saja. Dalam konteks ini, seseorang yang memegang kendali atas bentuk usaha ini tidak hanya meraup keuntungan sendiri, namun bertanggung jawab penuh apabila terjadi kerugian.
  • CV atau Persekutuan Komanditer adalah badan usaha yang dibentuk oleh lebih dari satu orang, namun mempercayakan dana atau asetnya pada satu orang saja sementara pihak yang lain hanya memberi modal.
  • Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, firma adalah perserikatan dagang yang didirikan untuk menjalankan usaha dagang bersama di bawah satu nama yang setiap pesertanya turut bertanggung jawab.
  • Perseroan terbatas atau PT adalah badan usaha yang modalnya dikumpulkan dari berbagai saham.
  • Berbeda dengan perseroan terbatas, saham terbesar di dalam perseroan dimiliki oleh pemerintah.
  • Perusahaan daerah biasanya dikenal dengan BUMD atau Badan Usaha Milik Daerah dan hasil atau keuntungannya digunakan untuk pembangunan daerah tersebut.
  • Koperasi merupakan badan usaha yang berlandaskan prinsip atau asas kekeluargaan.
  • Yayasan berbeda dengan badan usaha lainnya sebab tujuan dari didirikannya yayasan adalah untuk kegiatan sosial bukan mencari keuntungan.

Nah, setelah tahu masing-masing definisi dari jenis badan usaha, kamu bisa mempertimbangkan badan usaha apa yang akan kamu bentuk. Tentu saja setiap badan usaha memiliki risiko masing-masing.

Kompetitor

Setiap bisnis pasti memiliki yang namanya kompetitor. For your information, kompetitor adalah “saingan” bisnismu. Kamu perlu menganalisa kompetitor agar usaha yang kamu bangun lebih menonjol. Sebetulnya, apa sih tujuan dan manfaat yang kamu dapat dari menganalisis kompetitor?

Melalui analisis kompetitor, kamu lebih tahu strategi bisnis atau usaha dari kompetitor. Selain itu, kamu juga bisa menciptakan peluang tersembunyi yang mungkin kompetitormu tidak terapkan.

Target Pasar

Menentukan target pasar juga termasuk hal yang krusial dalam persiapan memulai usaha. Jangan sampai kamu salah menentukan target pasar. Misalnya nih, kamu menjual baju remaja namun pemasaran yang kamu terapkan cocok untuk anak-anak. Jadinya apa? Tentu tidak nyambung.

Berikut ini adalah cara yang bisa kamu terapkan untuk menentukan target pasar, antara lain seperti berikut.

  1. Pertama, kamu perlu menentukan konsumen.
  2. Selanjutnya, kamu perlu memperhatikan kebutuhan dari konsumen. Kira-kira produk atau jasa apa yang sedang dibutuhkan.
  3. Melakukan testing, misalnya dengan mengikuti acara besar agar tahu produk atau jasa yang kamu tawarkan sesuai dengan target pasar seperti apa.
  4. Lakukan evaluasi.

Sumber Pendanaan

Jangan lupakan modal atau sumber dana yang kamu gunakan untuk usahamu. Sumber pendanaan bisa berasal dari mana saja. Sumber modal bisnis bisa berasal dari tabungan yang kamu punya, bahkan hingga pinjaman.

Baca juga: Sinking Fund: Cara Menabung untuk Raih Impian

Namun MinCheck sarankan, kalau kamu ingin menjalankan bisnis kecil-kecilan, lebih baik mengumpulkan modal dengan menabung. Kamu tidak akan pernah tahu bisnismu ke depannya akan seperti apa. Bisa jadi berkembang pesat, namun tidak menutup kemungkinan mengalami kegagalan. Oleh sebab itu, lebih baik gunakan “uang dingin”. Membuka usaha memang perlu mental yang kuat, kamu perlu siap dengan setiap kemungkinan yang akan terjadi.

Nama Usaha atau Bisnis

Nama bisnis atau usaha juga nggak boleh dianggap sepele. Sebelum memutuskan nama usaha kamu, pastikan riset terlebih dahulu. Soalnya, sayang banget kalau nama yang kamu gunakan sama persis dengan nama usaha milik orang lain. Apalagi nama yang digunakan mirip atau sama dengan kompetitor. Duh, pasti nggak mau kan sampai seperti itu? Pastikan nama usaha atau bisnis yang kamu kembangkan unik, mudah diingat, serta menghindari kata vulgar.

Cara Memulai Usaha untuk Pemula

Bagaimana cara memulai bisnis untuk pemula?
Bagaimana cara memulai bisnis untuk pemula? (Foto via Freepik)

Lalu, gimana ya caranya memulai usaha untuk pemula? Tenang, mari baca cara dari MinCheck berikut ini!

Mulai dari Bisnis Kecil

Sebelum beranjak pada bisnis atau usaha berskala besar, cobalah bisnis kecil terlebih dahulu. Semakin besar usaha, semakin tinggi pula risikonya. Tidak ada sesuatu yang instan di dunia ini, semua hal membutuhkan proses agar menjadi sesuatu yang besar, termasuk dalam memulai usaha. Namun MinCheck yakin, kalau kamu memiliki niat dan effort yang besar, kamu bisa mencapai yang kamu mau. Oleh karena itu, kamu perlu set goals kamu sedetail mungkin agar kamu punya acuan dan melihat kembali tujuan tersebut ketika kamu ingin menyerah.

Perluas Networking

Kalau ingin usaha kamu berkembang, coba deh perluas circle pertemananmu. Siapa tahu orang yang kamu temui dapat menjadi partner bisnis atau memotivasi kamu untuk tetap bergerak maju. Meski ada yang namanya pemasaran secara online, kamu juga perlu yang namanya promosi usaha pada kenalanmu.

Networking dalam bisnis dapat membantumu dalam membuka peluang usaha, lho! Membangun relasi memang nggak semudah yang dibayangkan. Kamu perlu memberanikan diri dengan orang baru, memiliki skill komunikasi yang baik, dan lain sebagainya.

Baca juga: Ini Lho 6 Cara Jitu Membangun Relasi Agar Makin Sukses!

Terapkan Mindset Pengusaha

Untuk menjadi seorang pengusaha yang berhasil, kamu juga perlu menerapkan mindset pengusaha agar usaha yang kamu jalankan dapat berhasil. Dilansir dari Modal Rakyat, salah satu mindset pengusaha adalah fokus pada kualitas serta mampu melihat kegagalan sebagai langkah menuju kesuksesan.

Selain itu, kamu perlu mengasah berbagai soft skill agar tujuanmu tercapai. Bersikap profesional merupakan salah satu pilar penting untuk mempersiapkan usaha kamu agar lebih matang.

Melakukan Riset Pasar dan Wawasan Bisnis

Inilah salah satu alasan mengapa kamu perlu memperluas networking, tujuannya agar wawasan bisnis kamu semakin tinggi dan dikenal oleh masyarakat luas. Terus lakukan riset karena kebutuhan pasar akan berubah setiap harinya.

Terdapat metode yang bisa kamu lakukan untuk melakukan riset pasar, antara lain dengan cara ini.

  • Melakukan kuisioner
  • Riset grup yang memiliki minat yang sama
  • Survei secara acak
  • Melakukan observasi melalui media sosial

Baca juga: Manfaat Media Sosial untuk Pelajar dan Mahasiswa

Bagaimana? Apakah kamu sudah mempunyai gambaran umum mengenai persiapan memulai usaha dan cara memulainya? Kini saatnya, kamu mengimplementasikan tips dari MinCheck!

Agar kamu semakin mudah memulai usaha atau bisnis, MinCheck sangat merekomendasikan untuk membuat to-do list yang akan kamu lakukan. Tenang, kamu bisa pakai aplikasi DoCheck untuk merealisasikannya! DoCheck merupakan aplikasi to-do list yang bisa kamu gunakan untuk merinci goals yang hendak kamu capai, termasuk memulai usaha. Tunggu apalagi, yuk download aplikasinya di Play Store dan App Store secara gratis!


Scroll to Top