bisnis kreatif

Pengertian Creativepreneur, Contoh, dan Tips Memulai


Dunia bisnis terus berkembang. Kini banyak bisnis kreatif yang pelakunya disebut sebagai creativepreneur. Kamu sudah tahu belum creativepreneur itu sebenarnya apa? Atau punya keinginan memulai bisnis kreatif? Simak artikel ini sampai habis, ya!

Apa Itu Creativepreneur?

apa itu pengertian creativepreneur
Pelaku bisnis kreatif banyak melakukan banyak inovasi kreatif. Foto oleh cottonbro via Pexels

Pengertian creativepreneur dilansir dari masoemuniversity memiliki dua arti yaitu creative dan entrepreneur, creative entrepreneur adalah pelaku usaha yang kreatif. Seseorang yang tertarik dalam dunia bisnis dituntut untuk memiliki ide dan kreatifitas yang tinggi didukung dengan inovasi-inovasi terbaru sehingga penjualan dan hasilnya nyata. Selain itu, pakar marketing Llise Benun (2011) menyebutkan kalau creativepreneur adalah seseorang yang memulai atau menjual bisnisnya menggunakan ide kreatif.

Dari sumber lainnya UKM Indonesia menyebutkan kalau Urban Dictionary mendefinisikan Creativepreneur sebagai seorang entrepreneur alias wirausahawan yang bekerja dalam kategori visual art dan/atau menjual produk-produk kerajinan tangan, seperti karya seni, karya sastra, serta barang-barang kerajinan rotan dan kayu. Seorang pelukis, penulis, pengrajin, dan fashion designer yang membuat karya dan menjualnya sendiri adalah beberapa pekerjaan yang bisa dikategorikan sebagai Creativepreneur loh.

Mungkin kamu jadi penasaran, apa bedanya creative entrepreneur dengan pebisnis biasanya?

Bedanya, seorang creativepreneur sudah pasti disebut pebisnis sedangkan seorang pebisnis belum pasti disebut seorang creativepreneur. Selain itu, kemampuan yang diandalkan seorang creativepreneur selain kemampuan dasar wirausaha, ialah kemampuan berpikir kreatif. Biasanya produk bisnis kreatif yang dibuat berupa produk-produk seni yang tidak hanya berguna bagi konsumen, namun juga memiliki nilai seni dan keindahan yang unik.

Namun, tentu creativepreneur tidak hanya terbatas pada seni. Apa saja contoh creativepreneurship itu? Berikut penjelasannya

Baca juga: Bisnis untuk Mahasiswa, Wajib Coba dan Dijamin Cuan!

Contoh Creativepreneurship

contoh creativepreneur
Bisnis kreatif tidak hanya tentang seni. Foto oleh Ivan Samkov via Pexels

Dilansir dari Masoem University, John Howkins mendefinisikan ekonomi kreatif sebagai the creation of value as a result of idea. Dalam sebuah wawancara bersama Donna Ghelfi dari World Intellectual Property Organization (WIPO), Howkins menjelaskan ekonomi kreatif sebagai “kegiatan ekonomi dalam masyarakat yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk menghasilkan ide, tidak hanya melakukan hal-hal yang rutin dan berulang. Karena bagi masyarakat ini, menghasilkan ide merupakan hal yang harus dilakukan untuk kemajuan.”

Berikut ini contoh-contoh bisnis kreatif yang mungkin bisa menginspirasi kamu jadi creativepreneur.

1. Content Creator

Content creator ialah seseorang atau sekelompok orang yang membuat konten dengan topik tertentu atau promosi produk/layanan di media sosial. Banyak jenis content yang bisa kamu jadikan bisnis, misalnya content creator gaming. Kamu juga bisa mengikuti langkah sederhana untuk menjadi content creator pemula yang pernah MinCheck bagikan sebelumnya. Content creator ini juga termasuk creativepreneur loh.

Baca juga: Be A POP Star Webinar “Crafting Ideas: How To Make a Content (That Sells)”

2. Online Shop

Contoh creativepreneur yang kedua adalah online shop. Orang yang memiliki online shop ialah pelaku bisnis yang menjual produknya melalui e-commerce atau media sosial. Kamu yang ingin menekuni ini akan membuat berbagai iklan dan promosi yang kreatif. Oleh karena itu, bisnis ini termasuk ke dalam creativepreneurship. Mengingat belanja online telah menjadi trend di kalangan anak muda, kamu bisa mencoba bisnis berpeluang besar ini.

3. Mobile App

Kamu yang melakukan bisnis mobile app akan menawarkan produk/jasa dengan menciptakan aplikasi mobile sendiri. Contohnya, perusahaan Gojek, Grab, atau bahkan DoCheck. Bisnis ini membutuhkan banyak ide kreatif untuk menghasilkan campain yang bisa menarik perhatian banyak orang. Kamu bisa menggunakan tips memulai usaha untuk pemula yang pernah MinCheck tulis sebelumnya.

Baca juga: 13 Contoh Bisnis Kreatif Mahasiswa, Dijamin Cuan!

4. Paket Bahan Masakan

Dilansir dari Majoo, bisnis paket bahan masakan ini termasuk ke dalam creativepreneur atau bisnis kreatif dengan modal yang sedikit. Buat kamu yang hobi memasak dan suka bereksperimen dengan resep mungkin akan cocok dengan bisnis ini.

Kamu bisa memulainya dengan membuat blog pribadi tentang resep yang kamu miliki. Kemudian menawarkan bahan masakan sesuai resep yang kamu miliki melalui online shop atau menggunakan mobile apps.

5. Camilan Unik

Bisnis kreatif ini memiliki peluang yang cukup besar. Apalagi jika kamu menemukan camilan yang enak dan unik. Camilan yang sudah ada di pasaran mungkin juga bisa kamu kembangkan menjadi makanan unik berdasarkan eksperimenmu sendiri.

Kamu bisa memulainya dengan menawarkan kreasi camilanmu kepada teman sebagai analisis respon pelanggan. Setelah yakin dengan camilan yang kamu buat, kamu bisa mulai merencanakan logo, harga, dan cara penjualannya. Jangan ragu untuk bertanya kepada orang lain tentang produk yang akan kamu jual. Hal ini bisa membantumu menciptakan produk yang disukai pelanggan.

Tips Memulai Bisnis Kreatif

tips memulai bisnis kreatif
Jangan merasa terlambat untuk memulai jadi creativepreneur. Mulai dari sekarang! Foto oleh Deeana Arts via Pexels

Dalam memulai bisnis kreatif kamu bisa melakukan persiapan seperti memikirkan ide produk atau ide bisnis, menyiapkan modal, dan membangun mindset sebagai seorang creativepreneur atau pebisnis kreatif. Selain itu ada prinsip wirausaha yang perlu kamu pahami. Namanya, prinsip 6M. Prinsip ini akan memudahkanmu dalam memulai bisnis kreatif. Berikut ini tips-tips untuk memulai jadi creativepreneur yang bisa kamu terapkan.

1. Buat to do list Langkah-langkah yang Ingin Kamu Lakukan

Langkah kecil ini tidak akan berguna apabila kamu tidak memiliki keberanian untuk melaksanakannya. Mungkin akan ada beberapa hal yang perlu kamu korbankan, misalnya seperti waktu bermain, waktu bersantai, atau bahkan uang jajan saat memulainya. Namun, ingat bahwa pengorbanan tersebut bisa membawamu menjadi creativepreneur yang sukses nantinya.

2. Berani Memulai dan Menikmati Proses daripada Fokus pada Hasil

Setelah berani memulai bisnis kreatif, seiring berjalannya waktu, rutinitas seorang creativepreneur mungkin akan membuatmu merasa bosan. Oleh karena itu, sangat penting untuk bisa fokus pada proses daripada hasilnya. Hasil dari bisnis mungkin tidak langsung membuatmu merasa puas. Bahkan, bisa jadi di awal bisnis kreatif kamu berjalan akan ada kerugian yang membuatmu hampir berputus asa. Bertahanlah dan terus belajar dengan pengalaman yang telah kamu alami.

3. Miliki Rasa Percaya Diri dan Pantang Menyerah saat Bisnismu Sudah Berjalan

Ketika sudah berjalan dan menemui kegagalan, kamu akan sangat membutuhkan rasa percaya diri untuk kembali bangkit dan belajar lagi. Kamu bisa menuliskan tujuanmu membangun bisnis di tempat yang mudah kamu lihat sebagai bahan bakar semangatmu saat hal ini terjadi.

4. Jalankan Bisnis dengan Tujuan yang Jelas

Tujuan yang jelas akan membantumu membuat keputusan yang tepat. Misalnya, jika tujuanmu menjadi creativepreneur untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya kamu mungkin lebih perlu memaksimalkan penjualan dan semacamnya. Apabila tujuan bisnis kamu untuk membantu masyarakat, mungkin kamu perlu memaksimalkan fungsi dari produk dan semacamnya.

Biasanya tujuan yang jelas, langkah-langkah yang bisa dilakukan, dan pemikiran yang membangun akan menuntunmu mendirikan bisnis hingga berjalan. Apabila kamu merasa membutuhkan bantuan dari teman, keluarga, atau bahkan orang lain beranilah untuk meminta tolong. Memiliki proposal bisnis mungkin akan memudahkanmu untuk menceritakan ide bisnismu ke orang lain. Langkah creativepreneur yang paling penting adalah kamu bisa melakukannya dan benar-benar melakukannya.

Misi membangun creativepreneur atau bisnis kreatif tidak akan pernah berjalan apabila kamu tidak berani memulai. Langkah sederhana seperti mulai menulis to do list untuk memulai bisnis bisa disebut langkah pertama kamu dalam memulai bisnis. Kamu bisa menggunakan fitur to do list dari aplikasi DoCheck yang tersedia di Play Store dan App Store.

Baca juga: Latihan Public Speaking untuk Meningkatkan Karier dan Bisnis


Scroll to Top